With You and Change

With You and Change
Kemah



gdor gdor gdor


"ANGELL!! LETTA!! NAYA!!" teriak Mamah, tetapi tidak ada respon dari ketiga gadis itu


"BANGUNNN SAYANG!!" teriak Mamah


"ANAK-ANAK MAMAH! KATANYA MAU KEMAH!" ucap Mamah


ceklek


tampaklah ketiga gadis dengan piyama, rambut urak-urakan dan wajah khas bangun tidur


"udah jam 5 pagi! mandi nanti kalian ditinggal bus!" ucap Mamah


"iyaa mah.." ucap ketiga gadis itu dengan suara seraknya


"KALO 20 MENIT GAK TURUN KUC—"


"IYA MAH!!!" panik Luna, Luna pun langsung ngancir mengambil handuk, Tidak seperti kedua temannya yang kembali kekasur


"WOY KEBO! BANGUN ASU!" panik Luna


"nanti Lun! mimpi gw belum ending!" ucap Letta


"nanti Lun roh gw masih dalam mimpi!" ucap Naya


"BODOAMAT POKOKNYA AYOK! MANDI BARENG!!" ucap Luna sambil mencipratkan air


"HUJAN! HUJAN!" panik Letta


"Elahhh cepet!!!" geram Luna menarik tangan kedua temannya untuk dibawa kekamar mandi


byurss


"HUWAAA DINGINNN!!"


×××


"Sopan sedikit kek sama tamu!" gerutu Letta yang kesal gegara Dirinya dan Naya disiram oleh Luna


"tau! masih pagi gini disiram air dingin! beku gw!" ucap Naya


"untung lu beku! lah gw bisa-bisa jadi mermaid!" ucap Letta


"bacot kelen! daripada kucing gw dibuang mamah!" ucap Luna


"ayo cepet turun!" ucap Luna yang geram melihat kelemotan kedua temannya itu


"bodolah! makanannya gw abisin!" ucap Luna langsung ngancir


"EH SISAIN GW!" panik Letta lalu mengejar Luna


"GW JUGA!" ucap Naya


"MAMAH!!" panggil Luna


"Didapur sayang!" ucap Mamah


"pagi mamah!!" ucap Luna mencium kedua pipi mamahnya itu


"pagi juga anak mamah tersayang," ucap Mamah membalas ciuman pada anak gadisnya itu


"pagii mamahh!" ucap Letta dan Naya memeluk dan mencium pipi mamah secara bergantian


"pagi juga sayang.." ucap Mamah membalas pelukan dan ciuman kepipi Letta dan Naya


"nih sarapan dulu.." ucap Mamah membagikan 3 piring


"Mamah ya yang nganter kita!!" pinta Luna


"iyaa mamah aja yaa!!" bujuk Letta


"iya mah! soalnya Naya males bawa mobil pagi-pagi hehe," ucap Naya


"iyaa mamah yang nganter! kalian fokus makan aja!" ucap Mamah


×××


Ketiga gadis itupun diantar oleh Mamah Luna kesekolahan, diperjalanan dimobil hanya penuh canda tawa


"Mamah jadi kebandung juga?" tanya Luna


"Kayanya enggak deh sayang, tapi liat nanti!" ucap Mamah


"Ohh, kalo mamah jadi kebandung samperin Angel ya mah!" ucap Luna


"Iya sayang.." ucap Mamah sambil mengelus-elus rambut Luna


Ketiga gadis itu dan Mamah Luna, sudah memasuki parkiran sekolaham SMA Antariksa Bangsa


"Ayoo! Mamah anter keBus kalian!" ucap Mamah


"Ayok mah!" ucap Luna


Ketiga gadis itu berjalan berdampingan dengan Mamah Luna, yang pastinya menyita perhatian siswa maupun siswi


"Eh mamah kok gak liat Davi, Ravi sama Alfi?" Heran Mamah


"Nanti mamah ke—"


"MAMAHHHH!!" teriak dua remaja yang sepertinya baru saja sampai, itu adalah Ravi dan Alfi. Dua remaja itu berlari gembira sembari merentangkan tangan


"Mamahhh!!" ucap Ravi dan Alfi yang langsung memeluk Mamah Luna. Lagi-lagi siswa dan siswi tercengang akan sifat Ravi dan Alfi sangat terbanding terbalik


"Haiiii anak mamah!" ucap Mamah membalas pelukan dua remaja itu


"Mamahh!! Alfi kangen tau gak.." rengek Alfi seperti anak kecil


"Mamah juga kangen sayang!!" ucap Mamah sambil mencium kedua pipi Alfi


"Alfi aja nih yang dicium! Ravi enggak oke!" ucap Ravi sambil menyilangkan kedua tangannya


"Dasar kamu Rav, sini mamah cium juga!!" ucap Mamah lalu mencium kedua pipi Ravi


"Yahhh aku dilupainn.." ucap seorang cowo dibelakang Ravi dan Alfi, siapalagi kalau bukan Davi


"Haii anak mamahh!!" ucap Mamah langsung memeluk Davi dan mencium kedua pipi Davi


