Alanta

Alanta
Info



Assalamualaikum semuanya.


Hai, para pembaca setia Alanta.... Apa kabar? Aku harap baik ya:) Oke, jdi gini semuanya sebelum itu aku mau minta maaf sebesar-besarnya. Kayaknya Alanta bakal hiatun aka berhenti buat beberapa bulan kedepan, soalnya banyak banget kegiatan yang bakal aku ikutin mana sekarang skolah udah full day dan lagi aku harus ngurus rumah dan adik aku, maklum lah ya ibuk nggak ada jdi ya gini berasa jadi ibu rumah tangga:) Hhhhhh


Aku belum bisa pastikan kapan bakal up lagi tapi yang jelas Alanta nggak akan lama lagi tamat, tingga nyelesain beberapa konflik dan ending. Aura berharap kalian masih mau nunggu akhir kisah Aura, Ares, Kevin dan juga Rei ya.


°°°


"Aku hanya akan egois kali ini. Ya, kali ini aku akan egois!" ujar Rei menatap dalam seorang wanita yang tengah terbaring di ranjangnya.


°°°


°°°


"Papa akan menjemput kalian. Bersabarlah sedikit lagi sayang. Papa janji tak akan melepaskan Mamamu lagi. Tak akan pernah, karna ia milik Papa!" guman seorang pria menatap potret wanitanya. Ia yakin kini benih yang ia tanam telah menjadi janin di rahim wanitanya. Ia yakin, sebab feelingnya tak pernah salah.


°°°


"Kenapa takdir begitu kejam padaku? Kenapa setiap orang yang kusayang selalu pergi dariku? Why?" racau pemuda berhelai pirang dengan sebotol bir di tangannya.


Takdir yang mempertemukan mereka, lantas kenapa takdir pula yang memmisahkan mereka? Lalu kenapa mereka dipertemukan bila hanya untuk saling mengenal lalu menyakiti? Bukankah itu bodoh namanya?