
*************************
Flashcack off
"Gimana ya kan tadi Tara udah ngajak duluan dan pergi bareng"gumam Gevan sambil berfikir.
Tiba tiba ada notif lagi di ponsel gevan.Kali ini dari Tara.
08**********
Van,ini gue Tara,save ya no gue,
jadikan barengnya
18:36
^^^Gevan^^^
^^^Bisa kok Tara,bentar ya.^^^
Tanpa pikir panjang Gevan langsung beralih ke room chat Anindya karena kemarin mereka sempat tukaran nomor ponsel.
Anindya
Van temenin gue yuk ke acara ultahnya Anna,kan Lo pernah nolongin gue,itung itung buat ucapan makasih,gitu...
18:33
^^^Gevan^^^
^^^sorry,saya nggak bisa,sama Tara^^^
pesan tersebut tak di balas oleh Anindya.
"Lo lagi Lo lagi,dulu Jordan sekarang Gevan,oke kita liat aja nanti di pesta,pasti Lo nyesel karena berani merebut gevan dari gue"jengah Anindya dan mulai muak dengan tara.
***************************
"cantik"gumam gadis tersebut yang sedang memuji tampang nya bak Dewi surga itu di hadapan meja rias.Ya itu adalah kintara
di malam ini malam yang indah bagi Anna,Tara memakai gaun ungu selutut,rambut yang digerai panjang sepanjang bahu dan berkilau hitam memancarkan aura khusus buat Tara,dan menggunakan Heels yang tinggi nya kurang satu jengkal dari tanah dan memiliki warna agak keemasan.
setelah selesai dengan gaya nya itu gadis itu langsung mengambil gawai nya.dan memberikan pesan kepada seseorang.
^^^Gevan^^^
^^^Van Lo udah di mana^^^
^^^gue tunggu Lo di Deket^^^
^^^supermarket dekat komplek^^^
^^^ya nanti gue share lokasinya.^^^
^^^18:41^^^
sorry Ra,saya ngak bisa ada keperluan
mendadak.
18:41
"lah,si gevan gimana sih tadi katanya bisa,terpaksa deh sama si Karin"malas Tara.
Sebenarnya Gevan ingin sekali lebih dekat dengan Tara dengan cara pergi bareng Tara untuk acara ultahnya anna.tapi di larang oleh ockhlan,karena ini sangat berbahaya,kan mereka merayakannya di cafe otomatis mereka pasti memesan makanan tak menutup kemungkinan mereka tak mengajak Gevan karena Gevan adalah teman sekelasnya,pasti mau tak mau Gevan harus memakan makanannya itu sangat berbahaya untuk seorang vampir bahkan bisa saja membuat vampire tersebut tiada.Ya terpaksa dengan berat hati Gevan membatalkan niat nya.toh dia juga gak suka kebisingan,pasti di acara itu ramai sekali.
*****************************
Acara malam ini telah di mulai di mana hari yang di tunggu tunggu oleh seorang Anna pramudra.seorang gadis yang cantik dan terkenal pintar itu dan sangat ramah bagaimana tidak acara nya seramai ini.
"hallo an,ini kado dari kita,semoga panjang umur dan selalu yah"ucapselamat Karin dan memberikan sebuah kotak besar,kado itu di buat dan di beli oleh Tara dan karin.
"makasih yah"
"sama sama "jawab Tara dan Karin kompak.
"Ra,tapi katanya Lo ngajak Gevan kok gak jadi?"
"ada keperluan katanya"
"oh"
"kita duduk di sana aja yah"kata Karin sambil menunjuk kursi di pojok kanan.
ternyata walaupun di acara ultah Anna seperti ini bisa bisanya Chaca si cewek kesayangan Jordan itu tetap menjadi pelayan cafe saking butuh uang.Chaca mendapatkan tatapan jijik dari murid undangan Anna si cupu.
tapi Tara mah biasa aja,karena dia menyimpan sedikit dendam kepada si Chaca karena Jordan lebih memilih Chaca dari pada dirinya yang lebih sempurna dari pada Chaca.
