
"Hey kalian..... ! Mau kemana? Siapa itu di belakang kalian?" mama rudi sempat melihat Rudi, Alvin, Zain yang diikuti Sakura tengah berjalan mengendap menuju pintu belakang. Serempak mereka berhenti dan mematung tidak berani menoleh ke belakang.
"Eh mama hehehe... kami mau ke kebun belakang ma," Rudi beranikan diri menoleh ke arah mamanya sambil menggaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal.
''Oooh, Hati-hati kalau main di sana ya Rud... jangan sampai kalian menginjak tanaman-tanaman kecil,"
"Iya ma... kami cuma mau menangkap kupu-kupu aja," Jawab Rudi beralasan.
Mama rudi mengiyakan dan kembali menyibukan diri dengan melakukan aktivitasnya yang belum selesai di dapur.
"Anak jaman sekarang kalau berteman bener-bener aneh, masak gadis remaja masih bermain dengan anak-anak. Nangkep kupu-kupu lagi... Eeeh'' tiba-tiba mamanya teringat
"HEY RUDIIII...." Teriak Mama rudi tetapi mereka sudah tidak ada di tempat.
Mereka tertawa sambil berlari mendengar teriakan Mama rudi. Sesampainya di sana mereka melihat Alvin sudah berada di dekat pohon besar.
"Ah kamu curang, mentang-mentang bisa lari cepat, tidak mau menunggu kita-kita,"Rudi protes ke Alvin.
"Haha... sory lah kawan, sayang kan kalo tidak di manfaatkan'' jawab Alvin sedikit menyombong.
"Tak apa lah, yang penting kak Sakura selalu menjagaku uhuhuuuu'' jawab Rudi tidak kalah.
"Kak sakura apakah bisa lari cepat seperti Alvin?'' Zain bertanya.
"Bisa... Tetapi tidak bisa secepat itu, di desaku kami berlatih dengan keras,"jawabnya.
"Desa k*n*ha?" Pertanyaan konyol Rudi
"Iya... Eh kamu tau desaku?'' tanya Sakura senang mereka mengetahui asalnya.
Alvin dan Zain melongo mendengar jawaban dari Sakura. Kemudian Zain menerangkan ke Sakura tentang sebenarnya bahwa dia berasal dari sebuah karya yang di sebut manga dan menujukam bukti-buktinya melalui smartphone.
Sakura termenung dan tidak menyangka, karna menurutnya dia, desanya dan negerinya itu nyata. Dia kembali mengingat perjuangannya bersama teman-temannya terutama bersama Naruto berjuang mencari keberadaan Sasuke ternyata hanya sebuah karya dari seseorang.
"Maafkan aku telah menujukan yang sebenarnya kak... tapi memang itulah kebenarannya kak,"ungkap Zain sedikit menyesal melihat sakura murung.
"Sulit mempercayainya, tetapi memang segala yang ada disini memang terlihat berbeda dengan apa yang aku ketahui,"Sakura berkata dan memperhatikan sekitarnya yang memang jauh berbeda.
"Sudahlah teman-teman tidak perlu di pikirkan, yang terpenting sekarang ini adalah kenapa kita bisa memiliki kekuatan seperti ini," Alvin memotong pembicaraan.
''Ya... kita harus mencari tahu kenapa ini bisa terjadi,'' Kata Zain.
''Kalau begitu, ayo kita mulai mencari tahu melalui ini'' Jawab Rudi seraya mengeluarkan smartphone miliknya.
Mereka mencari informasi di berbagai media, menampilkan beberapa bencana-bencana yang menghebohkan dunia. Mereka terkejut di berbagai negara mengalami hal seperti itu dan memakan korban yang tidak sedikit, dan penyebabnya di ketahui karena adanya fenomena cahaya misterius yang menyelimuti seluruh dunia berselang selama 30 detik dan setelah itu berbagai bencana muncul.
''Astaga mengerikan sekali... apakah kalian sudah dapat infonya?'' Alvin membuka percakapan.
''Ya Vin, aku udah dapat, tetapi katanya info ini masih belum lengkap,'' kata Rudi dan di sampingnya sakura yang juga ikut memperhatikan layar smartphone Rudi.
''Hey coba liat ini, kalo di Indonesia juga terjadi bencana alam dan aku juga dapat berita tentang fenomena anak-anak di berbagai rumah sakit tiba-tiba sembuh,"kata Zain seraya menunjukan ke teman-temannya.
''Hoooo, aku rasa semua ini karena cahaya misterius yang di bilang berita-berita itu,"kata Alvin berpendapat.
''Tetapi Katanya kan masih belum lengkap kenapa cahaya itu bisa muncul, aaaargh pusing kepalaku kawan," kata Rudi sambil mengubek rambut kepalanya.
Melihat hal itu sakura ikut bantu mengubek rambut Rudi.
