
Setelah pertemuannya dengan Jimin diruangan Jimin itu, Zhehan pergi dan meninggalkan orang yang lagi kasmaran itu mrmbuatnya sendiri merinding dibuatnya
" haaah... sebaiknya aku harus kemana ya sekarang??? " pikirnya yang sudah turun dilantai satu itu
Sembari menyentuh dagunya dengan pose yang sedang berpikir dirinya kemudian mrnjentikan jarinya keatas pertanda kalau ia ada sebuah ide
Diambilnya handphonenya didalam salu jas merahnya itu
" okeh.... Ayo kita lihaaaat siapa yang akan kita hubungi " ujarnya bermonolog dengan menggeser layar handphonenya terus
" oh!! Fang Leng " ujarnya ketika melihat nama di handphonenya yang ditulis " batu I "
Dan dirinya langsung menghubungi Fang Leng, dan entah kenapa diangkat
" halo Fang Leng, mau ikut dengan ku— "
Ucapanya terpotong dengan nada datar dari Fang Leng,
" tidak "
Lalu dimatikannya panggilan itu sepihak, bahkan Zhehan sampai tak bisa berkata apa lagi
" hiiis.... Batu sialan!!! Selalu begitu " kesalnya
" hm... Oh! Lebih baik Kak Jin! " ujarnya yang melihat nama Jin di layar handphonenya
" Hallo? Iya Zhehan ada apa? " tanya Jin dari seberang sana
" kak! mau ikut denganku ke sasana yang akan ku ambil alih?! " tanya Zhehan dengan bersemangat
" aaaah... Maaf ya, aku lagi ada urusan, maafkan aku ya.. kapan-kapan akan ku traktir hamburger porsi besar deh sebagai gantinya, kalau gitu sudah dulu ya, bye " jawab Jin yang langsung memutuskan panggilan itu
Zhehan hanya mampu melihat layar handphonenya yang hitam itu, dirinya kesal tapi tak tau mau marah dengan siapa, jadi dirinya memutuskan ke sasana itu sendiri
Perjalanan menuju kesana cukup jauh, jadi memakan waktu beberapa jam. Dirinya sampai, tapi karena tidak tau dimana letak jelasnya sasana itu, ia memutuskan untuk singgah ke toko bunga yang lumayan ramai itu
Dirinya turun dari mobilnya dan mampir ketoko bunga itu, dia belum bertanya karena pemiliknya masih melayani orang yang membeli bunga
" iya terima kasih, datang lagi ya "
Lalu Jisoo melihat ada seseorang yang sepertinya kebingungan, jadi dia berniat mendatangi orang itu sekedar bertanya apakah ada yang bisa ia bantu
" permisi, ada yang bisa saya banru tuan? " tanya Jisoo
" ah.. Itu.... Anu apakah kamu tahu letaknya sasana ini " tanya Zhehan yang menunjukan gambar sasana milik Jae Nie
" oooh ini sasana yang dikelola Jae Nie " ujar Ji Soo
" hmmm apa kamu ada perlu dengan pemiliknya? Tapi pemiliknya sedang tidak ada ditempat, tapi kalau tuan berkenan aku bisa memanggil orang yang mengelolanya " tanya Jisoo
" iya " ujar Zhehan yang mengangguk dan tersenyum
" ya tuhaan... Dia begitu lembut "
" tunggu sebentar ya "
Lalu Jisoo pergi kedalam tokonya dan manggil Jae Nie yang sedang merangkai bunga tulip itu dengan sangat serius
" Jae Nie ada yang mencarimu " ujar Jisoo
Numun karena Jae lagi pakai Headsed dirinya jadi tidak mendengar kan apa yang dibicarakan Jisoo
Habis sudah kesabaran Jisoo dirinya kemudian menarik napasnya dalam dalam dan mengeluarkannya pelan pelan dan...
" JAE. NIE ADA ORANG YANG LAGI MENCARIMU!!!!! "
Teriak Jisoo yang membuat Jae Nie jatuh ke belakang, kucing yang tidur pun terbangun dengan paksa serta Zhehan yang berada diluarpun dibikin kaget
Dan Zhehan yang diluarpun menelan ludahnya kasar dengan berkata dalam hati
" aku tarik lagi apa yang kuucapkan tadi "
" Yaa!! Kalau ngomong pelanin dikit dong!! Kau pikir aku tuli!!!! " marah Jae Nie
" Yaaa!!! Kau pikir juga aku tidak kesal hah!!!! Dari tadi di ajak ngomong malah dicuekin!! " ujar Jisoo yang tak mau kalah
" kau sendiri tau kalau aku pakai headsed!!! Mana aku tau kalau kau memangilku! " uiar Jae Nie yang membrla diri
" Mana ku tau kalau pakai headset, kau pikr aku harus peduli dengan barang milikmu!!! " marah Jisoo
Zhehan yang mdlihat lihat mawar itupun, kesal setengah mati, karena perkelahian kedua gadis yang tidak mau kalah dan tak mau mengalah itu.
Dihampirinya mereka berdua dengan berteriak
" bisakah kalian berdua diaaaam!! Aku yang mendengarnya saja capek tau " ujarnya yang berada diantara kedua gadis itu
" Heeeeh?! Kau ini siapa hah?? " tanya Jae Nie pada Zhehan karena Zhehan membelakangi dirinya
Dan ketika Zheyan berbalik kearah Jae Nie, Zhehan maupun Jae Nie saling menunjuk dan mbulatkan matanya karena kaget
" ka.. Kau!!! ngapain kau disini??!!! " ujar mereka bersamaan
" kalian saling kenal ya?? " tanya Jisoo pada mereka berdua
Saling mrmbuang muka mereka juga berkata dengan sama lagi
" nggak kenal "
" oooh... Jae Nie tuan ini mencarimu " ujar Jisoo
" hah!!! Kau!! Kenapa " tanya Jae Nie dengan nada tidak sukanya pada Zhehan
" aku adalah pemilik baeu dari sasana itu " ujarnya yang dengan nada yang sombong
" a.. Apa!!!!!!! Kau!!! Kau yang dibicarakan itu!!!! " ujar Jae Nie
" *tuhan.... Apa aku harus bertrmu setiap saat dengan coeok mesum ini!!!! " batin Jae Nie
" hn... Akan kubuat kau sengsara bekerja denganku.. Hahahahahahahaha " batin Zhehan*
.
.
.
.
Tbc