"nikmatin makanan nya"kata seorang pelayan kepada Tara dan Karin
di sana juga ada Anindya,rindu,dan Julia si king bullying.pasti nanti mereka membuat keributan,karena semua orang tau kalau Anindya sering membully Tara jika tidak ada jordan.karena Anindya adalah tipe sasimo(sana sini Monggo).ia juga tertarik kepada Jordan dan sekarang malah gevan yang menjadi incaran nya.
"HE,LO KALO JALAN LIAT LIAT DONG,LIAT NIH TAS MAHAL GUE JADI BASAH BABI,
INI TUH TAS BRANDED YANG HARGA NYA MAHAL 1 TAHUN LO KERJA NGAK BAKAL BISA MAMPU GANTI TAS GUE,"
"Tapi saya nggak sengaja,maafin saya"
"itu apaan sih Tara,berisik banget,teriak teriak kok disini"
Tara melirik ke Sumber suara,ternyata itu adalah Chaca yang tak sengaja menumpahkan jus oranye ke tas nya Anindya.Itu sebenarnya adalah drama seorang Anindya
"Lo mau kemana Ra"
sebenarnya Tara sangat benci kepada Chaca namun ia tak suka melihat orang yang tertindas seperti Chaca apalagi penindas nya adalah seorang bajinga* Anindya
"GANTI SEKARANG TAS GUE ANJIR!!!!"kesal Anindya.
semua orang yang ikut menonton hanya memperhatikan nya saja karena mereka tak peduli.
"mana tas Lo,coba liat gue"kata seorang gadis yang tiba tiba muncul dari arah berlawanan dan itu adalah Tara.
"ooh temannya si cupu ya,kapan temenannya"kata Anindya denan nada mengejek
"diem lu,ini tas Lo"kata Tara sambil mengangkat tas kw itu ALYAS palsu.
"Lo kira gue bodoh,ini tuh tas palsu,kalau benar ini tas asli dan harganya mahal coba Lo bakar,meleleh gak,paling tas ini cuma 200 ribu di pasar"santai Tara mengatakan hal itu.
"maksud Lo apa,ha"sergah Anindya.
"ini tas mahal gue beli liburan di Spanyol,tau gak Lo"bohong Anindya.
"yaudah buat buktiin kita ke toko tas yuk buat mastiin harga tas palsu Lo itu"tantang Tara.
Tara berani mengatakan hal itu karena memang Anindya berbohong,walaupun Tara tak peduli dengan barang barang branded tapi Tara paling tau dengan kualitasnya.
"anjing Lo ya,Lo sengaja bikin malu gue ya"bisik Anindya dengan geram dan menggertak gigi atas dan bawahnya.
"pergi Lo dari sini,kalo Lo masih kenal dengan namanya malu"enteng Tara
"liat aja Lo"batin Anindya lalu pergi ke meja semulanya.
"makasih yah"ucap Chaca dengan penuh senyum
"kita temenan sekarang nih"senyum Chaca
"cih"Tara mendecih
"gue gak pernah ada niatan temenan sama Lo,karena Lo berani ambil Jordan dari gue,dan jangan pernah GeEr karena gue gak suka liat orang tertindas"saking marahnya Tara reflek dan menyiramkan air ke baju chaca,tujuannya supaya Chaca gak GeEr sih.tapi ternyata tak sesuai ekspetasi malam ini adalah malam memalukan dan malam petaka bagi Tara karena di permalukan.jordan tiba tiba datang dan.......
plak!!!!!!
satu tamparan berhasil mendarat di pipi mulus nan merona itu.
