With You and Change

With You and Change
Luna Angelia



Pagi hari, Gadis cantik masih tertidur pulas dikasur barunya


"ANGELLL!!! CEPET BANGUN SEKOLAH!" teriakan sang Mamah menggelegar, tetapi tidak ada jawaban dari Luna


"hufttt dasar anak gadisss!" geram Mamah, lalu menggedor-gedor pintu Luna


"Bentarr mahh" terdengar suara serak dari dalam kamarnya


ceklek


"astagaaa Angell!!! kamu kok belum siap!" kesal Mamah ketika melihat sang putrinya masih acak-acakkan dengan piyama hello kittynya


"masih ngantuk mah.." ucap Luna


"nanti kamu telat loh sayangg.." geram Mamah


"iyahh, bentar 5menit lagi!" ucap Luna


"pokoknya kalo kamu gak turun 15menit lagi! mamah buang kucing-kucing kamu!" ancam Mamah lalu beranjak pergi dari kamar Luna


"YAHHHH!!! JANGAN DONG MAH! 5MENIT LAGI ANGEL TURUN!" panik Luna langsung bersiap-siap mandi


10menit kemudian


"mamah! angel sekolah dimana?" tanya Luna yang sarapan


"sekolah diSMA Antariksa Bangsa."


"mamah disini sibuk lagi?" tanya Luna


"semoga aja gak terlalu sibuk ya sayang.." ucap Mamah terlihat bersalah karna putrinya haus dengan kasih sayang orang tua


"yaudah, Angel udah selese makan. Angel berangkat dulu mah," pamit Luna mencium punggung tangan mamahnya


"hati-hati sayang, jangan buat masalah lagi!" ucap Mamah


"GAK JANJI MAH!" teriak Luna yang berada diluar rumah


Luna berjalan kaki kehalte bus, padahal Luna memiliki kendaraan Ninja dan Mobil honda jazz yang pastinya keduanya sudah dimodifikasi


"Angel kangen pahh bangg.." batin Luna


tin tin


bunyi klakson dari Bus, membuat terbuyar lamunan Luna. Luna bergegas memasuki bus tersebut.


×××


Luna sekarang berada ditengah gerbang SMA Antariksa Bangsa. Luna menjelajah matanya melihat-lihat semua yang ada dihadapannya sekarang.


"semoga ini yang terbaik buat angel! aamiin.." Batin Luna, Luna dengan percaya diri mulai memasuki lingkungan sekolah barunya


Semenjak Luna turun dari Bus dan terdiam ditengah gerbang. Luna menjadi bahan tatapan dan omongan.


Luna melihat-lihat sekitar mencari seseorang yang Luna yakin akan membantunya. Tiba-tiba ada yang menepuk bahu Luna


"permisi?.." panggil Cewe yang menepuk bahu Luna


"Lu murid baru? nyari ruangan kepala sekolah?" tanya cewe itu


"iyaaa, ak—"


"gak usah formal gitu! pake lo-gw aja," ucap cewe itu


"iya, boleh tunjukin yang mana?" tanya Luna


"pastilah.skuy ikut!!" ucap Cewe itu langsung menarik tangan Luna


"*murid barunya cakep woy!"


"kelas 11 tuh, moga aja sekelas ama gw!"


"anjir! anak baru ama Letta."


"kalo ada Naya abis dah tu murid baru!"


"moga aja murid barunya gak ikuttan jadi badgirl*."


Luna sudah biasa menjadi bahan omongan maupun tatapan, Tapi Luna sekarang murid baru kenapa jadi bahan omongan dan diomongan mereka terdengar membicarakan badgirl


"oh iya. kenalin gw Aletta Anastasya panggil Letta," Letta menyalami tangannya untuk berkenalan dengan Luna


"Luna Angelia Adara, panggil Luna." Luna menerima salam Letta


"gw badgirl!" to the point Letta, ternyata Cewe yang disampingnya juga badgirl baru saja Luna memahaminya


"ohhh, kelas berapa btw?" tanya Luna


"kelas 11 IPS,"


"emmm, moga ae kita sekelas!" harap Luna, karna pastinya akan seru kalau Dirinya dan Letta bersama


"gw anter sampe sini ae! lu tinggal lurus belok kanan sampe dah." ucap Letta


"gw males denger ceramahan kepsek hehe.. duluan Lun!" ucap Letta langsung lari


kring kringg kringgg kringggg


Terdengar lonceng masuk Ketika Luna mau mengetok pintu. Luna menarik nafas dalam memberi ketenangan dihatinya


tok tok tok


"masuk" terdengar suara dari dalam ruangan, Luna dengan hati-hati membuka pintu


"permisi pak.." ucap Luna seraya memasuki ruangan kepsek


"kamu Luna Angelia Adara? murid baru?" tanya pak kepsek


"iya pak."


