
Setelah sampai rumah Adel bergegas ganti baju, cuci tangan, kaki dan setelah itu istirahat, karena dia sangat lelah seharian dia harus kerja bakti di kelas, karena dia dan teman teman sekelasnya harus menata kelas agar kelas mereka bisa mendapat juara. Fanni dan Tita pun juga begitu, mereka berdua juga merasa lelah.
*Flash back*
Saat sudah beres dan sudah selesai semua, sebelum pulang mereka duduk sebentar untuk istirahat di kelas, sambil berbincang-bincang.
"Aaah capeknya, akhirnya selesai juga tugas kita teman-teman", kata Adel.
"Iya Del akhirnya selesai juga, sebelum pulang kita istirahat sebentar ya, capek nih", jawab fanni.
"Iya kita istirahat sebentar sambil nunggu Nathan beresin alat alat itu", jawab Adel.
"Ciiiieeee ciiieeee, ada angin apa ini kok temanku yang satu ini perhatian banget sama Nathan, biasanya sih cuwek cuwek saja tuh", saut Tita sambil tertawa dan Fanni pun ikut tertawa.
" Aaah kalian tu ya, emang gak boleh ya aku nunggui Nathan", bela Adel.
"Heeeyyy girls", sapa Dina dan Rifa, sambil berteriak dan merangkul Adel, Fanni dan Tita.
"Heeeyyyy juga girls", jawab mereka bertiga bersamaan sambil tertawa.
"Darimana saja kalian selesai beres beres kok terus menghilang", tanya Adel.
"Woooyy setan kali menghilang wkwkwkwkw", jawab Rifa sambil tertawa dan di ikuti semua teman temannya yang masih tinggal di kelas.
"Kita dari kantin depan sekolahan, ini ni aku beli es karena aku sudah sangat haus, makanya selesai beres beres kita langsung cabut beli es", jawab Dina.
"Ini aku juga bawakan es untuk kalian silahkan di bagi ya, jangan berebut wkwkwkwkwk", saut Rifa sambil tertawa.
"Emang kita kita ini anak kecil apa harus berebut, dasar kau ini wkwkkwk", jawab Tita sambil tertawa juga.
"Sudah sudah jangan bercanda saja, mana esnya haus ni", saut Fanni sambil mengambil dan membagi esnya.
" Loooh ini kok lebih satu es nya", tanya Adel.
"Iya kita belinya di lebihi satu, yang satu untuk untuk coooow", jawab Dina, sebelum sampek keceplosan mulut Dina di bungkam sama Fanni.
"Woooyy hati hati dong kalau ngomong, masih banyak teman teman kita di sini, entar kalau teman teman dengar, Adel marah tauk", kata Fanni sambil bicara bisik bisik ke Dina.
"Waaadduuuh maaf Fan, hampir saja keceplosan", jawab Dina sambil berbisik juga.
Untung saja Adel tidak mendengar, karena pada saat Dina mengatakan itu, Adel bersamaan dipanggil Nathan dimintai bantuan untuk mengambilkan gunting.
"Del, Adel tolong dong aku ambilin gunting di tas aku, untuk motong tali rafia ini". Teriak Nathan minta bantuan ke Adel.
" Iyaaa Nath, siiap", jawab Adel sambil bergegas mengambil gunting, dan memberikannya ke Nathan.
"Trimakasih Del".
" Sama sama Nath, ada yang bisa dibantu lagi, sebelum aku kembali sama teman teman?".
"Tidak Del, nanti saja kalau aku butuh bantuan lagi, aku akan panggil kamu, sekarang gabunglag lagi sama teman temanmu".
" Ok siiiaap bos hehehehe", jawab Adel sambil tertawa kecil.
Setelah itu Adel kembali bergabung lagi sama teman dan sahabatnya itu.
"Heey girls maaf, aku tinggal sebentar tadi, dimintai tolong sama Nathan".
" Oooh, ya Din ini yang satu buat siapa esnya?" tanya Adel.
"Itu tu buat si ganteng Nathan wkwkwkwk", jawab Dina sambil tertawa di ikutin para sahabatnya.
"Heeeem awas lo naksir sama cowokku, wkwkkwkwkwk", jawab Adel dengan suara lirih agar tidak di dengar teman lainnya, dan terakhir tertawa bersama sama.
" Ok thingkyu, sini aku kasihkan ke Nathan esnya", Minta Adel.
Adel berjalana menuju ke Nathan, dan memberikan esnya ke Nathan.
