
Sepulang sekolah, Natha mencari pak Alfarizi, karena beberapa hari ini Natha mencari pak Alfarizi tapi tak menjumpai orangnya. Sesampainya Natha di ruang guru pak Alfarizi ternyata sedang berbincang dengan siswi yang memberikan Natha bekal kemarin.
Natha teringat kalau ia akan mengembalikan kotak bekal tersebut, ia kemudian mengambil kotak berwarna hijau muda dan sebotol air mineral kecil dari tasnya. Lalu ia mengucap salam sebelum memasuki ruang guru.
"Assalamualaikum.." salam Natha
"Waalaikumsalam warrahmatullah." ucap siswi kemarin dan pak Alfarizi.
"Ada apa Nath?" tanya pak Alfarizi.
"Pak saya mau tanya tentang saya di organisasi Osis!" jawab Natha.
"Yaudah sebentar ya! (ucapnya pada Natha yang dibalas 'iya pak' dari Natha) Wanda, kamu urus rekapan acara Osis tahun ini ya terima kasih, dan kamu boleh pulang!" ucap pak Alfarizi.
'Oh namanya Wanda' batin Natha, saat Wanda akan keluar dari ruang guru, Natha menahan tangan Wanda agar tidak keluar dulu.
Ia menyerahkan kotak bekal dan sebotol air tersebut kepada Wanda, namun Wanda menolak karena kotak bekalnya berasa berisi dan ia beralasan sudah makan dan masih kenyang.
Natha berucap 'Yaudah gapapa kamu makan dirumah kalo nggak kamu kasih ke orang aja jangan mubazir!' ucap Natha yang dibalas anggukan dan ucapan terima kasih dari Wanda, lalu ia keliar dari ruang guru.
"Pak maaf kalau menganggu, saya mau tanya pak, kenapa saya yang menjadi wakil Osis pak. Saya kan tidak pernah ikut organisasi tersebut!" tanya Natha dengan nada tenang.
"Kamu aneh Nath, banyak yang mau jadi Osis kamu malah menolak secara halus!" ucap pak Alfarizi yang tau arti dan maksud Natha.
"Simple sih, ya.. karena wakil sebelumnya pindah jadi saya mempercayai kamu karena, nilai kamu bagus, punya jiwa kepemimpinan walau nggak disiplin bapak percaya kalau kamu bisa menjadi yang lebih baik, sudah itu saja tidak ada bantahan, saya harap kamu bisa menjaga kepercayaan dari saya. Ada yang perlu ditanyakan lagi?." ucap pak Alfarizi yang membuat batin Natha merengek.
"Ehm.. sudah pak hanya itu, terima kasih pak atas penjelasannya. Selamat siang pak, assalamualaikum." ucap Natha seraya menyalami tangan pak Alfarizi dan berjalan keluar dari ruang guru.
Natha berjalan menuju parkiran belakang untuk mengambil motornya dan menemui ciwi ciwinya yang menunggu Natha. Sebelumnya telah Natha minta pulang terlebih dahulu namun, ketiganya bersikukuh menunggunya menyelesai urusan dengan pak Alfarizi.
Natha pulang menggunakan ninja kesayangannya. Ia pulang bersama ketiga ciwi ciwinya, mereka mengendarai motor mereka masing-masing.
Satu persatu ciwi ciwi Natha tak mengikuti Natha lagi, mereka berbelok menuju rumah masing-masing. Rumah Natha memang agak paling jauh dari sekolahan dan ciwi ciwinya.
Sesampainya dirumah Natha langsung menuju kamarnya. Kemudian ia menyimpan tasnya dan merebahkan tubuhnya ke ranjang king size miliknya sambil menatap langit-langit kamarnya.
Tak lama kemudian ia berjalan menuju kamar mandi, lalu ia mulai membersihkan badannya dari keringat. Setelah membersihkan tubuhnya, Natha kembali merebahkan tubuhnya ke ranjangnya.
Natha kemudian mengambil handponenya dan meng aktifkan data selulernya. Ia mendapat sebuah pesan dari nomor tidak dikenal, Natha hanya membaca pesan tersebut dan kembali menaruh handpone di meja sebelah ranjangnya.
Saat ia akan menutup mata, handpone Natha berbunyi menandakan sebuah pesan masuk, tetap pada nomor yang tak ia kenali kembali mengirim pesan.
