Vampire Diaries

Vampire Diaries
kematian



Falshback on


kejadian 9 tahun yang lalu.


"Tara"panggil Darma


"iya ayah"jawab Tara.


"Jalan-jalan yuk sayang ayah"ajak Darma.


"kemana ayah"tanya Tara.


"keliling taman dekat sungai Han"jawab Tara


"bunda ikut yuk"ajak Tara.


"bunda nggak bisa sayang,kerjaan bunda masih banyak di kantor,kamu pergi sama ayah aja ya"jawab Mega malas.


tit.....tit...tit....!!!!!!


bunyi klakson mubil yang sudah di siapkan ayah.


"berangkat sekarang ya Tara,gapapa bunda gak ikut kan masih ada ayah,sayang"kata ayah sambil mengecup pucuk kepala Tara gadis semata wayangnya.


"iya yah"jawab Tara di balas anggukan oleh ayah.


"udah sampai Tara"kata ayah sambil menoel-noel lengan Tara karena ketiduran.


"udah sampai yah"jawab Tara sambil mengucek matanya.


mereka berjalan berkeliling taman sungai Han sambil bercanda,mengobrol.


ayah Tara sangat memberikan kehangatan untuk Tara,makanya Tara sangat sayang pada ayah nya yang sudah memasuki usia 50 tahun itu.


"yah,Tara mau eskrim"kata Tara sambil menarik baju ayah nya.maklum lah bocil Priiik


"bentar ayah beliin,tapi Tara tunggu di sini,kan eskrimnya jauh di seberang jalan tuh,nanti capek"larang Darma.


"Ngak Tara mau ikut"bantah Tara.


"Tara...udah nggak mau nurut nih sama ayah"tanya Darma.


"iya yah"lirih Tara


"yaudah tunggu sini ya"ucap Darma


"iiihhh!!!!!ayah kok lama banget sih,udah satu jam aku nunggu lho"rengek Tara.


"susul aja ah"pikir Tara yang sudah lama menunggu.


Belum sampai di seberang jalan,Tara melihat sosok tergeletak di jalan.


"Ayah....!!!!!"pekik Tara


"ayah kenapa"tanya Tara khawatir


"AA...AA..yah udah g..ak..ku...Aat n...ak"jawab Darma terbata bata.


namun sebelum itu Tara melihat sosok laki-laki berjubah hitam pergi dari arah mereka,Tara yakin ini pasti perbuatan dia.tara tak sengaja melihat tato di lengan pria tersebut,namun tak begitu jelas karena sudah jauh dan menghilang.


Tara melihat dua lubang di leher ayahnya atau semacam gigitan.


"ayah hiks.....jangan tinggalin...Tara .....yahhiks.."Isak Tara yang mengisi kesunyian di jalan itu,jalan kerapuhan bagi Tara.


"nak...Aya...h..g..ak.bisa....ber....ta..h.an"ucap Darma


"dd..arrah..su..ci"sambung Darma.


kemudian tubuhnya begitu pucat dan dingin dan Darma menghembuskan nafas terakhir nya.


"ayah!!!!!!!!!!!"pekik Tara se jadi jadi nya


sejak kejadian itu Tara tak semangat lagi untuk menjalani hidupnya yang kosong tanpa sosok ayah yang begitu menyayanginya.


Flashback off.


"Gue cinta sama Lo dan"ujar gadis di gedung tua


"tapi gue gak cinta ataupun suka sama Lo,ngerti!"ucap JORDAN MERCHELEUS AXEL,seorang pemuda tampan incaran para gadis di universitas ini.


"apa sih yang Lo banggain dari Chaca,ha!"bentak Tara


"karena dia mandiri nggak sama kaya Lo,manja"tekan Jordan lalu pergi bersama dua teman lainnya.


"sialan"


************************


"Hola semua!!!!!!" teriak Karin si heboh


"ihh kok pada diem sih"kesal Karin


"Aura Lo bau kentut yang di pengap tiga hari"jawab putra.


"eh kodok darat,jaga ya mulut Lo,gue pake farfum dari Paris goblok"geram Karin.


"Farfum Lo katanya dari Paris kok belinya di pasar "kali ini Fero yang menyambar.


"tau dari mana Lo"tantang Karin.


"kemaren,pas gue dan emak gue lagi beli ******" enteng Fero,tanpa rasa bersalah.


"jujur banget lu ******" jawab Sisca teman sekelas Tara.


"emang tadi gue ngomong apa"tanya Fero yang pura-pura pikun.


"haleh,sok pikun Lo,"jawab putra.


"apa Lo"balas Fero.


"oh ya kalian lihat Tara nggak"tanya Karin.


"ngak"jawab mereka kompak.


"biasalah sih Tara paling juga bolos"sahur cherlyn,murid paling songong.


"eh..eh kalian tau gak kok gevan si anak baru itu dingin banget ya kayak api 🔥"sahut cherlyn.


"bukan kayak api tapi kayak es tolol"sambar Sisca sambil menoyor kepala cherlyn.


Lokal IPA 1 memang lokal unggul,tapi tidak dengan penghuninya yang kelakuannya bobrok semua,ada yang kalem sih,tapi cuma satu atau berdua lah.


kembali lagi ke cherlyn.


"iya..iya masa iya selama gevan sekolah di sini nggak pernah ngomong dia"jawab putra


"bisu kali"kali ini Candra si kalem mulai membuka suara walaupun singkat.


"kayaknya ada sesuatu deh sama gevan,auranya itu kek vam....eh lu ngomong apa sih" sahut Sisca langsung memotong pembicaraan chandra.


"tapi dia tampan Lo,aura nya itu mempesona buanget,ya kali dia bisu,Lo kali put bisu di bagian pantat Lo"ucap Cherly dengan nada centilnya.


"he..bisu nggak Mandang fisik kali,emangnya elu"tunjuk putra mengarah ke cherlyn.


"sialan lu bab*"umpat cherlyn.


"ekhem!!!,ngomongin saya!!" itu suara gevan.


semuanya terpaku diam dan tak seorang pun yang berani mengubris kecuali cherlyn yang sedari tadi senyom sendiri memperhatikan Gevan.


Gevan duduk di bangku nya sambil memainkan ponsel dan memakai earthphonne nya ke telinga.ia bersikap seolah olah manusia biasa.


"pagi eprebadeh"bahasa gaul ala Kethrin.


"gue terlambat gak"tanya Kathrin sambil ngos-ngosan lari lari takut telat.


"enggak kok sayang"ucap si gombal putra.


"idih najis..." balas Karin.


kok Karin yang panas,hmm ada aroma aroma cemburu ni ye.


putra melmparkan botol minuman kosong ke arah Karin,namun sayangnya.........botol itu mengenai bokong Bu Wahidah.


"buset"kaget putra.


"putra. wrdiri di lapangan basket sampai habis jam pelajaran saya buka sepatu dan topi"tedah Bu Wahidah marah.


"ta..ta..Pi Bu"


"tidak ada tapi tapian,sekarang"


"baik Bu"


semuanya tertawa melihat tingkah putra kecuali gevan.


jangan lupa vote ya guys