
Kini Avilia sedang berada di dalam mobil milik Andrian. Sesudah dari UKS Andrian mengajak Avilia untuk pulang ke kost an nya.
"Kak Andrian, Kampus sepi begini, apa semua orang sudah pulang?" Tanya Avilia heran melihat sekeliling area kampus yang sudah lumayan sepi.
"Kau yang tertidur begitu lama" Jawab Andrian dengan ketus nya. Avilia tidak bisa membantah ucapan Andrian, rasanya ia begitu lelah, hingga saat setengah perjalanan pulang Avilia tertidur dengan pulasnya.
Setelah 10 menit kemudian mereka tiba di depan kost an tempat Avilia tinggal. Andrian melirik kearah Avilia yang sedang tertidur dengan nyenyak nya. Membuat dirinya tidak tega untuk membangun kan nya. Sesaat Andrian menatap Raut wajah Avilia yang terlihat sangat lelah, tanpa disadari kini tangannya usil menyentuh lembut pipi tirus milik Avilia, Lalu keusilan nya berlanjut mengambil kacamata yang sedang Avilia kenakan, dan menaruh nya pelan-pelan di sembarang tempat.
"Kau memang wanita yang kuat" Lirih Andrian sembari tersenyum menatap lekat - lekat pemandangan indah dihadapan nya itu.
Alis yang lumayan tebal terlihat begitu natural tanpa menggunakan pensil alis, Bulu mata yang panjang dan lentik tanpa menggunakan mascara, Hidung mancung nya, pipi tirus yang lembut , hingga pandangan nya kini terhenti pada bibirnya, Bibir itu, Bibir tipis yang terbalut lipstik berwarna Terracotta, yang membuat Avilia terlihat begitu manis, Kacamata yang dipakai nya pun, bukannya membuat Avilia terlihat culun namun sebaliknya kacamata itu membuat dirinya terlihat begitu imut,
"Menggemaskan sekali" Lirih Andrian yang terus menatap wajah Avilia begitu dekat. Seolah ia tidak ingin menyia-nyiakan pemandangan itu.
Kini Avilia mengerjapkan kedua matanya, hingga membuat Andrian yang mengetahui nya dengan segera menjauhkan wajah nya dari sana, berpura-pura melihat ke arah luar jendela.
"Kau sudah bangun? Mobil ku sangat nyaman yaa hingga kau begitu nyenyak tidur disini" Ucap Andrian ketus.
"Sejak kapan kita sampai kak?" Tanya Avilia keheranan, Seraya melirik kearah luar jendela mobil.
"Satu jam yang lalu" Jawaban Andrian membuat Avilia terkejut membulatkan matanya menatap Andrian.
"Kenapa kau tidak membangunkan ku?"
"Aku tidak tega membangunkanmu, cepat keluarlah, apa kau masih ingin berlama-lama bersamaku disini?" Ledek Andrian
"Ti-tidak, baiklah kalau begitu aku masuk dulu, apa kau tidak ingin minum sebentar?" Tanya Avilia.
"Tidak, kau istirahat lah, kau perlu istirahat yang banyak, dan besok jangan pergi bekerja"
"sejak kapan kau boleh mengaturku! Aku tidak punya hubungan apa-apa denganmu, kau seenaknya saja menyuruhku untuk tidak bekerja, Jika begitu, kau pergilah! Aku akan masuk kedalam, Terimakasih sudah mengantarku" Ketus Avilia dengan cepat turun dari mobil milik Andrian memasuki kost an nya dan menutup pintu nya rapat - rapat dengan geram nya.
Andrian yang melihat tingkah nya pun kini hanya bisa tepuk jidat.
Avilia masih saja menggerutu kesal dengan ucapan Andrian tadi, saat Avilia hendak membuka pintu, tiba - tiba dari belakang seseorang memanggil namanya. Terlihat Rama menghampiri Avilia, kedua tangan nya membawa sebuah box yang berisikan kue lapis legit kesukaan Rama.
"Avilia, kau baru pulang?" Tanya Rama heran, karena ini sudah hampir larut malam,
"Iyaa kak, Tadi kebetulan ada materi tambahan" Jawab Avilia sengaja berbohong, karena tidak ada gunanya juga memberitahukan bahwa tadi Avilia sempat pingsan di kampus.
"Oh, begitu, Avilia Ini ada kue dari mamah ku kebetulan hari ini dia membuat kue banyak sekali untuk acara pernikahan tante, dan mamah menyuruh ku untuk memberikannya padamu" Ucap Rama sembari menyodorkan box itu pada Avilia. Namun Avilia begitu enggan menerima nya.
"tidak usah merepotkan begitu kak, sampai satu box seperti ini, aku jadi merasa enak, eh maksudku aku merasa tidak enak" Kata Avilia merasa malu karena keceplosan, kebetulan Avilia saat Ini begitu lapar sedangkan dia tidak Mood untuk membeli makanan diluar karena sudah hampir larut malam.
Rama hanya tertawa mendengar ucapan Avilia,
"Baiklah, kau makan lah, Aku kira kau sudah tidur tadinya aku akan mengantarkan nya besok saja, tapi sepertinya besok aku akan sibuk jadi aku mengantarkan nya sekarang saja" Ucap Rama melemparkan senyum nya.
"Terimakasih ya kak rama, ucapkan terimakasih juga pada tante" kata Avilia
"Kalau begitu aku masuk dulu, Badanku sudah lengket sekali karena seharian beraktivitas" Lanjut Avilia.
"Baiklah, kau istirahat lah, jangan begadang ya" Rama pun melangkah kan kakinya kembali ke rumah. Sedangkan Avilia masuk ke dalam kost an nya dan dengan segera pergi ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya.
.
.
.
.
.
.