
"bapak akan membagikan kelompok utnuk satu tenda!" ucap bapak Saptadi selaku kepala sekolah SMA Antariksa Bangsa
"kelas 10, satu tenda 6 orang! kelas 11, tenda isinya 3 orang! dan kelas 12, isinya 4 orang!" ucap bapak Saptadi
"PAK! NAYA AMA LETTA AMA LUNA!" teriak Naya
"tid—"
"yahh pak! kan Naya temenan banget ama Letta! terus kalo Luna kan dia murid baru! kalo dia dibully terus dibawa kehutan terus dibu—"
"iya kalian setenda!" ucap Bapak Saptadi yang hanya pasrah dengan kelakuan 2 gadis badgirl itu
"Pak! saya ama Alfi sama Davi!" ucap Ravi
"iya terserah kalian! asal kalian berenam awas aja ngebuat masalah!" ucap bapak Saptadi
"SIAP BAPAK! BAPAK EMANG TERLOVE-LOVE!!" ucap Kelima orang itu yang pastinya Davi tidak ikutan
"selain keenam siswa siswi itu. tidak ada yang boleh menentukan sendiri!" ucap Bapak Saptadi, siswa dan siswi disana pun hanya mendesah pelan dan terlihat iri oleh keenam orang itu
"SUDAH JELAS SEMUANYA?!" tanya Bapak Saptadi
"Sudah pakk!!"
"silahkan kalian ketenda! tenda yang sudah disediakan untuk masing-masing kelas!" ucap Bapak Saptadi
"Baik pak!!"
Semua siswa kelas 10-12 pun mengambil tempat tenda masing-masing yang telah disedikan dari sekolahan, jadi siswa dan siswi tidak perlu repot-repot untuk membangun tenda
"sumpaa cape!" keluh Luna yang langsung berbaring didalm tenda
"hooh, Awww asu!" Letta yang juga mau berbaring disamping Luna punggungnya malah terkena batu
"njir sakit! runcing bat ni batu!" gerutu Letta
"ni Tenda emang muat buat kita bertiga?" tanya Naya
pletak
"Ya muatlah!" geram Letta dengan menjitak kepala Naya
"ya santai dung dugongg!" kesal Naya
"dugong mata lu ilang! gw langsing gini dibilang dugong!" geram Letta
"DIAM BISA GAK SIH! gw itu cape asu!" ucap Luna yang sedari tadi mau tidur tidak bisa
"udah udah tidur!" ucap Naya
"panas woy! jan deket deket!" ucap Luna, Kedua gadis itu memeluk Luna alhasil didorong oleh Luna karna kepanasan
"ck asu!" ucap Naya mengambil kipas elektronik miniso
"nih pakai!" ucap Naya mengasih kipas angin itu keLuna dan Letta, lalu berbaring disamping Luna
"njir lu bawa berapa?" tanya Letta
"bawa 6," ucap Naya
"banyak bat su!" ucap Letta
"gw juga bawa padahal!" ucap Luna
"udah pakai ntar kalo abis batrei baru diganti biar gak kepanasan!" ucap Naya
"pinter juga.." ucap Luna dan Letta
"udah-udah tidur! ntar 3 jam lagi kumpul!" ucap Naya
Siswa dan Siswi Antariksa Bangsa diperbolehkan tidur untuk mengisi tenaga. Acara akan dimulai pukul 3 sore, ada waktu sekitar 4 jam untuk keJam 3 sore
×××
"Lunn!! Lett!! Nayy!!" panggil seseorang didepan tenda ketiga gadis itu
"Lunn!!"
"Lett!!"
"Nayy!!"
Ketiga gadis itu masih tertidur pulas menghiraukan panggilan dari luar tendanya itu
"LUNAA!!"
"LETTA!!"
"NAYA!!"