"Hey Nath, dah selesai belum, nih es buat kamu, tadi di beliin sama Dina dan Rifa".
"Ooh iya ini bentar lagi selesai, iya makasih ya". Tak lama kemudian Nathan selesai dan mereka pulang bersamaan, kecuali Dina dan Rifa yang beda arah sama mereka.
* Flash back Off *
Keesokan paginya, Adel bangun pagi pagi sekali karena Adel terlalu semangat untuk hari ini, Karena iya ingin sekali cepat cepat datang ke sekolahannya, untuk mengecek ada yang kurang apa tidak, sebelum lomba kebersihan kelas dimulai. Kedua kakaknya heran biasanya dia tidak pernah bangun se pagi ini.
"Del, tumben kamu bangun se pagi ini, ada apa?", tanya kak Rangga.
"Iya biasanya jam 5 kamu baru bangun, tapi hari ini tumben jam 4 kamu sudah bangun Del", saut kak Mela.
"Iya kak, karena hari ini Adel enggak sabar pengen cepet cepet datang ke sekolah". Jawab Adel dengan senang dan ceria.
"Memangnya di sekolah ada apa, kok kamu antusias banget?". Jawab kak Rangga.
"Mungkin dia di sekolah dapat pacar kak, makanya dia seneng banget dan ingin cepat cepat pergi ke sekolah", jawab kak Mela, yang sedang di dapur mau memasak.
" Huust kak Mela ini apa apaan sih, enggak kak enggak, Adel pingin cepat cepat ke sekolah karena hari ini ada lomba kebersihan kelas kak, jadi sebelum kelas di nilai aku ingin berangkat lebih awal untuk mengecek kelas, ada yang perlu di rapikan lagi apa tidak, giiiittuuu kak, makanya jangan asal nyaut aja kalau ngomong, hehehehehe".
"Oooh begitu, bagus dong", jawab kak Rangga.
"Memang pinter nih adikku yang cantik ni", saut kak Mela sambil mencubit hidung Adel.
" Aaah kak Mela nih sakit tauk, kakak gimana sih kan aku udah cantik dari dulu kakak baru nyadar ya", jawab Adel sambil cemberut.
"Iya iya adikku sayang, kakak tahu itu kakak cuma bercanda hehehehehe".
Lalu mereka bertiga tertawa bersamaan. Setelah itu Adel membantu kak Mela memasak di dapur, sedangkan kak Rangga masih harus menyiapkan berkas berkas yang harus di bawa kerja nantinya. Tak lama kemudian merekapun selesai memasak, lalu Adel pergi mandi, dan kak Mela masih membersihkan dapur yang berantakan. Setelah selesai mandi dan sudah rapi pakai seragam sekolah, Adel menyusul kak Mela lagi ke dapur untuk membantu menyiapkan sarapan di meja makan.
"Del tolong ini sarapannya kamu bawa ke meja makan dan di tata ya, kakak mau mandi dulu, kalau sudah selesai nanti kak Rangga panggil ya". Kata kak Mela.
" Iya kak, beres", jawab Adel.
Setelah beres semua Adel memanggil kak Rangga untuk segera sarapan, tak lama kemudian kak Mela sudah menyusul ke meja makan. Akhirnya mereka bertiga sarapan bersamaan, Sedangkan kedua orang tua mereka, masih berada di rumah neneknya, karena nenek mereka lagi sakit, jadi kedua orang tuanya di sana agak lama. Setelah mereka selesai makan kak mela dan Adel membereskan semuanya lalu mereka berangkat bersamaan, kak Rangga dan kak Mela pergi kerja, sedangkan Adel pergi ke sekolah. Sebelum ke sekolah Adel menghampiri Fanni dan Tita ke rumahnya, biasanya Fanni dan Tita yang menghampiri Adel, tapi kali ini Adel yang menghampiri mereka.
"Fan Fanni, ayo buruan berangkat", teriak Adel sambil mengetuk pintu.
" Iya iya sebentar, ada apa sih Del, ini kan baru jam setengah enam, biasanya juga berangkat jam enam lebih seperempat". jawab fanni sambil membukakan pintu.
"Aaah kamu ini, hari ini kan kelas kita mau lomba, jadi kita harus berangkat lebih awal, mungkin ada yang harus di rapikan lagi kelas kita", jawab Adel.
"Ya sudah aku ambil tas dulu". Lalu mereka berdua menghampiri Tita ke rumahnya, seperti biasa dia berteriak memanggil Tita. Lalu mereka bertiga berangkat ke sekolah pagi pagi sekali.