Adelina

Adelina
Membahas Liburan Semester



Keesokan harinya di sekolah Nathan menceritakan semua kepada Adel tentang yang di bicarakan Nathan dengan Aldi kemarin saat pulang dari rumah Adel. Adel hanya tersenyum saja menanggapinya. Saat Adel dan keempat sahabatnya ada di kantin. Revan, Dino dan Ferdi menghampiri mereka. Revan tetap bersikeras untuk mendekati Adel lagi, tapi Adel tetap pada pendiriannya, Adel sudah menutup rapat hatinya buat Revan. Sedangkan Dino bercanda sendiri dengan Finna.


"Hey adikku yang cantik". Sapa Dino


"Hey Kakakku yang ganteng hehehe". Jawab Finna.


"Mana cowok kamu kok enggak ikut?".


"Dia lagi di kelas kak sama Nathan".


"Uuh".


Tak lama kemudian, mereka kembali ke kelas masing masing, karena belum ada suara bel masuk kelas Adel dan para sahabatnya menyusul Nathan dan Tio di taman depan kelas.


"Heey sayang". Sapa Finna ke Tio.


"Hey juga sayang, dari kantin ya".


"Iya, ngisi perut hehehe".


"Mulai deh dua sejoli ini". Saut Tita.


"Biarin, makanya sana cepet cari pacar kelkelkel". Jawab Finna.


"Udah udah jangan berisik. Hey Nath lagi apa nih?". Saut Adel.


"Hey Del, enggak lagi apa apa, cuma nongkrong saja sama Tio".


"Uuuh".


Lalu Adel pun duduk di dekat Nathan mereka ngobrol bersama di taman depan kelas sampai bel masuk kelas, mereka baru masuk kelas, mereka mengikuti pelajaran dengan senang hati, sampai dengan waktunya pulang sekolahpun mereka kelihatan gembira. Mereka berjalan ke parkiran bersama sama dan pulang bersama juga, kecuali Dina dan Rifa yang pulang naik angkot.


Setelah sampai rumah Adel ganti baju lalu cuci tangan dan kaki, lalu makan siang yang sudah disiapkan sama ibunya, baru dia istirahat. Sore harinya setelah bangun dari tidurnya, Adel membantu ibunya bersih bersih rumah, setelah itu mandi, habis mandi Adel dan Ibunya duduk di depan rumah, mereka mengobrol dan bercanda, sambil menunggu ke dua kakaknya pulang kerja.


***


Singkat cerita, satu tahun berlalu sekarang Adel dan sahabat sahabatnya menduduki kelas 9, sedangkan Revan, Dino dan Ferdi sudah duduk di bangku SMK mereka tidak satu sekolahan, Revan meneruskan sekolah di SMK yang satu sekolahan dengan Sisil, sedangkan Dino dan Ferdi satu sekolahan, yaitu sekolah di SMK yang sama dengan Aldi, dan Aldi saat ini juga sudah naik kelas 11 di SMK.


Mereka semua sangat senang karena mereka merasa sudah dewasa dan tidak terasa sudah naik kelas. Saat liburan semester kenaikan kelas kemarin mereka pergi bersama sama ke rumah nenek Adel yang ada di puncak. Mereka semua bersepakat untuk mengajak Aldi, Dino dan Ferdi. Sekarang ini Dino dan Ferdi sangat dekat dengan Adel dan sahabat sahabatnya karena mereka merasa nyaman berteman dengan mereka, bahkan mereka sekarang sudah menjadi bagian dari sahabat Adel, meskipun Dino dan ferdi sudah bersahabat mereka juga tidak melupakan persahabatannya dengan Revan.


Satu minggu sebelum libur semester kenaikan kelas pulang sekolah mereka berkumpul di taman dekat parkiran sekolah. Mereka merencanakan liburannya ke puncak. Mereka yang berkumpul di taman ada Adel, Finna, Tita, Nathan, Tio, Dina dan Rifa, saat mereka mengobrol tentang rencananya ke puncak Revan, Dino dan Ferdi melewati taman, saat mau ke parkiran ngambil sepeda, lalu Adel dan teman teman memanggilnya dan di suruh ikut gabung. Akhirnya Revan dan teman teman menghampiri Adel dan teman temannya dan ikut gabung.


"Gimana nih teman teman apa kita jadi liburan ke puncak di rumah nenekku?", Tanya Adel dan membuka pembicaraan.


"Kalau kita pasti jadi dong ya kan Tit", Saut Finna sambil merangkul Tita.


