
"apakah kau sudah siap"tanya seorang wanita memakai jubah hitam dan khas taring panjang.
"baik aku berjanji aku sendiri yang akan meminum darah itu"kata seorang laki laki dengan suara beratnya.
"apa kau sudah menemukan gadis tersebut"? tanya wanita itu..dia adalah Maryana sang penanti darah suci.
"sudah bu"
"bagus" hmmmmm"....
laptop yang tergeletak,buku yang berceceran selimu terlempar kian kemari,siapa lagi kalau bukan si Kintara anak yang sering terlambat sekolah
"ahhhhkkkk bunda...!!!!!!!" Tara bertiariak kian kemari saking kesalnya,karena bundanya tidak membangunkannya.hari menunjukkan pukul 7:00 tepat berarti dia memiliki waktu 15 menit lagi,ah tidak mungkin di tidak terlambat,mandi saja belum..
"tenag Tara ,mari kita mulai dengan mandi"ia memutuskan untuk mandi dan menghidupkan shower..
Kintara ini merupakan keluarga kolongmeret terkaya di shouth korea.
Kita anggap aja ini di Korea Selatan ya guys,heheheh..!!😅
gadis yang memiliki marga Megadarma ini yaitu Mega ibunya dan darma ayahnya.ayahnya sudah lama meninggal dan ia kini hidup dengan bunda nya yang mementingkan bisnisnya itu.
oke..kembali lagi kita ke Tara
setelah 10 menit ia berkutat dengan peralatan sekolahnya ia langsung menyambar kunci mobilnya karena ia hanya memiliki waktu 5 menit,oh sangat mustahil
"sial! lagi lagi gue telat lagi dasar bab*!!" sepanjang jalan ia terus mengumpat seperti biasa.
titttttttt.....!!!!! klakson mobil Tara membuat budeg telinga satpam
"minggir pak,"!!! teriak Tara
ah itu sudah biasa...
sesampainya di koridor campus ia tak dengan bertabrakan dengan Gevan.
"heh Lo kalau jalan pake mata dong!!" kesal Tara
laki laki itu tetap diam
Tara mulai merasa aneh dengan Gevan,dia sedari tadi memaki pria itu tapi ia hanya diam dan menundukkan kepalanya
" yaudah gue maafin Lo karena Lo anak baru di lokal gue,,bye....!!!!!"teriak Tara dan berlalu meninggalkan Gevan
tanpa tadi Tara sadari pria itu mengeluarkan taringnya
dan matanya berubah merah,dan nafasnya memburu...
"kau adalah yang ku cari...!!" gumam pria tersebut
"Hallo my bestod ku tersayang"teriak Karin purmalinda Wijaya,ia adalah sahabat Tara yang sangat heboh
"he buaya buntung lu nafas lu bau jigong,kamvrett!!!" maki putra,ia salah satu murid IPA 1
"tau tuh anak bikin gue naik radah aja" tambah chellin anak yang pintaf di kelas tersebut tapi agak bobrok
" darah markonah bukan radah"kata rindu memperingati,ia teman sebangku chellin
"he kuman sawah bisa diem lu gak,heboh aja kek babi hutan lu pada"kesal Karin
" lu bisa diem gak"dingin Candra,murid paling kalem sekaligus dingin,
"iya..iya.."jawab chellin,karena ia menyukai Candra..
"biasalah anak mudah HH"
"ekhem!!!"dingin Gevan tiba tiba memasuki kelas
auranya sangat mempesona dan sanga menarik perhatian para gadis terkecuali Tara yang merasa bodoh amat.
semua sudah ada di kelas,mereka ada yang molor,jail karena mereka mulai bosan dengan gurunya itu pelajaran yang membosankan...
hinggak akhirnya Ting....Ting....Ting...bel keluar main.
