With You and Change

With You and Change
Amarah



tok tok tok


"Angell, bangun!" ucap Mamah


"ANGELLL!!" teriak Mamah


ceklek


"kebiasaan, mandi angel!" ucap Mamah yang sudah tidak heran dengan kelakuan putrinya itu


"iya mah.." ucap Luna


"10menit harus udah ada dimeja makan!" perintah Mamah lalu beranjak pergi


"ishh masih ngan—"


"KALO TIDUR LAGI KUCING KAMU MA—"


"ENGGAK KOK MAH! ANGEL MANDI INI!" Luna pun bergegas mandi


7 menit kemudian


Luna sudah rapi dengan seragamnya


"sip dah cantik!" ucap Luna


Lunapun bergegas kedapur, terlihatlah Mamahnya yang lagi sibuk menyiapkan makanan


"Mamah masak apa?" panggil Luna


"Masak nasi goreng sayang," ucap Mamah


"Angel bantu ya mah.." ucap Luna


"Gak usah ngel! udah masak juga," ucap Mamah


"yahhh.." lirih Luna


"kamu siapin piring aja," ucap Mamah


"nahhh siapp!" Luna bergegas menyiapkan piring dan gelas


"ini mah," ucap Luna menyodorkan piring


"Mamah gak kerja?" tanya Luna


"kerja, abis kamu berangkat sekolah.." ucap Mamah


"Mahh anterin Angel ya.." pinta Luna


"kamu gak pake bus lagi?" tanya Mamah


"Angel lagi males jalan mah! hehe," kekeh Luna


"ohhh, iyaa mamah anter!" ucap Mamah


"Yes!"


×××


"Dadah mamahh..." pamit Letta dengan mencium kedua punggung tangan Mamahnya


"iya sayang, hat—"


"MAMAHHHHH!" teriak dua gadis yang berlari keArah Luna dan Mamahnya, siapa lagi kalau bukan Letta dan Naya


"Mamahhhh!" seru Letta dan Naya lalu memeluk Mamahnya Luna


"Hai sayang.. gimana kabarnya?" ucap Mamah yang juga membalas pelukan Letta dan Naya


"Baik mah.." ucap Kedua gadis itu serempak


"yaudah kalian masuk sana! nanti gerbangnya ditutup loh.." ucap Mamah


"Siapp mamah!" ucap Luna, Letta dan Naya


"kita cari ilmu dulu mah! doain moga kita sukses!" ucap Letta


"Aamiin, ud—"


"Mamah!" panggil seorang cowo yang memakai kacamata, siapa lagi kalau bukan Davi


"Davi?" heran Mamah


"Iya mah!" ucap Davi sambil menyalimi punggung tangan Mamah Luna


"kalian berempat udah sana masuk!" ucap Mamah


"Belajar yang rajin ya kalian!" ucap Mamah


"iya mamah! mamah hati-hati ya.." ucap Luna


"MAMAH HATI-HATI!" ucap Letta, Naya dan Davi


"iya anak-anak mamah!" ucap Mamah, Mamah Luna pun memasuki mobil tetapi Letta, Luna, Naya dan Davi masih belum beranjak dari tempatnya


"KALIAN BEREMPAT TIDAK MAU MASUK!" teriak cowo yang memakai almameter


Luna, Letta, Naya dan Davi bergegas memasuki lingkungan sekolah, meninggalkan Mamahnya yang entah membuat Mamah Luna merasa bingung dan kaget


"anak itu?!" batin Mamah


×××


"Kalian! kenapa masih diluar?!" tanya Liam, ketika Lunadkk sudah memasuki gerbang


"suka-suka gw lah!" ucap Luna lalu beranjak pergi


"baru jadi ketos aja belagunya warbiasah bat!" sindir Letta lalu menyusul Luna


"maaf ya kak!" ucap Naya dan Davi serempak


"huft... iya gakpapa! udah kalian kelapangan," ucap Liam


"iya kak!" Naya dan Davi pun langsung menuju kelapangan


kring kringg kringgg kringggg


semua siswa dan siswi pun berhamburan menuju lapangan


"Lu didepan!" ucap Letta keLuna


"males gw! gw mau paling belakang!" ucap Luna


"gw ikut!" ucap Letta


"syah kedepan! gw males paling depan!" suruh Letta ke Aisyah yang siswi berbaris paling belakang


"mager juga gw Let!" ucap Aisyah


"mau kedepan? or mauuuu ke—"


"gw kedepan aja!" ucap Aisyah lalu menarik Widya teman seperbarisannya


30menit kemudian


"huftt cape!" lirih Luna


"bener, pen pingsan gw!" ucap Letta


"diem! bentar lagi selese!" ucap Naya yang baris didepan Luna


"bentar lagi selese!!!" ucap Luna sambil memukul mukul kakinya


"1 menit lagi!" ucap Letta


"30 detik lagi!"


"1 2 3!"


"PENGUMUMAN PENGUMUMAN JANGAN BUBAR DULU!" teriak Pa Ami


"*apalagi sih!"


"duhhh ribet bat sih tu guru!"


"pegelll woy pegel!"


"astogehhh!"