"Pasting dooong, kalian gimana?". Jawab Tita, dan bertanya kepada yang lainnya.


"Aku dan Rifa juga ikut doong, kemarin kita ijin sama orang tua kita, dan orang tua kita ngijinin soalnya kan ada ibu dan kedua kakaknya Adel, jadi kita boleh berlibur yeeeee". Jawab Dina dengan gembira.


"Iya betul, aku juga sama dengan Dina, kita tetep pergi berlibur". Saut Rifa dengan gembira.


"Trus kalian gimana, sudah minta ijin kan, boleh ndak?", tanya Adel kepada Nathan dan Tio.


"Eeeeee, eeeee". Jawab Nathan dan Tio sambil garuk garuk kepalanya yang tidak gatal.


"Eeeee, eeeeee kita jadi pergi yeee". Jawab Nathan dan Tio bersamaan dengan tertawa, karena berhasil membuat mereka dag dig dug deeer wkwkwkkw.


"Dasar kalian ya, bisa saja ngerjain kita". Jawab Rifa.


"Yeeees kita jadi berangkat". Teriak mereka semua sambil gembira.


"Del kita jadi nggak ngajak Kak Aldi, Revan dan kawan kawannya?", tanya Nathan.


"Ya jadilah, nah kebetulan itu ada mereka, aku panggil dulu ya. Kak Dino, Kak ferdi, Kak Revan, sini sebentar dong". Jawab Adel lalu memanggil Dino dan yang lainnya, saat ketepatan memanggil nama Revan, Adel mulai males mengeluarkan suara lantangnya. Sambil menunggu kedatangan Dino dan yang lainnya, Nathan berkata,


" Wah liburan kali ini akan jadi liburan yang rame dan menyenangkan".


"Iya Nath kamu benar, karena kita akan berlibur dengan banyak teman". Jawab Tio.


"Ini akan seru yeeeee". Jawab semua para girls dengan semangat.


Tak lama kemudian Dino dan yang lainnya datang dan ikut gabung bersama mereka.


"Iya Del, ada apa ini kok ngumpul kelihatannya ada yang serius nih?". Tanya Dino.


"Ya iyalah serius, denger ya kakakku sayang, kalau kita kita lagi ngumpul bahkan lengkap, itu artinya kita lagi serius wkwkwkwk". Jawab Finna dengan centil.


"Iya iya adik ku sayang". Jawab Dino.


"Ada apa sih Del, jangan buat kita penasaran dong". Tanya Ferdi.


"Hehehehe iya iya, gini kak liburan ntar kita mau pergi ke puncak ke rumah nenekku dan kita berencana mau mengajak kalian, gimana kalian mau nggak?". Penjelasan Adel.


"Ah yang bener kalian mau ajak kita nih". Jawab Ferdi dengan senang.


"Ya iyalah beneran kak, masak Adel bohong wkwkwkwk", Jawab Finna sambil tertawa.


"Ya udah oke aku mau, tapi aku ijin dulu sama orang tuaku ya, nanti kita kabari lagi". Jawab Dino.


"Iya aku juga ijin dulu ke orang tuaku dulu ya".


"Oke siap kak, kamu gimana kak Revan?". Tanya Adel dengan malas. Tapi tetep sportif agar semua teman temannya mengira kalau Adel tidak mempunyai dendam ke Revan.


"Iya nanti q liburan juga ke puncak, tapi nanti aku berangkat sendiri saja ya, nanti aku nginepnya di rumah pamanku saja". Jawab Revan.


"Oooh gitu, ya udah it's oke gak pa pa Kak". Jawab Adel.


"Oh Ya Del, ada yang lupa nih, gimana kalau kita ajak Kak Aldi juga pasti tambah seru deh". Usul Tio.


"Oooh iya betul Del itu". Jawab Nathan.


"Ya udah Oke oke kita ajak Kak Aldi gak pa pa, tapi gimana cara ngabari Kak Aldi?". Jawab Adel.


"Tenang saja Del, nanti pulang sekolah biar aku sama Ferdi yang mampir ke rumah Kak Aldi, soalnya rumahku kan melewati rumah Kak Aldi". Jawab Dino.


"Oke kalau gitu, makasih ya Kak. Ya sudah jangan lupa besok sore kita kumpul di rumahku jam 15.00 ya, aku tunggu keputusan kakak besok". Jawab Adel.


Akhirnya selesai sudah mereka membahas perihal liburan ke puncak, dan mereka pulang ke rumah masing masing dengan hati yang gembira.