True Cultivators In The Mortal Realm

True Cultivators In The Mortal Realm
Chp. 23 - Masakan misterius



Fang YingJun dan lainnya berjalan pulang. Di tangan Fang YingJun terlihat sedang menenteng beberapa kue yang masih panas yang dia beli dari kedai di desa. Mereka berjalan kembali ke Desa Huanxi setelah tadi menghabisi beberapa mayat hidup yang berusaha mendekati pemukiman warga.


"Dengan kecepatan mayat hidup tadi, apa mungkin sudah ada yang masuk ke pemukiman warga?" tanya Fang YingJun ke kultivator yang ada di samping kanan kirinya.


"Entahlah, semoga saja tidak, seharusnya mayat hidup yang terakhir tadi adalah yang paling mendekati pemukiman warga, untung saja kita cepat menghabisinya." jawab Liu Changhai.


"Bagaimana jika ada seseorang yang sudah tergigit lalu terkena racunnya dan orang itu belum menyadarinya. Sebelum menjadi mayat hidup seutuhnya?" tanya Fang YingJun.


Mendengar hal itu Zhang BingJie dan Liu Changhai terdiam sejenak, lalu Liu Changhai berkomentar, " Biasanya itu masih memiliki waktu paling lama satu hari agar bisa merubah orang yang tergigit menjadi mayat hidup seperti tadi."


"Tapi tetap saja penularannya akan sangat cepat di tambah jika tidak segera di obati racunnya benar-benar bisa merubahnya menjadi mayat hidup seutuhnya. Hal itu sama saja seperti membunuh beberapa orang sekaligus," ucap Zhang BingJie pelan tapi kultivator di dekatnya masih bisa mendengarnya dengan jelas.


"Kalau begitu besok pagi aku akan memerintahkan para murid untuk mengeceknya di pemukiman terdekat dari sini." ucap Liu Changhai.


"Eh, bagaimana hasilnya setelah mengecek di kediaman Klan Chen?" tanya Fang YingJun.


"Itu___ semakin aneh," ucap Liu Changhai sambil mengingat kejadian yang telah lalu.


"Sepertinya hal itu benar-benar seperti sudah di rencanakan." Tambah Zhang BingJie.


"Klan Chen adalah keluarga kultivator yang sangat terkenal di kota Hua Yi tapi mereka sedikit tertutup dari dunia luar ... Setelah menemukan orang-orang Klan Chen yang digantung dengan tali, kami juga memeriksa kematiannya bukan karena itu, mereka sebelumnya bertarung, dari goresan luka di tubuh mereka seharusnya dilakukan oleh beberapa orang"


Fang YingJun berhenti tiba-tiba dan mengatakan, "Jika pembantaian di Desa Huanxi dan Klan Chen saling berhubungan, apakah mungkin mayat orang-orang dari Klan Chen juga akan berubah menjadi mayat hidup?"


"Ah, untung saja kau mengatakannya tapi untunglah kami sudah membuat perisai agar siapapun tidak bisa keluar masuk dengan mudah," ucap Liu Changhai sambil tersenyum.


"Berapa lama perisai itu benar-benar tidak bisa dirusak oleh kekuatan spiritual?" tanya Fang YingJun.


"Seharusnya dua hari," jawab bhiksu itu cepat.


Mereka akhirnya sampai di rumah yang kemarin mereka tinggali, terlihat beberapa murid sedang terduduk terdiam sambil memandangi ke Mei Lian yang sedang makan dengan lahap.


"Hei, Fang YingJun! cepat cicipi ini, ini benar-benar sangat lezat." ucap Mei Lian yang langsung membuat Fang YingJun berlari dan duduk di samping gadis itu.


Fang YingJun sebenarnya merasa aneh ketika melihat murid-murid dari Sekte Yun Lian yang hanya menatap makanan di atas meja tersebut. Tapi dia tidak mau memikirkannya lebih jauh, dia langsung memakan daging panggang yang tampak menggoda di depannya.


"Wah, ini benar-benar sangat enak," lalu Fang YingJun melihat Yin Xia membawa satu piring makanan yang sama seperti tadi, " Eh ternyata kau yang memasaknya."


"Aku tidak bisa memasak." ucapnya dingin.


"Itu Jun Jie yang memasaknya, dia memang yang paling hebat dalam urusan memasak." ucap Lu JingYi sambil menunjuk ke arah temannya yang baru saja selesai masak.


"Kau sedang memujiku atau mencela." ucap Jun Jie dari belakang arah Yin Xia.


