
Kini Andrian tengah berada didalam kelas nya. duduk di kursi dekat jendela yang terlihat pemandangan dari luar sana. sembari membolak balikkan Novel milik Avilia dan tanpa sadar dia membacanya, Baru beberapa lembar yang terbaca namun tiba-tiba Alvin datang menepuk pundak Andrian yang membuat nya sedikit terkejut.
"Heyy, sejak kapan kau suka membaca Novel?" Tanya Alvin heran sembari melirik kearah Novel yang berada digenggaman temannya itu.
"Setauku kau lebih menyukai Komik daripada Novel" Lanjut nya, memang benar saat Alvin bermain kerumah Andrian, di kamar nya terdapat begitu banyak buku Komik, hanya Komik tidak ada Novel atau lainnya. Entah kenapa sejak kecil Andrian gemar mengoleksi komik-komik, hingga dikamarnya terdapat rak buku yang hanya berisikan komik kegemarannya. Dia sama sekali tidak tertarik untuk membaca Novel, Karena baginya Novel itu sangat membosankan, hanya terdapat tulisan-tulisan saja didalam nya, berbeda dengan komik. Tapi entah kenapa saat membaca Novel milik Avilia rasanya Andrian tidak ingin berhenti membaca nya hingga sampai di bab terakhir.
"Heyy, Apa kau tidak mendengar ku?" Gerutu Alvin. Namun Andrian masih tak bergeming tetap fokus membaca Novel tersebut.
"Hisss, bisakah kau tutup mulutmu, aku sedang membaca Novel milik Avil.."
Sesaat Andrian terdiam, "Ups!"
"Milik Avil? Avilia maksudmu?" kini Alvin mengernyitkan alisnya. Namun Andrian masih terdiam juga.
"Apa kau sedang dekat dengan Avilia?" Antusias Alvin sehingga Ucapannya terdengar begitu jelas didalam kelas itu.
"Bisakah kau tutup mulutmu!" Tegas Andrian.
"ini milik Avilia yang terjatuh tadi saat dia ingin pergi ke kelasnya" jelas Andrian.
"Ohhh" Alvin membalasnya dengan anggukan kepala yang berarti dia mengerti.
"Lalu belum kau kembalikan?"
"Bagaimana aku mau mengembalikan nya, sekarang sudah waktunya jam kelas dia dimulai"
"Kalau begitu kembalikan nanti setelah kelas nya selesai" Ucap Alvin
"Tanpa diberitahu pun aku tahu!" Ketus Andrian.
Kini Andrian tampak seperti sedang menunggu seseorang, yaitu Avilia, dilihat nya berkali-kali jam tangan yang melingkar di pergelangan tangannya.
"Huh tiba-tiba aku jadi haus begini, mending ke kantin dulu sebentar sembari menunggu dia selesai kelas" Ucapnya Lalu melangkahkan kakinya menuju kantin.
"Huh badanku rasanya akan Remuk" Keluh Avilia.
"Rasanya aku tidak punya tenaga untuk berjalan menuju halte bus" Lirih Avilia.
Kini Avilia sudah keluar dari dalam kampus dan sedang berjalan untuk menuju halte bus, Tiba-tiba seseorang menghampiri nya.
"Avilia!" Sapa orang tersebut
"Loh kak Rama kok ada disini? Bukannya kak Rama tidak sekampus dengan ku?" Tanya Avilia heran.
"Oh kebetulan aku lewat saja habis dari rumah temanku. Mau pulang bareng?" Ucap Rama berbohong kepada Avilia, padahal jelas-jelas dari tadi dia menunggu Avilia keluar dari kampusnya agar bisa mengajak nya pulang bersama.
Setelah membeli minum dari kantin kini Andrian kembali menuju kelas Avilia. dilihat nya kelas Avilia sudah sepi, "Sialllll!!" Gerutu Andrian dan sedikit berlari melewati lorong kampus untuk menuju keluar kampus. Dari jauh terlihat Avilia sedang bersama seorang lelaki.
"Itukan lelaki yang kemarin mengantar Avilia ke toko buku" Ucap Andrian mengingat-ingat karena kemarin dia sempat melihat lelaki itu, rasanya membuat Andrian begitu geram dan ingin memakannya.
Ingin rasanya Avilia menolak ajakan Rama, tetapi saat ini dia merasa begitu lelah jika harus pulang dengan Bus. Dengan terpaksa Avilia Mengiyakan nya dan segera menaiki sepeda motor yang dikendarai oleh Rama.
Saat Andrian akan menghampiri Avilia dan laki-laki itu, kemudian motor yang mereka tumpangi sudah dengan cepat meninggalkan area kampus.
"Sialll!!!" Gerutu Andrian dengan sangat kesal.
Halo kakah-kakah😊 Jangan Lupa setelah membaca Like dan Coment yaa🙏 Gratis kok tidak dipungut biaya apapun:V wkwk
Ayolahh aku butuh support dari kalian:') hiks
Caranya gampang kok cuman tekan tombol Like dibawah ajja dan Beri aku semangattt kakah😖😖 Ucapan semangat kalian sangat berarti bagi diriku😅😚
Sekian Terimakasih😉🤗