
"aku melakuan ini untukmu,demi kamu"
aku sudah memeriksa semua data tentang CEO mesum ini,dia bukan hanya brengsek,tapi perusahaan yang berada di bawah tangannya ternyata juga terlibat dalam jual beli pasar gelap.
"Dia menginginkan tubuhmu Marsya"
"Lalu kenapa,aku bisa menjadi nyonya dengan memberikan tubuhku"
Arsya melempar tas nya ke wajah cantik sang adik.
"Apa kau gila,kau hanya penghangat ranjang baginya,bukan untuk menjadi istri"
Sebenarnya aku membenci adik ku ini,dia dicintai oleh orang yang aku cintai,dan itu membuatku sangat menderita.
Aku ingin sekali melihat Marsya hancur,tapi aku tak tega dengan Niki,seberapa pun kerasnya aku merebutnya,Niki tetap tidak melihatku,hanya ada Marsya dihatinya.
Tapi sibodoh ini...
arrrhhhgg
aku mengacak acak rambut Marsya dengan geramnya
"heiiiii,,"
"Ayo tidur,aku lelah"
kami kembali kekamar masing masing,seperti biasa Marsya tak bisa berlama lama marah terhadapku.
"Sya,kapan papa pulang"
Ia berteriak dibalik tembok.
"mungkin lusa"
"apa.."
aku meraih ponsel yang ku lempar keranjang dan duduk dimeja kerjaku.
yaaa sebutlah seperti itu,meski aku bukan pekerja kantoran.
"hei kutil,apa kau ingin merobohkan dinding"
"😒😒 kapan papa pulang"
"bukankah kau senang saat mereka tak dirumah"
"jawab saja pertanyaan ku"
"lusa"
"Ayo kita jemput dibandara"
"kau saja,aku sibuk"
"apa kau punya pacar Sya,orang bilang kalau kita kembar,mungkin saja kita akan menyukai seseorang yang sama"
"mungkin"
"Niki"
"bisa jadi"
Lalu ku dengar Marsya tertawa nyaring,mungkin ia mengangap itu sebuah lelucun,tetapi persaan ku tak bisa dibohongi,aku begitu menggilainya.
Niki Niki Niki nama itu memenuhi setiap ruang di otakku.
FIUMICINO AIRPORT
Bandara ini secara resmi bernama Bandara Internasional Leonardo da Vinci-Fiumicino, namun lebih dikenal dengan nama Bandara Rome Fiumicino. Bandara ini merupakan bandara terbesar di Italia dan melayani ibu kota Roma. Dengan lebih dari 40 juta penumpang per tahun, Rome Fiumicino merupakan salah satu bandara tersibuk di Eropa.
"Hai ma,pah"
"Dimana kakakmu"
"Mungkin di perpustakaan"
"Anak ini memang tak berbakti,apa yang akan dia dapat dengan menjadi seorang penulis"
"sudahlah pa,biarkan kakak melakukan apa yang dia suka"
Mereka melanjutkan perjalanan kerumah.
Tuan Lerry sangat kesal kepada Arsya.
Arsya adalah anak pertama yang ia harapkan menjadi penerus bisnis keluarga.Dia tidak punya anak laki-laki.
Sedangkan Marsya,bukan orang yang cocok untuk perusahaannya.
Hanya Arsya yang mampu mengelola perusahaan dengan baik,dia kejam,licik dan pandai berbisnis,Dia melihat peluang dari segala arah,ia benar benar mewarisi bakat sang mama.
Tetapi dia lebih memilih bersembunyi dari dunia,senang nenyendiri dan menulis novel.
Ia selalu mengatakan bahwa Dia orang aneh.
...----------------...
"Siapa gadis cantik itu"
"lekuknya sangat indah dipandang,mau taruhan"
"Baiklah,kalau kau bisa mendapatkan nomornya,kau boleh membawa mobil baruku selama 2 bulan"
Pria itu duduk disebelah Arsya dan memberinya kopi panas.
"maaf,saya suka latte"
Dengan gaya cueknya.
Arsya berdiri,berjalan menghampiri buku dirak.
"Apa kau menjadikan aku taruhan,dengan teman bodohmu itu,mengesankan sekali"
Arsya tetap fokus pada bukunya,Pria jakung itu ikut berdiri dan menghampirinya.
Mengunci pergerakan Arsya dengan kedua tangannya,tetapi gadis itu tetap tenang.
"Parfum apa yang kau gunakan,kau wangi sekali cantik"
"oh yaa,apa kau ingin menyentuh tanganku sayang"sambil menatap tajam wajah lelaki itu..
"apa kau berdebar,saat ku sentuh wajahmu seperti ini"
Gadis ini sangat pandai mencari perhatian laki laki.
Dan tiba tiba Kraaakk 🥚🥚🍳🍳
ohh nooooo 😁