"Ternyata kau! ... tapi tak apa, aku juga seorang laki-laki dan bisa memasak tapi benar-benar tidak ada apa-apanya dibandingkan masakan mu ini."


Jun Jie baru menyadari dua orang masih berdiri tidak jauh dari mereka, " Tetua Liu ... Bhiksu Zhang cepatlah kesini bergabung dengan kami."


"Zhang BingJie! kau benar-benar tidak mau ini...." teriak Fang YingJun membuat bhiksu itu berhenti sejenak hanya untuk mengatakan, "Kau makan sebanyak apapun, apa kau benar-benar tidak merasakan kenyang." ucapnya datar, lalu mulai melangkahkan kakinya lagi ke depan.


Fang YingJun sama sekali tidak mempedulikan perkataannya, dia bahkan hampir lupa tentang kue tadi, dia lalu memberikan kepada murid-murid dari Sekte Yun Lian.


Semua murid langsung memakan kue itu dengan lahap kecuali Jun Jie yang memilih memakan daging panggang masakannya.


"Ya ampun ini benar-benar sangat lezat," ucap Jun Jie membuat teman-temanya yang sedang memakan kue tadi langsung memandang kearahnya.


"Sebenarnya ini daging apa ..." tanya Fang YingJun.


"Daging mayat hidup tadi." ucap Yin Xia cepat.


Mendengar hal itu Fang YingJun dan Mei Lian langsung terdiam kaku kecuali Jun Jie yang masih melahapnya sambil tersenyum melihat muka beberapa orang di situ.


Sedangkan murid lainnya tidak terlalu terkejut dan hanya melebarkan matanya sejenak, karena mereka sudah mengetahuinya tadi saat mereka mendengar Jun Jie mengatakan sesuatu dengan Yin Xia yang membuat mereka enggan memakannya.


"Hei, kenapa kau masih memakannya setelah mendengar ucapannya." ucap Lu JingYi sambil menyikut Jun Jie yang berada di dekatnya.


"Ternyata ucapan mereka benar, Yin Xia ... kau ___kau," ucap Mei Lian, sedangkan pemuda di dekatnya seakan kehabisan kata-kata ketika mengingat mayat hidup yang dia temui tadi.


Yin Xia mengangkat sudut bibirnya, lalu perlahan memakan daging panggang di depannya. Jun Jie yang tidak tahan langsung mengatakan , " Haih, kalian ini jika hal itu benar, bagaimana senior Yin dan aku masih memakannya, " ucapnya sambil tertawa kecil.


"Lalu apa?!" ucap Fang YingJun kesal, tapi dia dan Mei Lian mulai memakannya lagi setelah yakin Yin Xia dan Jun Jie terlihat seperti sedang mengerjai mereka.


"Itu adalah daging ular Wu Ling," ucapnya sambil tersenyum kecil tapi dilihat dari matanya, pemuda itu jelas mengatakan dengan sebenarnya.


Fang YingJun dan Mei Lian juga tak kalah terkejut saat mendengar hal itu. Lalu Mei Lian mengatakan dengan kesal, " Kau tau ular Wu Ling sangat mematikan bahkan racunnya bisa membunuh seseorang dalam sekejap."


"Lalu bagaimana kau masih bisa bernafas hah," ucap Yin Xia membuat gadis itu terdiam sejenak.


"Awalnya aku juga terkejut seperti kalian, tapi senior Yin telah meyakinkan ku tadi. Dia mengatakan dulu pernah memakannya di Restoran Xinyue yang terkenal itu. Dia bahkan mengetahui cara menghilangkan racunnya tanpa sisa sedikitpun apalagi dia mengatakan daging ular ini bisa mengembalikan rasa lelah orang yang memakannya secara perlahan." ucap Jun Jie membuat teman-temanya saling berpandangan, sedangkan Mei Lian dan Fang YingJun meneruskan memakannya tanpa keraguan lagi.


Dengan ragu-ragu akhirnya murid-murid yang lain mulai mencicipinya karena penasaran.


"Rasanya seperti masakan Jun Jie seperti biasanya, " Lu JingYi mencicipinya lagi, "Tapi rasa dagingnya benar-benar berciri khas dan ini membuatnya sangat enak."


"Ini___apakah semua makanan di Restoran Xinyue juga seenak ini, aku benar-benar tidak bisa berkata-kata lagi."


"Jun Jie kenapa kau baru mengatakannya setelah menghabiskan separuhnya."


"Sangat lezat, Jun Jie kau harus sering memasaknya di sekte untuk kami."


Komentar polos murid-murid itu membuat orang -orang yang mendengarnya langsung tertawa.