
Fang Leng melesat dengan cepat hingga menghilang dari sana begitu cepat.
Dan malam yang penuh makana itu hilang dengan digantikan pagi yang begitu cerah.
Rose bangun dan sarapan setelah itu ia pergi ke halte bus seperti biasanya, pagi yang tentram pun berjalan hingga bunyi suara klakson mobil itu membuat Rose harus menoleh kesumber suara dengan memiringkan kepalanya.
Sepertinya dia bingung kenapa ada sebuah mobil sport biru tua dihadapannya saat ini. Eh... Tapi tunggu! Seperti sedikit familiar.. Hemmm iniiiii, Aha! Mobil milik presedir Jimin?!
Tapi mengapa ia berada disini?
Lalu keluarlah asisten Kris yang membukakan pintu untuk Rose masuk, karrna efek kebingungan Rose sedikit terdiam lalu menunjuk dirinya sendiri sambil melihat kearah Kris " aku? " tanya Rose yang dijawab anggukan kepala Kris
" tapi aku tidak biasa pergi ketempat mewah seperti itu " ujar Rose yang gugup karena baru pertama kali dal hidupnya ia akan berada ditempat mewah seperti claude nine.
Dan dengan iringan Kris akhirnya ia masuk kedalam mobil mewah Jimin.
Rose sangat terpukau dengan isi dsri dalam mobil Jimin ini, sangat mewah... Ia terus-menerus melihat isi dari dalam mobil Jimin hingga rasanya ada yang mengamatinya dari dekat, hawa dingin langsung menusuk kulitnya hingga bisikan dsri arah belakang telingannya membuatnya berjerit ketakutan.
" baru melihat mobil mewah nona? " ujar orang itu dengan nada yang sangat menyeramkan
Karena ketakutan, Rose refleks berteriak " Aaaaaaaaaaaaaaaa!!! " teriak Rose yang langsung memeluk Jimin
Jimin yang dipeluk pun terdiam beberapa saat, dan kalau mingkin asisten Kris tidak berdehem mingkin mereka akan terus berpelukan fan melupakan kalau masih ada yang menjomblo disini.
Sembari mengamati Jimin dari bslik kaca spion yang berada didalam mobil Kris berdehem pelan " ehem! Anu.. Anu presedir Jimin apa kalaian tidak bisa sedikit berjauhan? "
Dan dengan segera Jimin dan Tose melepaskan pelukan mereka dan berbalik menatap jalan raya dari balik kaca jendela mobil.
" hargai aku yang sendiri ini pak presed**ir
Hu~hu~huhu~~ "
Dan sepanjang perjalanan tidak ada percakapan lagi dan ketika mereka tiba, Kris membukakan pintu mobil untuk Jimin yang keluar dengan memegangi tangan Rose agar Rose tidak terpeleset yah.. Begitulah alasannya.
Begitu Rose turun mereka langsung di kerumuni para penggila berita siapa lagi kalau bukan julukan yang pas untuk mereka iblis yang tidak kenal tempat mereka akan datang tidak diundang dan pergi kalau tidak diusir, berul-betul setan yang berwujud manusia.
Dan ketika mereka masuk, suasananya begitu ramai hingga membuat mata Rose selalu melihat sekitar dari lampu berlian yang sudah cukup tua namun terlihat masih kokoh, dekorasi yang begitu indah.
Dan disaat mereka berdua berjalan mendekati kerumunan manudia yabg ada disana, langsung terlihat dengan jelas kalau seorang wanita tua namun sangat cantuk dan juga anggung memaksi baju berwarna putih sama dengan dres putih yang dipakai Rose saat ini.
Rose melihat wanita cantik itu tertawa seperti memandang malaikat yang hinggap ditubuh manusia.
Karena penasaran ia menarik-narik lengan jas milik Jimin yang membuat Jimin mdnoleh kearahnya dan mengangkatsaru alisnya keatas seakan bertanya ada apa, dan dengan berbisik " apakah.. Presedir Jimin tau siapa wanita cantik yang sedang tertawa itu tanyanya dengan menunjuk kearah wanita itu.
Melihat siapa yang ditunjuk Rose, Jimin bukannya menjawab namun langsung menggandeng tangan Rose dan berjalan mendekat kearah wanita cantik itu.