srett
"APANSIH!" bentak Letta padahal matanya masih tertutup
"masih molor ternyata! cepet siap-siap terus makan! acaranya mau dimulai!" ucap Aisyah
"ck! iye iye!" ucap Letta
srettt
Luna pun menutup kembali Tendanya tanpa menghiraukan Aisyah dan Widya yang masih didepan tendanya
"Asu! gak tau terimakasih lo!" ucap Aisyah, Letta tidak menghiraukannya
puk puk puk
"bangun woy!" Letta memukul pipi Luna
"hmm.. apaansi Let!" ucap Luna dengan suara serak
"bangun! siap-siap disuruh makan, terus mau kumpul!" ucap Letta
"ck, bentar lagi!" ucap Luna
"Gakk! lu harus bangun!" ucap Letta menarik tangan Luna untuk duduk
"woy dugong! bangun!!" ucap Letta membangunkan Naya
"ck! diem napa su!" ucap Naya
"diem,diem! cepet bangun! kita siap-siap terus makan! udah mau kumpul!" ucap Letta
"ck bacot lu dugong!" geram Naya
"dugong hina dugong!" ucap Letta
Ketiga gadis itupun keluar dari tadi menuju toilet dengan membawa baju ganti dan botol minuman untuk cuci muka
"3 hari disini gak mati apa ya?" ucap Letta
pletak
"ya lu jangan ngomong gitu dugong!" ucap Naya
"ngomong jan sembarang! kita ditengah hutan!" ucap Luna
"iya iya maaf.." ucap Letta
"WOY!" Ketiga gadis itupun membalikkan badan ternyata yang memanggil mereka adalah Ravi dan Alfi
"mo kemana?" tanya Ravi
"davi mana?" tanya Luna
"jawab dulu pertanyaan gw!" ucap Ravi
"ck gak penting!" ucap Luna lalu beranjak pergi
"mau ketoilet Rav!" ucap Letta
"ohh hati-hati" ucap Rav
"iy—"
"perlu dianterin gak?" tanya Alfi
bugh
"mesum lo!" ucap Naya lalu mengejar Luna
"Eh tungguin!" teriak Letta
"dahh duluan!" ucap Letta lalu mengejar Naya dan Luna
×××
"nyebelin bat sih pacar lu tuh! gw tanya davi dimana malah gak dijawab!" gerutu Luna
"astagaaa Lun!! suka ya lu ama davi?" curiga Naya dan Letta
"KALIAN CEPAT MAKAN! JANGAN MENGGIBAH SAJA!" ucap Liam menegur ketiga gadis itu
"bacot lo!" ucap Luna, sontak Naya pun menyenggol kaki Luna
"apaansih!" ucap Luna, Luna pun menatap Liam yang berada didepannya
"kenapa? gak suka gw bilang bacot?" ucap Luna dengan santai
"jaga sopan santun anda!" ucap Liam
brak
"gak usah sok ngatur hidup gw!" ucap Luna dengan menggebrak meja lalu pergi meninggalkan makanannya yang belum habis
"aduh ketos! lu kalo mo ngajak ribut jan waktu yang gak tepat dong! dia itu belum makan dari pagi tadi! makanannya belum habis! malah elu ganggu!" kesal Letta lalu beranjak pergi
"kalo mau dihormati! jan berlaku seenaknya ketemen saya kak!" ucap Naya entah kenapa Naya juga ikut kesal dengan Liam
Ketiga gadis itu sudah tidak nampak lagi diruang makan sekolahan itu, hanya Liam terdiam diri
"maaf.. hanya ini caranya!"
×××
"untung aja kita banyak beli makanan!" ucap Letta yang sedang melahap roti
"gak sia-sia berat-berat tas gw bawa ni makanan!" ucap Naya
"berat apaan! isi semua tas cuma makanan ringan ama roti ama susu!" ucap Luna
"eh! tapi ada 6 buah Kipas angin sama keperluan kita mandi!" ucap Naya
"sip begonya dah mendarah daging!" ucap Luna
Naya isi semua tas ranselnya membawa Makanan, Kipas angin dan keperluan Mandi. Luna isi semua tas ranselnya pakaiannya dan pakaian Naya. Letta isi semua tas ranselnya pakaiannya dan sarung untuk ketiga gadis itu. ada juga totebag yang isinya cuma sendal, Pelembab bibir, lipstik, bedak bubur bayi dan senter. Yang terakhir ada kresek putih besar yang isinya 3 buah sepasang sepatu. itulah perlengkapan ketiga gadis itu
"UNTUK SEMUA SISWA DAN SISWI DIMOHOn BERKUMPUL!!" ketiga gadis itupun bergegas untuk ketengah lapangan
"sore ini kita akan mengadakan lomba! lomba kekompakkan kelompok! sekarang bapak akan membagikan kelompok!" ucap Bapak Saptadi
"kelompok 5 : Mutiara 10 Ipa 1, Muhammad Reza 10 ips 1, Ramadhani 10 ips 1, Bara Davi 11 Ipa 2, Luna Angelia 11 ips 1, Aletta 11 ips 1, Kanaya 11 ips 1 dan Fendi Setiawan 11 ipa 2!!"
"yahhh pak! kok kita berdua gak dibuat dikelompok 5 sih?!" protes Alfi
"Iya pak! cowonya ganti ama kita aja pak!" Ravi pun juga ikut protes
"tidak bisa diganggu gugat! ini keputusan bapak!" ucap Bapak Saptadi
"yaelah.." lirih Ravi dan Alfi
"JADI SEMUANYA ADA 25 KELOMPOK MASING-MASING KELOMPOK HARUS INGAT BERAPA ORANG DIDALAM KELOMPOKNYA ITU!"
"SELURUH KELAS 12 DAN SEMUA ANGGOTA OSIS KELAS 10 MAUPUN 11, KALIAN YANG AKAN JADI PANITIA! PAHAM?!"
"PAHAM PAK!"
"Silahkan Panitia siapkan lombanya!" ucap bapak Saptadi
"siap laksanakan!" ucap seluruh panitia