
Hueeekkk hukk hukk
Arsya berdiri di didepan westafel kamar mandi,gadis itu memuntahkan semua makan malam yang baru beberapa menit ia telan.
"Kenapa aku merasa aneh"
Arsya menyentuh perutnya.
Gadis itu menatap dalam ke arah kaca,pikiran nya langsung tertuju pada CEO NET.
Sementara diluar kamar,salah satu pelayan mendengar Arsya mual mual dan muntah.
Mereka saling bergosip di sela sela pekerjaannya.
Hal itu membuat Kepala pelayan Bibi Wang menjadi khawatir,pasalnya ia pernah mendengar dan melihat Nona pertama nya itu bermesraan dikamar bersama Adik iparnya sendiri.
Bibi Wang tidak tau apa yang harus dilakukannya,ia ingin sekali memberitahukan kejadian yang ia lihat tempo hari pada Marsya.
Tapi ia takut nona mudanya bertengkar kembali.
Diapun menjadi dilema.
"Bibi wang,apa yang terjadi tampaknya bibi sangat gelisah"
Arsya kembali menutup pintu kulkas dan menuang air ke gelas.
"Anu nona,hmmm..nona"
Bibi wang berbicara terbata
"Kenapa bi"
Arsya kembali meletakkan gelas yang ia pegang,mendengar bibi Wang berbicara tidak jelas Arsya kembali bertanya,,
"Ada apa bibi Wang"
Arsya bertanya dengan serius
"Para pelayan bergosip tentang nona Arsya,mereka bilang nonaa.. nona sedang hamil"
Praankkkkkk
Suara gelas jatuh kelantai,Arsya tak sengaja menyenggol gelas dipinggir meja.
Tangannya bergetar,ia pun beranggapan sama dengan para pelayan.
"Apa aku benar benar hamil"
"Apa ????"
Hahahahahaha
Marsya tertawa mendengar perkataan bibi Wang.
Kedatangan Marsya membuat Arsya sangat kaget.
Entah sudah berapa lama Adiknya itu berdiri disana,apa saja yang dia dengar,pikirannya semakin kacau.
"Kakak kau hamil"
Marsya berjalan mendekati Bibi Wang.
Langkahnya sedikit terhuyung,kemudian ia muntah dihadapan Arsya.
"Sialan,,hampir saja"
Arsya menghembuskan nafas lega,ia tau sekali kebiasaan adiknya itu,Marsya tidak akan ingat apapun kejadian ketika ia mabuk
"Bibi kau urus dia"
"Baik nona,umm nona,,"
"Bibi tolong urus semua gosip yang beredar"
...****************...
Grup NET
"Tuan Edrick,hari ini ada laporan dari orang lapangan,mereka bilang sebelum berangkat kekantor,nona Arsya pergi ke apotik"
"Apa dia sakit"
"Nona Arsya membeli sebuah tespeck"
"Obat jenis apa itu,apa sakitnya parah"
Tooeenggggg
Sekretaris Jun menahan tawa
"Apa aku akan segera menjadi ayah"
Edrick tersenyum sangat bahagia,dia sangat yakin bahwa dia adalah ayah dari bayi yang dikandung Arsya.
Dia masih perawan saat mereka melakukan pergulatan panas itu,dan dia tidak bertemu pria lain setelah kejadian itu.
"Sekretaris Jun,kosongkan semua jadwal hari ini"
"Baik tuan"
Edrick memakai jasnya kembali,ia merapikan baju dan dasinya.
Waaooww pria ini sangat tampan dan menggoda sekali.
Edrick berjalan lurus tanpa menoleh,ia bahkan tidak melihat Exel yang berjalan disampingnya.
"Heii..kau mau kemana"
"Aku akan menemui anakku"
"eehhhh"
Exel berdiri mematung melihat Edrick keluar dari kantornya,ia masih mencerna apa yang dikatakan sahabatnya itu
ARSYA DAN MARSYA
Asli korea dan kini menetap di kota Roma
SELENA
Seorang Artis multitalenta.
Pewaris satu satunya SKY Grup.
NIKKI ZHANG
Campuran Korea dan China.
Suami Marsya dan cinta pertama Arsya
EDRICK ADERSON ODON
Pria blasteran Korea Amerika dan Prancis.
EXEL
Teman dekat Edrick dan Selena
JOENATHAN ADERSON ODON/RIO
Adik kandung Edrick
Musisi jalanan,berbakat dibidang musik.
HANINDYA
Teman dekat Arsya,soerang pekerja keras.
Janda anak satu
NINA
Gadis menggemaskan,cerewet.
Anak Hanindya dengan laki laki kanada
Ini semua visual para tokoh ya guys..
☺️☺️