True Cultivators In The Mortal Realm

True Cultivators In The Mortal Realm
Chp. 19 - Tidak ingin menikah?!



Yin Xia dan Mei Lian yang tadinya sudah tertidur langsung terbangun dengan kesal ketika mendengar keributan dari luar. Yin Xia langsung bergegas mengintip lewat jendela.


"Kenapa___ Fang YingJun dan Zhang BingJie bertarung di luar malam-malam begini?" ucap Yin Xia sambil menatap dengan teliti ke arah mereka.


Mei Lian yang masih di atas ranjang dalam posisi terduduk sambil menahan rasa kantuk nya langsung berkomentar, "Aih, Fang YingJun itu memang sering melakukan hal yang aneh, bahkan dia juga bisa menularinya ke Zhang BingJie atau pun orang lain."


"Tidak, Fang YingJun jelas-jelas terlihat serius menyerang Zhang BingJie dengan pedangnya, sedangkan bhiksu itu___ hanya berusaha menangkis serangannya," ucap Yin Xia dengan nada serius.


Mei Lian yang masih tidak percaya, berusaha bangkit mendekat kearah Yin Xia ketika melihat raut wajah gadis itu sambil mengatakannya dengan serius. Saat mulai melihat ke arah Fang YingJun dan Zhang BingJie mata Mei Lian langsung membulat, dia lalu menarik tangan Yin Xia dan mereka bergegas keluar.


Begitu juga Liu Changhai yang tadinya belum tertidur karena masih memikirkan masalah tadi, dia langsung bergegas keluar ketika mendengar suara pertarungan di halaman rumah, sedangkan beberapa murid yang tersisa masih terlelap mungkin karena mereka kelelahan ketika seharian menyelesaikan tugas pertamanya yang diluar sekte.


Yin Xia dan Mei Lian yang pertama kali datang langsung berteriak dan menanyakan apa yang terjadi. Awalnya Zhang BingJie tidak ingin menjawabnya dulu karena gerakan pedang Fang YingJun semakin sulit di tebak.


Tapi ketika ekor matanya melihat kedua gadis itu ingin mendekat dan ikut campur, dia khawatir Fang YingJun juga akan mencelakai mereka juga, jadi dia mengatakan untuk menjauh dari Fang YingJun karena ada sesuatu yang seperti sedang mengontrol Fang YingJun.


Liu Changhai yang baru saja tiba terlihat terkejut ketika melihat kedua kultivator yang tadinya dia menganggap mereka sangat dekat layaknya saudara tiba-tiba berkelahi. Dia lalu menanyakan ke Yin Xia dan Mei Lian yang tidak jauh berdiri di sampingnya.


Dengan wajah panik Mei Lian mengatakan keadaan yang dia ketahui dari Zhang BingJie. Setelah mendengar perkataan gadis itu Liu Changhai sedikit mengerti keadaan yang terjadi, saat melihat kembali pertarungan di depan, dia langsung ikut membantu Zhang BingJie ketika tadi dia melihat Fang YingJun berhasil memberikan dua luka berturut-turut di tubuh Zhang BingJie. Hal itu membuat jubah putih bersih Zhang BingJie kini ternodai oleh cairan semerah darah.


Dari segi kekuatan spiritual Fang YingJun tidak terlalu jauh perbedaannya, tapi dari segi pengalaman bertarung Liu Changhai yang sudah pernah merasakan pahit manisnya kehidupan tentu lebih unggul di bandingkan pemuda di depannya.


Tidak lama setelahnya Liu Changhai yang juga dibantu Zhang BingJie kini berhasil mengikat tubuh Fang YingJun dengan tali spiritual hingga pedang Lingchen di tangannya ikut terlepas, tidak lama setelahnya pemuda itu terjatuh yang langsung di tangkap Zhang BingJie dengan cepat.


Kedua gadis yang sedari tadi memperhatikan pertarungannya langsung lari kearah mereka. Zhang BingJie sebelumnya langsung memeriksa keadaan Fang YingJun tapi dia tidak menemukan apapun yang mencurigakan bahkan kondisinya juga baik-baik saja, begitu juga Mei Lian.


Liu Changhai tadinya juga tidak merasa ada hal yang aneh di tubuh Fang YingJun. Lalu beberapa pertanyaan muncul dalam pikiran mereka. Tapi hal pertama yang harus mereka lakukan adalah segera membawa Fang YingJun masuk kedalam.


