
"AAAAAAAAA"gevan menjerit sejadi jadinya.
Gevan membanting seluruh isinya kamarnya sambil menangis tersedu sedu.
"KENAPA HARUS TARA,KENAPA!!!!"ucap Gevan sejadi jadinya.
Gevan memukul mukul diri nya sendiri,memukul kepalanya.
BRAK!!!Gevan melemparkan semua isi yang ada di atas nakas.
BRAK!!!
lagi lagi Gevan memecahkan kaca lemarinya.
"AKU SEORANG PEMBUNUH....HIKS...PEMBUNUH..AAAAAAAAAA"gevan menjerit sejadi jadinya lagi.
"aku benci diri aku sendiri....hiks.....aku benci hiks....."
Gevan kembali terisak.tubuh nya limblung ke lantai dan menangis sejadi jadinya.
"Tara aku sayang kamu....aku yang udah renggut kebahagiaan kamu,aku nggak pantas buat kamu ra hiks..."
...*****...
Gevan berlari kencang ala petir menuju Mension Arjuna.
Disana juga ada Bastian,elzi,dan juga yukha.mereka biasanya kalau lagi pengen bermain pasti ke rumah arjuna.karena di sana lebih nyaman,dan aman untuk mengobrol privasi.
ceklek!
pintu rumah Arjuna terbuka dari dalam dan menampilkan sosok Elzi yang baru saja ingin keluar.
"lah,Arjuna tumben Lo kesini.masuk gih.gue juga gak jadi pulang deh gue kangen banget sama lo"ucap Elzi dengan wajah sangat senang.
Alih alih menjawab pertanyaan Elzi,Gevan justru langsung menyelonong masuk dan mendaratkan bokongnya di sofa rumah Arjuna.
"wih...Van dari mana aja lu selama ini gue kangen nih"ucap Bastian tiba tiba nimbrung.
Keempat teman Gevan ini sifatnya juga sama seperti manusia pada umumnya.tingkahnyo bobrok kecuali Arjuna yang agak mempunyai otak masih bisa di fungsikan.
"kalian bisa diem nggak sih"dingin Gevan.
"ih...gevan kok gitu sih"rengek Yukha.
"CK....kek pantat babi bibir Lo tu,nggak usah di monyongin tuh bibir"ini bukan Gevan yang menjawab tapi Bastian.
"Lo nggak jelas banget sih bas.darah apa tadi yang lu minum.darah janda ya,ohw pantes otak Lo kurang"ejek yukha yang mulutnya tanpa filter.
"DIAM!!!!"bentak Gevan
Sontak mereka semua kaget karena sebelumnya Gevan tak pernah seperti ini.Gevan yang mereka kenal Gevan yang ramah dan selalu ceria.
"van.lo kenapa,cerita sama kita,gak usah kek gini van"
Tolong jangan bunuh saya.
putri saya menunggu saya
tolong.putri saya tidak memiliki siapa siapa.
ingatan itu terulang kembali di memori gevan.
"hiks...."gevan terisak menangis.
"Van lu kenapa van.cerita ke kita"ucap Elzi tiba tiba.
"gue pembunuh,gue pembunuh"gumam Gevan dengan tatapan kosong.
"baru sadar Lo van.selama ini kita sebagai vampir kan emang sering membunuh manusia untuk menyelamatkan hidup kita van"ucap Arjuna menjelaskan.
"gue sayang sama tara"lirih Gevan.
"bukannya Tara itu yang pemilik darah suci itu ya"ucap Bastian mengira ngira.
"CK..lu goblok banget sih.iya dia pemiliknya"ucap Yukha dan menoyor kepala Bastian.
"maksud Lo apa van.lo mau mati"ucap Arjuna.karena ia mengerti maksud Gevan."Lo udah janji sama ratu Maryana kalau Lo yang akan ambil alih darah suci tersebut.sekarang pilihan Lo ada dua.kalau nggak kita yang mati,Tara yang akan mati."
"aku pastikan Tara nggak akan pernah mati"gumam Gevan.