"hauss, cape, pegel, panas*!"


keluh kesah siswa dan siswi terdengar, bahkan Luna dan Letta pun berdecak sebal lalu menyumpah serapah dibatinnya


"Minggu depan kita Ulangan 1 semester! kalian yang ngerasa nilainya masih ada ksosong segera hubungi guru yang bersangkutan! paham semua!" ucap Pa Ami


"kalau begitu kalian diperbolehkan bubar!" ucap Pa Ami


"yahhh mingdep ulangan!" kesal Letta


"tapi abis ulangan kan kemah donggg!" ucap Naya


"kemah?! beneran?!" kaget Luna


"iya emang kek gitu tradisinya abis ulangan selalu kemah," ucap Naya


"widihhh! rame tuh!" ucap Luna


"iya rame! tapi harus ulangan dulu!" kesal Letta


"nikmati ae lah!" ucap Luna


"ishh!"


"udah diem! ibu udah dateng!" tegur Naya, Kefua Gadis itupun mengambil tempatnya


×××


Ketiga gadis setelah perutnya merasa penuh dan mereka mager untuk kembali kekelas berakhirlah nongkrong diRoftoop. Siapa lagi kalau bukan Luna, Letta dan Naya


"Boring gw anjay!" kesal Luna yang dari tadi tidak bisa diam


"main ep ep kuy!" ajak Naya


"halah nub ep ep, pabji dung!" ejek Letta menampilkan layar hpnya


"mo perang or mau bertamu ada pintu?" ejek Naya


"halah game buriq!" ejek Letta


"asu! game ada pintu ngakak dong!"


"game 8 bit doang anjayyy! buriq!"


"bertamu mbak?"


"buriq dong!"


"game malah mo bertamu!"


"game cuma 8 bit doang!"


"STOP! mending maen ML!" kesal Luna


"ML?" ucap Letta dan Naya sambil berekpresi 🌚🌚🌚


"MOBILE LAGEND! JAN NGERES OTAK KELEN!" geram Luna


"kuy! main EmEl!" ucap Letta


"kuy lah!!"


"gw pake hanabi!" ucap Luna


"gw pake jhonson!" ucap Letta


"gw pake karina!" ucap Naya


"rank woy rank!" ucap Luna


"undang gw Let! Lun!" ucap Naya


"gw undang kelen berdua ntar!" ucap Luna


"atas! woy atas!" ucap Luna


"masuk nobil gw woy!" ucap Letta


"bantuin gw woy! sekarat ini sekarat!" panik Naya


"anjayyy! fanny darat!" ucap Luna


"serang lord weh! turret musuh sisa 2!" ucap Naya


"Lu berdua aja! gw jaga-jaga biar gak ketauan kelen nyerang lord!" ucap Letta


"Eh eh eh! bantuin woy ada alucard!" panik Luna


"gw otw! gw otw!" ucap Letta


"mampus para war! mana Fanny ama Harley dah mati!" sumpah serapah Luna


"An ally has slain Lord"


"Mantap Nay!" seru Luna dan Letta


"*Double Kill"


"Triple Kill"


"Maniac"


"Savage*"


"YUHUUUU SAVAGE GAES GAES!!" seru Luna


"halah nyampah!" ucap Naya


"Ace"


"maju weh! maju serang Altar!" ucap Luna


"skuy!"


"kalian ngapain?" tanya seorang cowo dibelakang ketiga gadis itu


"mainlah! gak liat?!" ucap Letta tanpa menoleh kebelakang


"kenapa gak masuk?"


"males! mager! bosan! cape! pokoknya M.A.L.E.S!" ucap Luna


"masuk sekarang!" perintah cowo itu


"diem deh lu! udah mo menang juga!" protes Naya


"VICTORY"


"YUHUUUUU! MENANGGGGG!" seru ketiga gadis itu, tanpa menghiraukan cowo dibelakang mereka yang sudah melipat tangannya didada


"ekhem!" Luna, Letta dan Naya pun dengan serempak menengok kebelakang, Ternyata itu adalah LIAM!


"eh! ka liamm.." cengir Naya


"hai ketos.." ucap Letta, sedangkan Luna hanya menatap tajam Liam bahkan dengan ekspresi tajam


"jam berapa sekarang?!" tanya Liam dengan datar


"punya jam kan? ngapain tanya!" ucap Luna seperti mengejek


"kalian tau aturan gak?!" tanya Liam


"tau gak yaaa... kepo bat sih lu!" ucap Luna


"Luna! anda itu murid baru gak usah sok jagoan!" tegur Liam


"masa?! mau gw murid baru kek! mau gw gimana kek! ngurusin amat lu ama kehidupan gw!" ucap Luna


"apa jangan-jangan elu sukaaa ama gw!" ucap Luna


"kalo saya emang suka sama anda gimana?!" ucap Liam menatap tajam Luna bahkan ucapannya terdengar serius


"Masnya jan sok ganteng! gw jijik sendiri ama cowo kek elu!" ucap Luna lalu beranjak pergi meninggalkan kedua temannya dan Liam


"Kalian berdua bersihin toilet! ajak teman kalian yang pergi tadi!" ucap Liam lalu ikut meninggalkan Letta dan Naya


"Luna kagum gw berani bat ama Ka Liam!" ucap Letta


"udah ayok kita cari Letta!" ucap Naya


×××


"kesel bat gw ama ntu ketos!" gumam Luna yang sedari tadi menyumpah serapah Ketua osis a.k.a Liam


"kalo gak disekolahan udah gw penyek-penyek ntu ketos!" kesal Luna


"sangat menarik dan berbeda!" gumam seseorang