Adelina

Adelina
adel memasuki bangku SMP



Hari ini adalah hari pertama Adelina memasuki Sekolah Menengah Pertama (SMP). Dia sekolah di SMP XXX yang berada di kota Surabaya. Dia itu anak yang baik dan ramah, maka dari itu dia bisa cepat mendapatkan teman.


Pagi ini Adelina tiba di sekolah bersama 2 sahabatnya waktu di SD yaitu Finna dan Tita, mereka bersahabat dari kecil di samping itu rumah mereka sangat dekat, mereka bertiga berangkat bersamaan.


"Del ayok kita masuk kelas baru kita", ajak Finna dan Tita.


" Ayok", eeh Fin, Ta, gk nyangka ya kita bisa satu kelas, senang sekali rasanya kita bisa satu kelas, iya Del aku juga senang, kata kedua sahabatnya itu. Bel pun berbunyi tanda masuk kelas, sebelum masuk kelas, semua siswa siswi SMP XXX berbaris rapi di depan kelas, setelah semua masuk kelas, tak lama kemudian ada guru masuk kelasnya Adel.


"Selamat pagi anak-anak"


"Selamat pagi Pak," semua siswa kelas Adel menjawab salam gurunya dengan penuh semangat.


" Perkenalkan nama saya Bapak Johan, saya di sini mengajar pelajaran Matematika, sekaligus saya juga menjadi wali kelas, kelas kalian. Setelah Pak Johan memperkenalkan diri, beliau menyuruh muridnya untuk memperkenalkan diri satu per satu maju ke depan. Jam istirahat pun tiba, mereka pergi ke kantin sekolah untuk mencari makan, di sana mereka bertemu dengan anak laki-laki, kakak kelas mereka yang duduk di bangku kelas 8, Adel dan kedua sahabatnya disapa oleh kakak kelasnya itu,


"Hai, boleh kenal gak"


"iya boleh kak"


"aku Revan, ini temanku dino dan ferdi, kamu siapa?"


"namaku Adelina, biasa dipanggil adel, ini temanku finna dan tita,


" Senang berkenalan dengan kalian, boleh kan kita jadi teman kalian."


"Boleh kak"


Lima bulan sudah adel menduduki bangku kelas 7, dalam satu kelasnya adel, ada anak cowok yang naksir ke Adel, lalu cowok itu mengutarakan isi hatinya ke Adel, dia ingin sekali menjadi pacar Adel, sebenarnya Adel itu tidak suka dengannya, tapi Adel menerimanya begitu saja untuk jadi pacarnya, karena menurut Adel ini hanya cinta monyet.


"Del kenapa kamu terima Nathan untuk jadi pacar kamu, katanya kamu tidak suka dengannya?" iya del kamu itu kenapa? tanya Finnadan Tita.


"Aaah gak pa pa, aku cuma main main aja dulu, biar tau bagaimana sih sifat seorang cowok, hehehehehe."


" Kamu itu Del, gak kasihan apa sama Nathan, dia itu bener bener tulus sama kamu, eeh kamunya malah main main."


"hehehehehehe"


"udah ah ayo kita pulang"


Akhirnya mereka bertiga pulang bersamaan, mereka pulang bersamaan sambil bercanda ria, di tengah jalan mereka di ikuti dua anak laki-laki, mereka adalah anak yang sangat ingin mengenal sosok Adelina.


Adel dan kedua sahabatnya, asyik naik sepeda dan tidak menghiraukan kedua laki-laki yang mengikutinya. Mereka kalau sekolah naik sepeda, karena jarak rumah dengan sekolahan tidak begitu jauh jadi tidak perlu menggunakana kendaraan bermotor atau angkutan umum. Tak heran jika ada banyak cowok yang selalu ingin kenal dan dekat sama Adel, karena Adel mempunyai wajah yang cantik dan mempunyai hati yang baik. Sebenarnya Adel itu sangat baik, tapi dia tidak bisa mengendalikan diri jika melihat cowok ganteng yang ingin dekat dengannya atau yang ingin jadi pacarnya (ya bisa di bilang play girl) dia berbuat seperti itu karena dia ingin mengetahui sifat seorang cowok, bagaimana yang tulus dan bagaimana yang main-main.