Rose terkejut namun ia tidak bisa pergi, dan setelah berada dibelakang wanita itu Jimin langsung bersuara dengan nada seperti biasanya " bu " ujarnya singkat
Seketika itu juga wanita yang dipanggil ibu oleh Jimin itu menoleh ke arah belakang sembari memegangi segrlas jus jeruk ditangannya, wanita itu menaruh gelasnya dan tersenyum lembut kepada Jimin " Jimin-ie~~ akhirnya kau datang juga nak.... Eh? Siapa dia? Sepertinya ibu tifak mengenal gadis ini? " tanya obunya setelah melihat Rose
Jimin bersuara " dia- " ucapannya langsung dipotong dengan jari ibunya
" shhut " ucap ibu Jimin dan langsung mengacuhlannya begitu saja fan beralih ke Rose
" siapa namamu sayang? " tanya lembut ibu Jimin
" perkenalkan namaku Roseana Zhou... Tapi bibi bisa memanggilku Rose saja " jawab Rose lwmbut dan dengan itingan senyum hangatnya
" aiyo~ wajahmu sangat cantik... Mengingatkan ku pada teman lama saja, wajahmu persis seperti dia dulu " ujar ibu Jimin dengan menatap sendu Rose
" benarkah? Tapi bibi jangan sedih... Itu pasti akan membuat teman bibi juga ikutan sedih, em.. Kata pamanku pelukan dapat meredakan sedih... Kalau bibi mau bibi bisa mencoba berpelulan denganku " ujar Rose yang membuat ibu Jimin Ni Xia, tersentuh
" aiyo~ bahkan perilakumu yang polos ini mengingatkan ku padanya haha " tambah Ni Xia
Mendengar itu membuat telinga Rose memerah, ini salah satu kebiasaan Rose kalau dia malu pasti telingannya akan memerah dan disusul wajahnya yang memerah.
" hahahahaha.... Kau sangat lucu Rose.... Kalau kau mau.. Apa mau ikut bibi kemeja sana? " tanya Ni Xia sembaei menunjukan meja kosong
" mengikuti es batu berjalan itu membosankan " bisik Ni Xia pada Rose yang dibalas dengan kekehan pelan dari Rose
" hanya pengecut yang berbicara dibelakang " ujar Jimin yang mendengar semuannya dan hawa dingin pun muncu
" sudah bibi bilangkan..... Bahkan mulutnya sangatlah tajam, " tambah Ni Xia yang membawa Rose pergi ke salah satu meja yang kosong dan duduk disana
" jangan terlalu dipikirkan..... Dia memang seperti itu beda dimulut beda dihati " ujar Ni Xia yang melihat raut wajah Rose yang langsung lesu
" kau tidak pandai berbohong ternyata.. Hahaha " tawa Ni Xia
" apa kamu tau? Jimin yang sekarang berbeda dengan Jimin yang dulu... Huh.. Dulu dia anaknya sangatlah baik hati dan juga lembut bukan seperti sekarang yang kasar, angkuh, sombong dan dingin " cerita Ni Xia
Melihat itu, Rose mengelus punggung Ni Xia " yang sabar ya bi.. Rose tau Rose tidak mungkin bisa membantu tapi, kalau bibi becerita mungkin bisa meringsnkan bebsn bibi " ujar Rose
" aku juga tidak tau mau harus bercerita dari mana, tapi yang pasti dia mengalami masalah pada perasaannya, dia mengidap penyakit Alexithymia traint jenis ini adalah bawaan sejak kecil karena mengalami hal-hal mengerikan atau karakteristik seseorang yang akan melekat dan mendarah daging pada orang itu, penderitanya biasanya tidak tau apa yang ia rasakan, selalu berpikiran logis dan bukan mengikuti perasaan. " cerita Ni Xia
" em... Apa Presedir Jimin dulu melewati masa sulit? " tanya Rose
" hah... Dia adalah anak yang sangat baik dan juga ramah, ia sangat dekat dengan kakak perempuannya yang bernama Jean Xi'an Wu, namun naasnya ia meninggal didalam perjalanan ketika ia dan Jimin membuat janji di suatu tempat, ia meninggal ditempat karena kecelakaan mobil, mendengar kalau kakanya pergi dan tak akan kembali membuat hati Jimin terluka.... Ia tidak menyangka kalau kakaknya akan pergi secepat itu, belum sampai disitu saja ia juga harus kehilangan kekasih masa kecilnya yang dinyatakan hilang beberapa gari setelahnya, waktu itu... Jimin tidak ingin makan ataupun keluar kamarnya. " mendengar itu membuat hati Rose bertanya-tanya