"HE ANJING KALAU BERANI JANGAN SAMA CHACA,LO PIKIR DENGAN GINI GUE MAKIN SUKA SAMA LO,NGAK ANJING GUE MALAH MAKIN JIJIK DENGAN LO YANG SUKA MEMBULLY CHACA"bentak Jordan sejadi jadinya.
"Jordan ini bukan salah Tara tadi dia bantu gue,mungkin dia cuma bercanda tadi nyiram gue"bela Chaca karena Chaca itu orang lembut dan baik.
"ini itu salah anind..."belum sempat Chaca menyelesaikan perkataannya langsung di sambar oleh Tara
"gausah bela bela gue,dan diem Lo"dasar si Tara aneh.
"gue benci sama Lo tau gak,dasar jalan*Lo"enteng Tara kepada Chaca.
Byurr!!....
Jordan mengambil segelas air dan menyiramkan secara kasar ke wajah Tara.
"dasar caper kurang perhatian banget sih Lo tau gue kalau nyokap Lo gak pernah perhatiin Lo,tapi caper nya jangan sama gue,gak mempan anjing!!"Ucap Jordan sambil tersenyum miring
"tapi apa sih yang Lo banggain dari Chaca sih"tanya Tara.
"karena dia mandiri,sekarang pergi Lo di hadapan gue muak gue lihat wajah Lo"
"lihat aja Lo Jordan"gumam tara. dan langsung berlari mendobrak pintu cafe dan ia tak sanggup membendung air matanya.
"hmmm,enakkan permainan gue,makanya Anindya dilawan"ucap Anindya kepada teman temannya sambil tertawa bahagia.
"ini pasti kerena lo"ucap Karin dan mengrebek meja Anindya dkk.dan berlalu dari mereka.
******************************
Di jalanin yang sepi hanya di temani bulan dan tidak bintang yang menemani.Hanya bulan yang setia menemani kesepian gadis yang bersurai hitam sebahu itu.Di tebing jalan yang tanpa ada bariton penghalangnya gadis itu duduk,jalan itu sangat sepi karena tak ada pembatas jalan jadi jarang kendaraan yang berlalu lintas di sana,hanya ada gadis itu dan bulan yang bertatapan.
Tara ingin berkeluh kesah pada sang bundanya.tnapa pikir panjang Tara meraih gawainya dan langsung menelpon sang bunda.Walupun sebenarnya Tara tau pada akhirnya bunda nya tak akan menjawab panggilannya.dan benar saja telpon nya di rijek sang bunda.
"yah andai ayah masih ada,pasti sekarang Tara ada di sisi ayah untuk bercerita"
"Ayah bohong,dulu ayah bilang laki laki itu adalah pelindung untuk wanita,tapi kenapa sangat bertolak belakang dengan Jordan yang menyakiti Tara,Tara bosan dengan semua ini yah,Tara ingin ikut ayah"dengan tatapan kosong Tara memandangi air sungai di bawah kolong jalan.tara melihat ada ayahnya yang seakan akan memanggil tata,tanpa pikir panjang.....
byurrr!!!!!
Tara mencebur ke dalam sungai itu,betapa bodohnya Tara yang mengikuti halusinasi nya
"Siapa pun tolong saya"batin tara.tara tidak bisa berenang hingga ia kehabisan nafas.mungkin ini adalah akhir hidup tara.selamat tinggal dunia,namun.....
byur..!!!!
sosok laki laki mencebur kedalam sungai dan langsung mendekap pinggang ramping tara.tatapan Tara kala itu mulai buram,ia sangat kehabisan napas tiba tiba laki laki itu membungkam mulut Tara dan memberikan napas buatan,Tara sangat sangat sangat terkejut karena ini adalah first kiss nya,namun ia tak bisa melihat apa apa karena penglihatannya sangat buram di dalam air,yang bisa ia tandai hanya satu yaitu tahi lalat di jidat pria tersebut.Beberapa saat kemudian ia tak bisa melihat apa apa lagi.......
siapa ya laki laki itu kira kira.....