
Mendengar hal itu Zhang BingJie tersenyum tipis sambil menganggukan kepala.
"Kamu pasti ... Fang YingJun?"
"Ternyata ... aku juga cukup terkenal sampai pemilik Restoran Xinyue bisa mengenal nama kecilku."
"Bagaimana bisa disebut nama kecil, sejak dulu kau mengikuti pertandingan antar sekte ditambah sepak terjangmu beberapa tahun terakhir, kau juga akan bersinar di Jianghu dan menjadi idola bagi para kultivator muda ... Oh tadi kau salah paham ... namaku Yan Huang Jun, aku hanya menjabat sebagai Manajer di sini."
(Jianghu (江湖), menurut definisi adalah "sungai dan danau", yang mengacu pada istilah dari komunitas bela diri, bisa juga di katakan dunia persilatan.)
"Oh, maaf Manajer Yan"
Setelah itu mereka menceritakan apa yang terjadi dan meminta informasi tentang Bukit Luzhao ke Manajer Yan, tidak lama setelahnya seorang pria masuk dan memberikan gulungan kertas ke Manajer Yan.
Manajer Yan lalu mengatakan tarif yang harus dibayar sebelum membaca isi kertas itu, yang memang berisi informasi tentang Bukit Luzhao, tentu saja hal itu langsung di setujui oleh Fang YingJun dan Zhang BingJie.
Manajer Yan menyuruh dua kultivator di depannya untuk mengajukan satu pertanyaan. Hal itu karena peraturan yang ditetapkan di Restoran Xinyue, satu informasi dan satu pertanyaan yang tentu memiliki tarif yang berbeda tergantung informasi yang dicari.
Dan Fang YingJun lah yang mengajukan pertanyaannya. Mendengar pertanyaan yang diajukan Fang YingJun, Manajer Yan yang tadinya tersenyum hangat langsung berubah ekspresi.
"Fang YingJun ... kau memang cukup cerdas seperti yang dikatakan orang-orang, tapi aku juga tidak bodoh, meski kau tadi mengajukan satu pertanyaan, tapi aku harus menjawab dua jawaban berbeda dalam pertanyaanmu."
"Hehe, memang benar-benar orang Restoran Xinyue, tapi tak masalah ... satu pertanyaan terakhir itu aku akan mencarinya sendiri di sana."
"Semoga kau cukup beruntung, baiklah kalian tunggu di bawah, seseorang akan memberikan sesuatu agar kalian tidak terganggu dengan kabut racun di Bukit Luzhao."
" Iya, terimakasih."
Fang YingJun dan Zhang BingJie langsung pergi meninggalkan Manajer Yan yang masih di dalam ruangan.
Tepat ketika mereka tiba di lantai satu, tiga kultivator dengan memakai jubah berwarna emas masuk dan langsung berteriak memanggil nama seseorang, membuat orang-orang memandang kearah sekelompok kultivator tadi.
"... Xie Bie Ann!"
"Kami tau kau disini."
"Kau pikir kami takut hah?!"
"...Kami tidak akan pergi sebelum membawa kepalamu ke Sekte HuangJin."
Saat itu juga salah satu dari mereka melihat orang yang di carinya. Tanpa menunggu aba-aba mereka langsung menyerang laki-laki yang di ketahui bernama Xie Bie Ann yang ternyata sedang membawa beberapa keranjang sayuran, karena dia bekerja di Restoran Xinyue sebagai seorang tukang masak.
Beberapa pelayan dari Restauran Xinyue berusaha melerai kekacauan tersebut.
Fang YingJun memicingkan matanya saat kultivator dari sekte HuangJin berusaha menyerang pelayan yang mencoba ikut campur.
"Para pelayan itu! ..." ucap Fang YingJun
"Apa kau baru menyadarinya?" ucap Zhang BingJie ketika memahami keterkejutan Fang YingJun.
Fang YingJun lalu mulai menatap satu persatu wajah pelayan di Restoran Xinyue, yang beberapa dari mereka dia pernah bertemu dan mengenalnya.
"Hei, apa kamu mengenal beberapa dari mereka sebagai ... penjahat?"
"Iya, " jawab Zhang BingJie singkat.
"Sepertinya murid Sekte HuangJin benar-benar tidak tau sopan santun."
Ucap Manajer Yan secara tiba-tiba, dari arah belakang Xie Bie Ann yang terluka karena sedari tadi dia hanya mencoba menghindar serangan tanpa melawannya.
"Siapa yang berani mengatakan hal itu ke Sekte HuangJin!?" Ucap seorang pria empat puluhan tahun yang baru saja datang, di belakangnya terdapat belasan kultivator muda yang juga dari Sekte HuangJin.
"Ternyata Tetua Wu Jiang Zhi juga ada di sini ... jika kau dan murid mu datang untuk membawa kepala Xie Bie Ann, takutnya ... Restoran Xinyue juga tidak akan tinggal diam."