Keesokan harinya Nathan sengaja menunggu Adel di pintu gerbang sekolah, karena Nathan ingin sekali masuk kelas bersama Adel, tak lama kemudian Adel datang diantar sama kakak laki-lakinya (Rangga), Nathan tersenyum sopan sama kakak Adel, meski Nathan belum mengenal siapa yang mengantar Adel tadi.


Akhirnya Adel menyapa Nathan, "Hay Nath pagi, lagi ngapain kamu di sini?,"


" Aku lagi nungguin kamu cantik" (sambil mengacak ngacak poni Adel).


"iiiiih tangan kamu ih, ntar poni aku berantakan taaauuk"


"Del, tadi siapa yang ngantar kamu? "


"cemburu yaaaaa hehehehehe, ganteng kan tadi cowok yang nganterin aku? "


"iya ganteng sih, tapi siapa sih, kamu itu ditanyak i kok gitu jawabnya."


" hehehehehe, iya iya, yang penting kamu jangan cemburu, itu tadi kakak aku yang paling ganteng dan baik hati, namanya Kak Rangga."


"ooh kakak kamu ya, namanya Kak Rangga,"


"He em, iyab betul sekali, Kak Rangga namanya, dan aku masih punya kakak satu lagi, yaitu Kak Mela, dia itu kakak perempuanku yang paling cantik dan baik hati pula.


" ngomong-ngomong kenapa tadi kamu kok diantar sama kakak mu?"


"oooh itu tadi, roda sepeda ku kempes, lalu aku minta di anterin Kak Rangga, mumpung dia lagi libur kerja."


"uuh kok ndak bareng aja sama Finna dan Tita."


"Ndak ah, aku pingin diantar Kak Rangga ku yang ganteng, biar kamu cemburu"


"Dasar kau ini"


(sambil tertawa bersama sama)


Mereka tidak sadar ada yang memperhatikan mereka berdua dari tadi siapa lagi kalau bukan kedua sahabat Adel, yaitu Finna dan Tita.


"Ciiiieeee ciiiiieeee yang lagi pacaran ceria amat mukanya," canda Finna dan Tita sambil tertawa melewati mereka berdua.


"iiiiiih dasar kalian berdua awas saja nanti"


Waktu Adel dan Nathan melewati kelas 8, mereka menyapa Revan, Dino dan Ferdi.


"Pagi kak, mari", sapa Adel dan Nathan


" Pagi Adel, Nathan", pandangan Revan tidak lepas dari Adel, Revan merasa cemburu ketika melihat Adel jalan bareng sama Nathan.


"Woi ada yang cemburu nii", ejek Dino dan Ferdi kepada Revan.


" Ah dasar kalian", sambil memukul kepala mereka berdua.


"Aw sakit tauk", sambil tertawa dan mengusap kepalanya yang sakit kena pukulan dari Revan.


Sesampai di kelas Adel dan Nathan duduk di bangkunya masing-masing, Adel mulai mempunyai rasa nyaman kepada Nathan, disamping itu Adel juga mumpunyai rasa kepada Revan kelas 8 itu, tapi Adel tidak berharap besar bisa dekat sama Revan, karena Revan itu cowok ganteng yang terpopuler di sekolahan semua cewek pada berlomba untuk mendapatkan Revan, tapi Revan tidak pernah menanggapi semua cewek-cewek centil itu. Adel merasa cuwek saja jika ketemu Revan.


Maka dari itu Revan mempunyai pandangan tersendiri kepada Adel, menurut Revan, Adel itu anak yang cantik dan baik, dan dia tidak pernah merayu-rayu cowok agar bisa jadi pacarnya, tapi cowok-cowoklah yang datang ke Adel untuk bisa dekat dengannya. Setelah melihat Adel dan Nathan jalan berdua, Revan mulai berfikir untuk bisa lebih dekat dengan Adel.


Sewaktu istirahat Adel dan sahabat-sahabatnya pergi ke kantin, oh iya selain Finna dan Tita, Adel juga mempunyai 2 lagi sahabat baru yaitu Dina dan Rifa, mereka satu kelas dengan Adel. Jadi sekarang Adel mempunyai 4 sahabat yang baik dan cantik-cantik pula, Mereka berlima jadi pusat perhatian di sekolahnya.