Ketika sudah meletakan Fang YingJun ke kamarnya beberapa saat kemudian Fang YingJun membuka matanya. Sambil memegangi kepalanya yang terasa sakit Fang YingJun bertanya apa yang terjadi saat dia tiba-tiba melihat beberapa orang berkumpul memandanginya.


Beberapa kultivator itu saling memandang satu sama lain, pertanyaan serupa segera terpikirkan oleh mereka.


"Sudahlah ... biarkan aku yang menjaga Fang YingJun kalian bisa kembali sekarang," ucap Zhang BingJie.


"Tapi kamu! ... uhm biarkan aku...."


Antara khawatir dan kecewa Mei Lian akhirnya keluar kembali ke kamarnya, hal itu juga di ikuti Yin Xia dari belakang. Sedangkan Liu Changhai sebelum pergi mengatakan, "Jika ada bantuan kau bisa mencari ku."


Zhang BingJie langsung meresponnya dengan mengangguk pelan sedangkan Fang YingJun sedari tadi nampak terlihat kebingungan dan belum memahami keadaan yang barusan .


"Fang YingJun___kau___"


"Zhang BingJie kenapa kau terluka?! siapa yang me___" ucapnya terhenti ketika melihat darah di pedangnya, hal itu membuatnya refleks melihat ke arah jubahnya yang juga terlihat beberapa cipratan darah.


"Apa aku telah melukaimu?! tadi aku tidak merasa sedang minum ... tadi hanya___"


"Kau sebaiknya istirahat dulu, kita akan membahasnya besok." ucap Zhang BingJie.


"Tidak! lihat dirimu bagaimana aku bisa istirahat begitu saja saat melihatmu seperti itu!" ucap Fang YingJun dengan nada khawatir.


Setelah mengatakan itu Fang YingJun langsung berdiri meski beberapa bagian tubuhnya juga terasa sakit. Dia mengambil satu kantung yang berisi obat-obatan yang tadi diletakan Mei Lian sebelum pergi.


"Buka jubahmu!"


"Kau__ tidak perlu melakukannya aku bisa sendiri!" ucap Zhang BingJie tegas.


Tapi Fang YingJun bukanlah orang lain, beberapa orang mengatakan dirinya orang yang bermuka tebal jadi reputasi baginya bukanlah hal penting sehingga karena hal itu dia bisa lebih bebas melakukan apapun yang dia inginkan, tidak terkecuali menolak perkataan Zhang BingJie.


Dengan nada yang terkesan lebih tegas dari bhiksu di depannya, Fang YingJun berkata, " Buka! jika kamu tidak mau membukanya___aku yang akan membukanya," ucapnya menatap bhiksu itu.


Zhang BingJie terdiam sejenak lalu dengan sedikit ragu dia membuka jubahnya menampilkan dada bidang yang putih dan berotot. Fang YingJun langsung menaburkan bubuk obat di tangan Zhang BingJie dan juga membalut lukanya dengan kain bersih yang dia temui di atas meja ke bagian luka di pundak dan juga di pinggang sisi kirinya.


Sambil fokus melakukannya, Fang YingJun mengatakan, "Kau ini kenapa masih begitu keras kepala seperti dulu, bagaimana jika kau menghadapi istrimu___"


Fang YingJun baru sadar dia menyebutkan kata-kata yang dia juga tidak terlalu mengerti. Dia langsung menatap Zhang BingJie yang sedari tadi menatapnya, "Eh, jangan memikirkan dengan serius ... aku juga tidak mengerti apa bhiksu itu menikah atau tidak, kudengar beberapa dari mereka menikah tapi kata guru Fang mereka tidak menikah, itu membuatku sedikit bingung."


"Aku tak ingin menikah," ucap Zhang BingJie dingin.


Fang YingJun terdiam sejenak lalu mengatakan, "Tak apa!___aku yang akan menemanimu, kita akan menghabiskan waktu berkeliling bersama melawan monster dan beberapa roh jahat, memberikan kebaikan pada orang lain tanpa mengecewakan diri sendiri, itu baru saudara sejati bukan?," ucap Fang YingJun sambil tersenyum, sedangkan bhiksu di depannya juga terlihat tersenyum tipis.