"sebentar, saya panggilkan wali kelas kamu!" pak kepsek selagi menghubungi yang akan jadi walasnya, Luna mengedarkan pandangan keseluruh penjuru ruangan.


tok tok tok


Luna lagi-lagi terkejut dan tersadar akan lamunannya


"masuk!""


"permisii..." terlihatlah wanita paruh baya memasuki ruangan itu. Wanita itu menatap Luna lalu tersenyum, Luna pun membalasnya dengan sopan


"Ibu Mira, murid baru ini yang akan memasuki kelas Ibu!" ucap Pak kepsek lalu diangguki oleh Ibu Mira


"siap, baik pak!" ucap bu Mira


"Luna, Bu Mira akan menunjukkan kelasmu. ikutilah!" ucap Pak kepsek


"iya pak, makasih pak!" ucap Luna langsung bersalaman dengan Pak kepsek lalu mengikuti bu Mira


koridor saat ini sangatlah sepi, membuat kecanggungan yang ada antara Luna dan Bu Mira, mungkin hanya Luna!


"Kenalin saya Ibu Mirayanti, panggil aja ibu Mira. Ibu yang akan jadi walikelas kamu dan saya mengajar Bahasa indonesia" ucap Bu Mira


"saya Luna Angelia Adara bu, pindahan dari bandung hehe.." ucap Luna canggung


"kamu masuk kelas 11 IPS 1 ya." ucap bu Mira


"hah?!" kaget Luna, membuat bu Mira menatap binggung Luna.


"kenapa kamu?!" heran Bu Mira, lalu dibalas cengiran oleh Luna


kelas 11 ips 1 yang berarti Luna akan sekelas dengan Letta?!. itulah yang dipikirkan oleh Luna


"kamu tunggu dulu disini!" perintah Bu Mira, Luna mematuhinya lalu medongkakkan kepalanya, terlihatlah papan kelas 11 Ips 1!


Luna baru menyadari bahwa dirinya sudah berada diluar kelas barunya. lagi lagi Luna gugup.


"Luna ayo masuk!" panggil bu Mira yang sudah berada didalam ruangan. Luna melangkahkan kakinya memberanikan diri untuk memasuki kelas barunya.


"Nah! ini murid baru, namanya..?" ucap Bu Mira memberi arahan keLuna untuk menyebutkan namanya


"kenalin Saya Luna Angelia Adara, salam kenal." ucap Luna


"yang mau bertanya silahkan?!" ucap Bu Mira, Banyak siswa maupun siswi yang mengangkat tangan. Luna pun mencari keberadaan Letta, tetapi disemua penjuru ruangan itu tidak terlihat keberadaan Letta.


"yang mau bertanya saat istirahat saja ya!" ucap Bu Mira, membuat siswa maupun siswi kecewa.


"Luna, kamu duduk dipojok kanan itu ya." ucap Bu Mira menunjuk 1meja dan 2kursi kosong. Luna pun bergegas kemejanya itu


"Letta kemana?" tanya Bu Mira dengan tegas


"gak tau bu.." ucap Siswa dan Siswi disana, Bu mira hanya berdengus pelam


"Ibu halimah! Saya pamit dulu, makasih sudah memberi waktu luang." ucap Bu Mira


"Iya bu Mira, sama-sama" ucap Bu Halimah selaku guru yang mengajar dikelas ini


sepeninggalan ibu Mira dari kelas 11 IPS 1. Luna paham kenapa dua tempat duduk kosong, yang satu pasti punya Letta dan Letta pasti tidak mempunyai teman sebangku.


"Haiii gw Kanaya Keitha, panggil Naya!" ucap gadis yang berada dikursi depan


"ak—"


"udah tau! gakusah perkenalan lagi." ucap Naya, hanya dibalas senyuman oleh Luna


"NAYA! LUNA! kalau mau bicara nanti saja istirahat!" ucap bu Halimah. Lantas Luna maupun Naya langsung duduk sigap menghadap papan tulis.


ternyata pelajaran bu halimah ini, pelajaran Ekonomi! yang pastinya sangat digerami oleh Luna. Luna lebih suka dengan pelajaran Ekonomi daripada Matematika, meskipun keduanya sama sama menghitung.


Luna mendengarkan setiap inci penjelasan dari Bu Halimah, karna Hari pertama Pembelajaran Ekonomi dibahas.


×××


3jam berlalu, menit-menit terakhir yang ditunggu siswa maupun siswi


kring kringg kringgg


Lonceng istirahat! itulah yang ditunggu-tunggu akhirnya datang.


"Sampai disini dulu pembahasan materi kita, saya permisi" ucap bu Halimah langsung beranjak pergi