Tokyo Revengers: Why Me?

Tokyo Revengers: Why Me?
Book 2 Epilog



Rindou x Reader


Karakter milik Ken Wakui


......................


Hari demi hari pun telah berlalu, kini [name] mulai pulih meskipun belum bisa keluar rumah karena Rindou terlalu overprotective padanya.


Sungguh [name] sangat bosan dirumah, dia tak jauh dari bermain game, melihat video bandnya Ruki dan chat dengan Ruki serta Kaho teman barunya.


Sedangkan Rindou sendiri selalu menemani nya dirumah dikala dia libur dan senggang. Dia tahu bahwa kekasih nya teramat bosan berdiam diri seharian dirumah. Mungkin sekali-kali Rindou akan membiarkan [name] keluar rumah atau Rindou yang akan mengajaknya kencan. Sebab mereka berdua jarang berkencan karena hari-hari kemarin terjadi banyak masalah menyangkut hubungan mereka berdua. Tetapi Rindou bersyukur, akhirnya semua itu telah berlalu.


.


Hari demi hari hubungan pertemanan Rindou dan Sanzu kembali seperti dulu tanpa adanya persaingan apapun meskipun Rindou terkadang masih suka menyindir kelakuan absurd Sanzu.


.


Seperti saat ini [name], Rindou dan Sanzu berada dicafe bersama Kaho dan temannya bernama Keiko. Kaho dan Keiko merasa canggung dengan kedua orang itu, sanzu dan kekasihnya Rindou. Tetapi [name] mampu mencairkan suasana dan akhirnya mereka mengobrol bersama.


Rindou dan Sanzu sendiri tak terlalu banyak bicara, mereka berdua hanya menikmati jamuan yang tersedia. Sedangkan [name], Kaho dan Keiko, mereka bertiga malah asik menggibah, dan korban ghibah mereka adalah Ruki serta Keiko yang menjadi korban perjodohan [name] dan Kaho.


Kedua pria itu hanya menggeleng-gelengkan kepalanya, pikir mereka berdua apa tidak capek membicarakan orang seperti itu. Apalagi yang jadi bahan gosip adalah Ruki teman mereka sendiri.


.


Ruki yang menjadi korban ghibah [name] dan Kaho hanya bisa bersin, padahal dia tak merasakan hawa dingin selain bau obat diruangan kamar rawatnya.


"Aduh siapa yang ngomongin aku ya?"


.


.


Kaho dan temannya Keiko pun pamit pulang dan mengucap terima kasih atas traktiran [name].


.


Bagi [name] hari ini sungguh menyenangkan, dia bisa berbicara banyak dengan Kaho. Kaho adalah orang yang asik diajak ngobrol apalagi jika ditimpali oleh temannya bernama Keiko, mereka berdua akan terus mengoceh tak mau kalah. Hal itu membuat [name] banyak tertawa dengan keduanya.


Mereka kini berada dimobil, Rindou yang menyetir, disamping nya adalah [name] sedangkan Sanzu berada di belakang sambil menyenderkan badannya ke kursi belakang. Sanzu matanya mengarah keluar, dia memikirkan gadis tadi yang benar-benar mirip dengan Hasegawa Kaori. Kali ini dia akan memastikan sendiri dengan cara mendekati nya. Dia akan mencari tahu siapa gadis itu sesungguhnya.


.


[Name] bercerita tentang Kaho yang memiliki toko kue diusia yang sama dengannya, jujur saja dia iri. Dia ingin bisa seperti nya. Tapi apalah daya dia tak pandai seperti Kaho.


"Kau tak perlu iri padanya, [name]. Masing-masing orang pasti memiliki keahlian nya sendiri. " Ucap Rindou


"Kau bisa belajar, biarpun tak ahli setidaknya kau bisa membuat orang lain senang itu sudah cukup sih menurut ku. " Ucap sanzu


"Kali ini kau waras juga ya rupanya, Sanzu. " Ejek Rindou.


"Cih! Apa perlu ku cincang dulu mulut mu Rin. " Kesal Sanzu.


"Sudah-sudah, kok kalian berdua jadi bertengkar sih. "


"Tuh mulut pacar mu musti direm [name]. "


"Terserah aku. "


[Name] sungguh lelah dengan adu mulut Rindou dan Sanzu. Dia hanya bisa pasrah dengan kedua orang ini sekarang. Tapi [name] bersyukur semua kembali seperti semula dan berharap tidak ada kejadian menyakitkan lagi untuk orang-orang tersayangnya.


...... ...


End