"Beraninya kau mengatakan itu! Apa kau tau siapa Tetua Wu dan apa kau tidak tau dari sekte mana kami berasal." Ucap salah satu kultivator dibelakang Wu Jiang Zhi.
"Anak muda! ... tau tidaknya apakah penting?" ucap Manajer Yan.
"Kami datang jauh-jauh hanya untuk menangkap penghianat seperti Xie Bie Ann, siapapun kamu ... kau tidak berhak ikut campur!" Ucap Wu Jiang Zhi.
"Jangan lupa ... ini bukan wilayah kekuasaanmu ataupun sekte HuangJin." Tangannya menarik kursi dekat meja di sekitarnya untuk dia duduki.
"Jika kau masih bersikeras, takutnya permasalahan ini akan membuat orang-orang mu terluka dan tempat ini mungkin ...." Ancam Wu Jiang Zhi.
"Kami hanya berbisnis jika tiba-tiba kau melenyapkan tempat ini hanya karena masalah internal sekte, mungkin___ itu akan menghancurkan citra sektemu saja." Potong Manajer Yan.
Wu Jiang Zhi tidak bisa menahan untuk tetap berpura-pura sopan seperti tadi.
"Kami tidak hanya salah satu sekte besar di Jianghu tapi kami pemimpin dari sekte-sekte suci di Jianghu, kau berani bersikap seperti itu entah apa yang membuatmu percaya diri, apa___para pensiunan penjahat-penjahat kecil itu?" ucapnya memandangi beberapa pelayan di depannya sambil tertawa mengejek.
Manajer Yan tersenyum seperti biasanya, jika biasanya senyumnya membuatnya terlihat sopan, namun kali ini senyumnya lebih membuatnya terlihat mengerikan.
Sampai beberapa menit kemudian. "Kami ini ... bukan sekte, untuk apa kau berbicara sekte, kekuasaan. Tapi bukankah menurut kalian di Jianghu..."
"Kalian cepat tebas kepala Xie Bie Ann, Jangan segan untuk membunuh siapapun yang menghalanginya." Potong Wu Jiang Zhi dengan kesal.
Tepat setelahnya beberapa kultivator mulai menuruti perintah yang baru saja didengarnya.
Melihat hal itu Fang YingJun ingin segera melerai namun baru melangkahkan kakinya, Zhang BingJie langsung memegang tangannya membuat Fang YingJun berhenti dan memandang temanya.
"Apa yang kau lakukan?! kita tidak bisa membiarkan tempat ini menjadi pertumpahan darah dan orang yang tidak bers..." Protes Fang YingJun.
"Lihat!" Potong Zhang BingJie.
Fang YingJun melihat kearah depan. Yang pertama di lihatnya yaitu Tetua dari Sekte HuangJin yang sedang mengangkat tangannya dan membuat murid yang hampir menuruti perintahnya tadi tiba-tiba berhenti.
Sedangkan Manajer Yan sedang meperlihatkan sebuah lencana giok hijau dan yang membuatnya berbeda dari lencana giok lainnya yaitu lencana itu terlihat seperti terdapat cairan semerah darah di dalamnya, dia juga mengatakan seorang pemilik dari lencana ini adalah orang penting di Restoran Xinyue.
Seseorang yang mengenali lencana itu sukses dibuat takjub. Bagaimana tidak, itu adalah lencana anggota Jiu Xue. Sebuah kelompok pembunuh bayaran paling misterius dan di takuti semua orang, bahkan sekte-sekte besar juga pernah di buat kewalahan menghadapinya.
Tidak ada yang mengetahui bagaimana cara kerjanya, mereka selalu menggunakan pakaian hitam dengan topeng yang terdapat sebuah angka di setiap topengnya, mungkin digunakan untuk memudahkan setiap anggota Jiu Xue mengenalnya, banyak rumor mengatakan semakin kecil nomor nya maka dia semakin tinggi posisinya di Jiu Xue.
Terdengar dari desas-desus yang menyebar di Jianghu,mereka juga tidak menerima bisnis secara sembarangan. Bahkan hanya segelintir orang yang bisa bertransaksi dengannya.
Semua pembunuhan yang sudah dilakukannya tidak pernah gagal bahkan kasusnya tidak ada yang terbongkar satu pun. Terakhir Kasus pembunuhan yang terjadi sekitar empat tahun lalu dimana mereka berhasil melenyapkan sebuah sekte menengah hanya dengan sembilan anggota Jiu Xue.
Hal itu jelas membuat pembunuh bayaran Jiu Xue di akui di Jianghu.
Beberapa saat kemudian Wu Jiang Zhu menyuruh para kultivator dari Sekte HuangJin untuk pergi, sebelumnya dia juga mengatakan sesuatu ke Xie Bie Ann yang berisi sebuah ancaman.