"Yang cewe yang mana! Yang manja siapa!" sindir Letta


"Bener, jadi cowo manja bat!" ucap Naya. Kedua gadis itu iri dengan ketiga remaja itu, tidak dengan Luna dirinya malah tersenyum sangat manis melihat interaksi mamahnya keDavi, Alfi dan Ravi


"Wajarlah! Kemaren lu nginep dirumah mamah!" ucap Ravi


"Tau gak mah! Kita gak dibolehin nginep masa sama anak cewe mamah itutuh!" ucap Alfi mengadu kemamah


"Hahaha, kalo mau nginep langsung aja kerumah mamah! Pintu rumah mamah terbuka lebar buat kalian semua.." ucap Mamah Luna


"Anak cowo mamah kok ngeselim banget sih!" geram Letta


"Udah-udah kalian masuk bus gih! Nanti ketinggalan loh!!" ucap Mamah


"Gak mungkin ditinggal mah! Orang kita udah disampingnya," ucap Ravi


"Yaudah terserah kalian dehh!!" pasrah Mamah


"hahaha Ravi bercanda aja Mamahhh!!" ucap Ravi lalu memeluk belakang mamah Luna


"iyaa sayang, mamah tau kok" ucap Mamah mengelus-ngelus rahang Ravi


"kita foto yok mah!" tawar Alfi


"mamah ayok ayok aja!" ucap Mamah


"siapp, ntar Alfi cari orang minta fotoin!" ucap Alfi


"AISYAHHH!!" panggil Letta karna sedair tadi Alfi tidak memanggil siapapun


"kenapa Let?" tanya Aisyah


"fotoin yaa!!" ucap Letta


"iya hpnya?" tanya Aisyah


"nih!" ucap Alfi mengasihkan hpnya


"Mamah ditengah!" ucap Letta


"ntar ntar Letta atur barisannya!" ucap Letta


"mamah ditengah, sebelah kanan Luna, Letta ama Naya. sebelah kiri Davi, Ravi ama Alfi! terus ganti nanti posisi!" ucap Letta


"okee siappp!" Ketiga gadis/Remaja dan mamah pun mengambil posisi masing-masing


"satu dua, ti—"


cekrek


"-ga"


"jan ubah posisi dulu, sekarang kita semua gayanya berpelukan!" ucap Letta


"yah Let! masa gw ngepeluk Ravi!" protes Alfi


"kalo gak mo ikut foto sana gakusah!" ucap Letta, Alfi pun mau tau mau memeluk Ravi


"satu dua ti—"


cekrek


"-ga"


"sekarang ganti posisi!" ucap Letta


"Lun lu dibelakang Naya! Dav lu dibelakang Alfi!" perintah Letta. Luna dan Davi pun mengambil posisi dan sekarang disebelah Kanan Mamah Letta, Naya dan Luna, disebelah kiri Mamah Ravi, Alfi dan Davi.


"satu dua ti—"


cekrek


"-ga"


"lagi! lagi! gayanya finger heart!" ucap Letta, semuanya pun tidak ada yang protes apa yang dibilang Letta diiyakan saja


"sip! ganti posisi lagi! Rav lu kebelakang Davi!" ucap Letta. Posisinya jadi disebelah Kanan Mamah Naya, Luna dan Letta, disebelah kiri Alfi, Davi dan Ravi


"satu dua ti—"


cekrek


"-ga"


"gayanya gw ama Naya nyium pipi Mamah! kelen berempat peluk kita!" sekarang Alfi yang merintah gayanya


"okee!!" tidak ada yang membantah ucapan Alfi


"satu dua ti—"


cekrek


"-ga"


"huftt udah deh! cape!" ucap Luna


"iya mamah juga cape!" ucap Mamah Luna


"makasihhh ya syah!" ucap Letta


"iya sama-sama!"


"saya pamit dulu!" ucap Aisyah


"makasihh syah!" ucap mereka serempak


"iya nak! terima kasih ya!" ucap Mamah


"iyaaa, iya tante.." ucap Aisyah lalu beranjak pergi


"udah kalian masuk bus gih! udah jam 05:55! mamah juga mau pulang," ucap Mamah


"iya mah! mamah hati-hati dijalan!" ucap Luna


"iya sayang," ucap Mamah


"MAMAH HATI-HATI DIJALAN!" ucap Letta, Naya, Ravi, Alfi dan Davi serempak


"iyaaa sayang!!" ucap Mamah terkekeh geli melihat sifat teman-teman Luna yang sudah beliau anggap Anak sendiri


"buat anak cowo mamah! jagain anak cewe mamah ini yaa! jangan sampai lengah kalian!" ucap Mamah


"siap mamah!" ucap Ravi, Alfi dan Davi


"buat anak cewe mamah! jaga anak cowo mamah, takutnya disukain ama penghuni dihutan sana!" ucap Mamah


"hahaha, iyaaa mamah!!" ucapp Luna, Letta dan Naya


"mamah pulang yaa! jaga diri baik-baik kalian!" ucap Mamah


"dadah mamah!" ucap mereka serempak


"dadah juga sayang.."


"mamah.."