"gue paham sama Lo van.jatuh cinta itu sulit van.jadi Lo harus pintar pintar memilih jalan,karena Lo yang kita andalkan"ucap Bastian tiba tiba dan menepuk nepuk pundak Gevan.
mereka semua melongo memerhatikan Bastian.tumen sekali anak ini serius dan pandai bicara.biasanya aja kalau ngomong nggak ada satu pun yang bener.
tiba tiba yukha pengen pipis dan berjalan meninggalkan mereka.
"kha,lu mau kemana?"tanya Bastian penuh selidik.
"MAU NYARI KUTU MONYET DORA!"teriak yukha.
"ikut...mau ketemu dora"ucap Bastian bahagia
"CK.....ck..dasar goblok emang"gumam Elzi.
...****...
Sehabis pulang dari makam ayahnya,Tara langsung kembali ke Mension miliknya.
Tara langsung masuk ke kamar dengan keadaan yang sangat melelahkan.namun tak terasa karena di temani oleh Gevan.Namun beberapa dari kata kata Gevan itu terasa aneh bagi Tara.
karena pembunuh itu sendiri nanti yang akan mengakui diri nya sendiri"ucap Gevan.
"maksud Gevan apa yah"gumam Tara.
Sampai saat ini hubungan Tara dan bunda nya belum juga membaik.walaupun sebelumnya hubungan mereka juga tidak begitu baik.
"oh iya,ini rekaman nya gue apain ya"gumam Tara sambil meletakkan telunjuknya ke dagu.
ctak!!
"gue punya ide"ucap Tara sambil menjentikkan jarinya.
Tara mulai mengotak Atik ponsel miliknya,dan menyebarkan rekaman video tersebut ke grup chat di aplikasi line nya Hinga menyebar kemana mana.
satu persatu dari mereka udah ada yang ngomen.
meitrisia_wlncntka.
anjir gue kira juga apa.nggak mungkin lah Tara lakuin itu.
@bbang_putra gtng.
Aduh neng Tara lu pinter banget sih buat nipu sih Anindya ular.
purnama intncnia.
direkayasa tuh sama tara.nggak mungkin lah Anindya jebak arindu.kan arindu temen Anindya.
ddx arindu_ptri
jangan percaya,hoax nih guys.
Julia wulankusuma.
maling ngaku maling.
karin_bahennol
bagus Lo ra.ini baru temen gue.rasain Lo Anindya bangsad.
Fero_wjynto
lah gue pusing njir.siapa yang bener ya😌
Gevandra_tr.
..
cherlyn@mylovglksi.
ha ini beneran nih.aduh salah paham deh gue sama Lo Ra.
Nyonya_sisca jmblo.
dasar jalan* Lo rin.anindya juga,masa iya dia sendiri jebak temennya.
@axell_hndrngrat.
bangsad Lo rin.gue kira Lo perempuan bener.ternyata wanita panggilan.
aglhenptrmyra.
CK...jalan* teriak jalan*.
kintara Cristiana gvn.
masih nyangka Lo semua kalau itu gue.
"hhhhhhhhhhhhhhh"Tara tertawa terbahak bahak dengan sendiri nya menyaksikan itu semua.
"Lo emang bodoh anindya.di depan sok pintar,baru sama gue pasti kena mental.tapi tunggu ini pasti belum seberapa"Tara tersenyum sarkas sambil memandangi ponsel nya.
sementara di satu sisi......
brakk!!!!!
Anindya melemparkan ponsel nya sekuat mungkin.tenang cuma di sofa kok,gak bakal kenapa kenapa.
"anjing Lo ra.dasar pengecut,sialan.lo udah berani main duluan sama gue,dan Lo udah buat gue malu di depan semua orang"geram Anindya."SIALAN!!!!!"Anindya berteriak sejadi jadinya.
"udah cukup ayah gue yang Lo ambil.jangan harga diri gue.gue nggak bakal diam Lo tindas kayak gini.sialan"umpat Anindya.