"kantin kuy"ajak rindu dan Julia
ya mereka adalah kawanan most wanted yaitu Anindya.
tak sengaja Anindya melihat Gevan
ia begitu terpesona melihat Gevan Dangan aura dingin nya
hai kantin bareng yuk?ajak Anindya kepada Gevan
"sialan" gumam Anindya
awas aja lu Tara!!!!kesal Anindya dan berlalu pergi ke kantin bersama rindu dan Mega
"ekhem!!"dehem gevan.
"ngapain Lo"geram Tara yang mengingat kejadian tadi
"Lo kok gitu sih sama si tampan"bisik Karin
"makan"jawab enteng Gevan
"pilih tempat lain"
"gak"
"pergi"
"gak"
"Lo boleh makan di sini" itu bukan Tara melainkan Karin yang sudah tidak tahan dengan pertengkaran mereka
"Lo ngapain sih Rin bolehein dia makan" kesal Tara
"au ah"
Lo makan apa?tanya Karin
Gevan diam tak menggubris,gevan terlihat aneh karena selalu melihat ke leher Tara ,lalu gevan pergi meninggalkan mereka
"aneh"kompak Tara dan Karin.
"Awas aja lu"dari tadi seseorang memerhatikan mereka
Enaknya hembusan angin di sore hari,buyur butir angin membuat juntaian rambut seorang gadis menari nari Hinga menutup wajah cantik nan elok nya itu.
"Ayah...hikss,andai ayah masih ada,pasti tara gak kesepian yah..hiks..."Tara kangen ayah"
Tara tak dapat membendung air matanya lagi,Tara kangen yah
udah gak ada yang peduli sama Tara sejak kepergian ayah"lirih Tara
"bunda sibuk yah,bunda udah gak peduli sama Tara ,bunda lebih peduli sama bisnisnya"ia dari tadi hanya menangis di pojok taman tepi sungai Han,sungai kesukaannya,tempat di mana ayahnya sering membawa Tara jalan-jalan ke tempat itu.namun itu hanya tinggal kenangan.
Bunda Tara adalah seorang wanita gila bisnis,hingga dia melupakan bahwa dia memiliki seorang anak yang sayang padanya,namun bunda nya tak pernah menyadari hal itu,karena dia saja jarang di rumah.
Tara itu anak semata wayang yang tinggal bersama pembantunya di rumah tanpa kasih sayang sejak kepergian ayahnya.
Namun,sepertinya Tara merasa bahwa ada yang aneh dengan bunda nya sejak kepergian ayahnya.ibunya sering menceritakan hal hal aneh kepadanya,seperti vampire...ah Tara gak percaya sama yang gituan,tara itu anak yang keras kepala,dan susah di atur,dia berfikir ibunya itu ngomong nya ngelantur.emang nya peduli apa bundanya sama dia.paling tiap hari bundanya cuma meninggalkan uang jajan kalo gak kartu kredit,itu doang kok.
entah mengapa Tara sudah merasa bosan dengan hidupnya sejak kehilangan sosok ayah.
Mension yang megah dan alat perabot yang mewah,rumahnya tiap sudut di isi dengan foto gadis tersebut,siapa lagi kalau bukan Tara
"ahhh.......capek juga seharian pulang dari campus langsung jalan jalan...."
Tara mengempaskan tubuhnya kasar ke sofa.
"BI bunda mana" tanya Tara
"nyonya belum pulang non"
oh...jawab Tara hanya ber oh saja,karena udah biasa bundanya jarang di rumah...
Kemudian gadis itu berlari masuk kamar dan langsung masuk ke kamar mandi,Karena ia merasa tubuhnya sudah lengket oleh keringat...
VISUAL ANINDYA
"berapa lama waktu mendapatkan gadis itu"tanya seorang pria paruh baya
"gak la..la..ma k..kok yah"jawab nya terbata bata
hmmmmm
vote ya guys
maaf kalau ada kata katanya yang typo ya dan maaf juga terlalu pendek maklum baru belajar heheh