" bibi.... Apakah kekasih masa kwcil presedir Jimin sudah ketemu? " tanya Rose yang malah dijawab gelengan kepala dari Ni Xia
" Rosie kecilku hilang dan tidak pernah kembali dari hari itu hingga saat ini... Kami semua menduga Kala Rosie sudah tiada namun Jimin selalu bersih keras kalau Rosie telah tiada is percaya kalau Rosienya masih hidup namun takes pernah ia bertemu " ujar Ni Xia
" tapi anehnya.. Ketika aka melihat Rose... Pikiranku menuju Rosie kecilku dan teman Lama ku... Hmmm apa kita berjodoh " ujar Ni Xia dengsn nads bercanda di akhir ceritanya
" hahaha..... Jangan terlalu tegang... Oh iya, Rose tunggu disini yay... Bibi pergi ke toilet sebentar dan... Ah Satu lagi panggil aka bunda ok? " ujar Ni Xia dengsn jade dan wajah uang memohon
Katena Rose dasarnya bukan orang uang tegaan is pun menyetujuinya " ah iya bi.
Eh maksudku bunda " ujar Nya tersenyum lembut menatap punggung Ni Xia yang kian menjauh
Rose kemudian mengambi segelas anggur dan menegukknya hingga Kansas lalu Karen tidak just minus ia langsung mendadak pusing.
Hingga share yang bikil telinga para pembaca emoji serial kehadirannya selalu membawa Malaysia petals bagi Rose
" yo~` kita bertemu lagi disini ya Rose apakah ini Susan ditakdirkan~ " ujar wanita yang memakai gaun yang super ketat padahal acaranya berlangsung di siang hari, ia sepertinya sengaja memperlihtkan kemolekan tubuhnya
Dan dengsn sedikit memajukan dir dan membusungkan dadanya " apakah pelayan restoran kelas rendahan sepertimu sanggup masuk kesini? " " atau kau malah memakai Japan pintas ( maksudnya menjual dirt kepada orang-orang kaya) " bisik Sandra yang membuat Rose ingin menamparnya tapi ia tak memiliki keberanian
" huh.. Kamu sepertimu gadis yang kurang kerjaan..atau Kamu perlu pergi tempatku bekerja agar memberikanmu pekerjaan Nina Sandra? " ujar Rose lalu berjalan dengsn mendorong bahu Sandra
" yay tuhannnnnnn apa yang hambsmu ini perbuat tadiiiiiiii... Ingin menghilang saja Dari bumi ini " batin Rose dengsn khaki yang dipaksakan berjalan Karen asal kalian taught kakinya itu sidah gemetar
Mendapat hinaan itumembuat orang-orang yang berada disekitar Sandra langsug mencapnya jelek.
Sandra yang mendengar semua sindiran itu langsung menggenggam gelas anggur merah ditangannya dengsn just seeta Gigi yang sailing bersentuhan
Dan Karena sudah tidak tahan lagi mendengar ocehan mereka, Sandra berbalik dan memanggil mama Rose dengsn berteriak yang membuat semua mata menuju paca Sandra
" ROSE! " teriak Sandra
Rose berbalik dan langsung disiran menggunakan anggur merah itu, wajah fan dress Putih milik Rose kotor semua terkena noda anggur
Karena pengaruh anggur yang sangat kuat membuat emosi Rose tersulut dengan sangat mudah, Rose berjalan kedepan dan langsung menampar Sandra dengan sangat Kuat.
****PLAAAK!
" ROSE****! " terdengar teriskan seseorang yang meneriaki namanya
Seketika ia berbalik dan bertemu kalau yang memanggilnya adalah.....
****TBC
Ayooooo tebak
Yang memanggil Rose adalah
A. Jimin
B. Kris
C. Fang Leng.
D. Ni Xia
Dijawab ya
Selamat membaca
❤❤❤❤❤❤**❤❤❤❤❤❤