Saat Natha mengecek profil nomor tersebut hanya ada foto sepatu basket berwarna biru dongker yang tali sepatunya saling terikat.
____________________________________________________
0888-8888-(tak terusno kapan-kapan wkwk)
____________________________________________________
●0888
Udah sampai ke rumah?
(pesan ini hanya dibaca oleh Natha tanpa ada niatan untuk membalas)
●0888
Nath?
●Natha
Sp?✔✔
●0888
Masak nggak kenal?
●Natha
Kalo nggk penting saya blokc!✔✔
●0888
Saya Bara, kamu simpen nomor saya!
anda telah mengedit nomor 0888 menjadi Ketos
Bara
●Natha
●Ketos Bara
Temen, follback instagram aku ya. Udah lama minta follback tapi nggak kamu tanggapin.
●Natha
Hem✔✔
●Ketos Bara
Nanti lagi ya, kamu istirahat aja. Jangan lupa air mineralnya ya diminum waktu buka puasa. Bye Natha
_____________________________________________________
Pesan terakhir dari Bara tak dibalas oleh Natha, hanya ia baca lalu ia membuka aplikasi instagram. Kemudian ia melihat salah satu DM an lalu ia menekan profil tersebut dan mengikuti balik akun itu.
Ya akun itu punya Bara, isi DM an itu hanya bertulis 'follback'. Selesai itu Natha menaruh lagi handpone nya ke meja. Sejenak ia berfikir tentang sikap Bara padanya, kadang manis, kadang dingin.
Tak berselang lama Natha tertidur dengan lelap diranjangnya.
______
*Seluruh kota merupakan tempat bermain yang asyik
Oh senangnya aku senang sekali
Kalau begini akupun jadi sibuk
Berusaha mengejar-ngejar dia
Matahari menyinari semua perasaan cinta
Tapi mengapa hanya aku yang dimarahi
Di musim panas merupakan hari bermain gembira
Sang gajah terkena flu pilek tiada henti-hentinya
Sang beruang tidur&tak ada yang berani ganggu dia
Oh sibuknya aku sibuk sekali*...
______
Satu lagu terputar sampai selesai, itu adalah nada dering handpone Natha. Namun, dering tersebut belum dapat membangunkan sang pemilik.
Beberapa saat kemudian lagu tersebut berputar kembali, dan akhirnya dapat membangunkan sang pemilik. Natha meraba meja mencari handpone nya setelah menemukannya ia menekan tombol warna hijau.
Panggilan telah terhubung
Natha~ Assalamualaikum, halo!
Bunda🖤~ Waalaikumsalam sayang, baru bangun?
Natha~ Iya Bun, ada apa Bun?
Bunda🖤~ Sekarang Bunda, Ayah sama abang-abang kamu nggak pulang ya. Kamu dirumah hati-hati, soalnya kita mau kerumah Oma sama Opa. Soalnya Oma sama Opa mau ada syukuran buat Kevin. Rencananya mau nginep seminggu. Maaf ya nggak bilang sama kamu.
Natha~ Gapapa Bun, titip salam buat si Kevin dari Aunty terlovenya.
Bunda~ Iya sayang, udah sana mandi bentar lagi magrib loh, kamu hangatin makanannya ada di kulkas hati-hati kalo sama kompor, terus kalo butuh apa-apa tinggal telpon Bi Titik aja nanti orangnya dateng ke rumah, bye sayang. Assalamualaikum Enath sayang.
Natha~ Waalaikumsalam Bun, hati-hati kalo pulang.
Bunda~ Iya sayang.
tut..tut..tut
Natha kemudian melihat jam yang sudah menunjukan pukul 17.05 ia langsung berjalan menuju kamar mandi, selesai mandi ia menuju dapur dan membuka kulkas lalu menyalakan kompor dan mulai menghangatkan makanan yang telah disiapkan Bunda sebelum pergi.
Adzan maghrib telah berkumandang, Natha bergegas mematikan kompornya, ia berjalan menuju galon dan berdoa sebelum meminum segelas air putih, kemudian ia berjalan menuju ke kamar mandi kamarnya lalu berwudhu. Kemudian ia mulai melaksanakan sholat maghribnya sendiri.
Seusai sholat maghrib ia menuju dapur kembali sembari membawa sebotol air mineral dari Bara dan berbuka dengan tenang sambil mengutak atik handponenya.
Beri Natha like...
thank you for reading🌿