''Kak sakura kenapa ikutan?'' tanya rudi.
''Haha... kamu lucu kalo seperti itu,"jawab Sakura sambil bercanda.
Tetapi disisi lain Zain berpendapat, ada kemungkinan di daerah-daerah lain mengalami kejadian seperti mereka sehingga muncul sebuah kelebihan. Zain berpikir mungkin secara bertahap dia memberitahukan ke teman-temannya, dan yang pasti penyebab semua ini adalah cahaya misterius itu.
_
Kembali ke media yang menjelaskan berita terbarunya mengenai fenomena yang telah menggemparkan dunia tersebut, pihak media juga menampilkan beberapa kasus yang tidak kalah hebohnya dengan bencana-bencana yang meluluh lantahkan beberapa wilayah. Yaitu tentang beberapa kasus anak-anak yang sakit tiba-tiba sembuh total setelah fenomena cahaya misterius itu muncul.
Hal ini juga merupakan bahan perdebatan yang sangat penting bagi kalangan dari pihak kedokteran ataupun beberapa kalangan dari pihak peneliti.
Dari beberapa sumber yang telah mereka dapat melalui kesaksian orangtua anak-anak tersebut. Bahwa ketika cahaya itu muncul, di temukan bukti kesamaan yang signifikan, adalah anak-anak tersebut menginginkan sebuah kesembuhan, bisa di katakan hal itu terjadi karena cahaya misterius itu memicu terwujudnya keinginan anak tersebut,
Yang lebih menghebohkan lagi adalah ada beberapa teori dari hasil fenomena tersebut.
Kemungkinan dari segala apa yang terjadi baik itu bencana-bencana yang terjadi secara bersamaan, bisa di karenakan sebuah keinginan anak-anak yang terwujud, sedangkan untuk orang dewasa kemunculan cahaya itu tidak berefek sama sekali.
Hal itu menimbulkan perdebatan yang sangat sengit dan bisa memicu hal-hal yang tidak di inginkan tentang kekerasan atau ketakutan terhadap anak-anak.
*
'' Hey Zain... malah melamun... Ayo ceritakan kemampuan apa yang kamu miliki,"kata Rudi tidak sabaran mendengarkan.
''Oh iya maaf hehe... Kemampuanku kah? tapi aku tidak bisa menunjukanmya disini,"Sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
''Oh astagaaaa, kau pikir untuk apa kita berkumpul di kebun ini," Rudi terlihat mengeluh karna tingkah Zain.
''Kamu ini Zai ada-ada saja... Jadi kenapa tidak bisa Zai?'' Alvin merasa heran dan bertanya.
''Jadi begini kawan, Aku bisa menunjukannya di depan cermin hehe'' kata Zain yanc masih merasa bersalah.
''Haaaaa!!!?'' Serempak mereka bertiga kebingungan termasuk Sakura.
''Kamu jangan bercanda Zain! kemampuan apa yang mengharuskanmu di depan cermin?'' Tanya Alvin semakin menyelidik.
''Hey tunggu, aku bisa jelaskan... kalian jangan berpikir aku yang aneh-aneh," Zain menyanggah, karena tatapan mereka semakin membuatnya terlihat menjadi aneh.
''Benarkah? apa kau yakin?'' Rudi menyelidik dan di sampingnya ada Sakura yang melihat Zain dengan ekspresi wajah yang sama.
Zain menghembuskan nafasnya dengan berat, kemudian bertanya kepada Rudi apakah di sekitaran sini terdapat Danau atau kolam buatan yang cukup tenang airnya.
Kemudian rudi mengingat sesuatu dan mengajak mereka bertiga sedikit lebih menjauh dari area kebun dan masuk lebih ke dalam hutan.
_
Singkat cerita sampailah mereka ke lokasi yang terdapat sumur kecil berdiameter 1,5meter dengan kedalaman 1 meter, Terlihat dankal namun memiliki air yang sangat jernih dan tenang.
''Biasanya sumur ini digunakan orang untuk memberi minum sapi atau kerbau peliharaannya. Tetapi sekarang jarang orang menggunakan sumur ini, mungkin sudah telupakan," papar Rudi menjelaskan
''Wah jernih sekali, bagaimana Zai? kurasa ini bisa''. Alvin memastikan.
''Aku tidak sabar, kemampuan apa yang akan kau tunjukan Zai'' Sambung Rudi.
''Yah kurasa ini bisa kok'' kata Zain juga memperhatikan.
Mereka bertiga memperhatikan Zain yang tengah bersiap ''Baiklah... Aku mulai...!!'' Zain berlari dan melompat kearah sumur bening itu.
****
Haloooo thanks udah baca sampai disini.. Saran and kritik silahkan komen ya 😁 ✌️ jngn lupa like juga kalo suka.