Tokyo Revengers: Why Me?

Tokyo Revengers: Why Me?
Book 2 Bagian 17



Rindou x Reader


karakter milik Ken Wakui


......................


Seharian mengalami tak sadarkan diri, akhirnya [name] terbangun.  Dia merasa ada seseorang yang memegang tangannya. Benar saja,  saat melihat kesampingnya dia melihat Rindou tertidur.


Pikir [name] ternyata dirinya tidak mati, terakhir jatuh dia diselamatkan oleh seseorang entah siapa dia sendiri tak ingat karena saat itu dia langsung tak sadarkan diri. Tapi dia bersyukur, Tuhan memberikan kesempatan hidup padanya.


Kemudian dia mengelus rambutnya Rindou, sehingga Rindou merasa terusik dan terbangun dengan gerakan [name]. Rindou mengucek kelopak matanya, menyesuai matanya yang baru saja membuka mata.


"Syukurlah kau sudah bangun."


Rindou memeluk erat [name],  dia sangat bersyukur gadisnya bisa selamat dalam misi mengerikan itu.


[Name] mengangguk. Rindou sendiri secepatnya memanggil dokter pribadi yang berada dirumah keluarga Haitani untuk memeriksa sang gadis yang baru saja terbangun.


.


Mendengar penuturan dokter dengan kondisi [name] yang membaik membuat Rindou bersyukur, setidaknya [name] hanya perlu pemulihan beberapa hari saja. Rindou sendiri yang akan berusaha menjaga dan merawat kekasihnya ini.


"Kenapa kau tak istirahat Rin. Kau juga terluka kan? " Tanya [name] yang menyentuh luka lebam diwajahnya.


"Ini tak seberapa, jadi kau tidak perlu khawatir. " Jawab Rindou yang memegang lengan gadisnya.


[Name] menghela nafas, Rindou sungguh keras kepala menurut nya.


"Apanya yang tidak apa-apa. Coba lihat ini dan ini. " Ucap [name] yang menekan dahi yang diperban serta bagian tubuh yang diperban.


"Ih apaan sih!  Sakit tahu kalau kau tekan seperti itu. "


"Tuh kan, kau tak baik-baik saja. "


"Sudah jangan cerewet. "


Rindou mengelus pucuk kepala sang gadis dan mengecup singkat bibirnya.


....... ...


Koko mengkaji setiap laporan yang didapat dari keluarga Hasegawa. Disana ada kejanggalan yang terlalu ditutupi keluarga ini, terutama masalah anak yang hilang dalam bagian foto ini. Bahkan informasi nya juga telah lama dihilangkan oleh keluarga itu sendiri.


"Mereka benar-benar merepotkan! "


"Kau kenapa koko? " Tanya Sanzu yang baru saja masuk kedalam ruangannya seusai menginterogasi Hanma yang tetap saja tak membuka mulutnya.


"Kau tahu keluarga itu benar-benar misterius. Bahkan banyak kejanggalan yang mereka sembunyikan terutama anak yang menghilang dibagian foto ini."


Sanzu melihat foto keluarga sebelum keluarga Hasegawa yang sekarang.


"Benar juga, jadi siapa perempuan ini? Bukankah anak Hasegawa hanya Yuika?. "


"Aku pun tak tahu,  tapi aku menemukan dokumen ini ketika dibrankas yang sengaja disegel. "


"Hasegawa Akira, Hasegawa Kaori?  Bukankah yang kita tahu istri sahnya itu Hasegawa Kana. "


"Ya,  tapi aku menemukan keterangan bahwa Hasegawa Kaori adalah istri pertama dan mereka memiliki anak perempuan sah dari Hasegawa Akira, sedangkan Yuika merupakan anak tiri yang dibawa Mori Kana dari pernikahan sebelumnya. "


Sanzu hanya memperhatikan wajah seorang wanita yang bernama Hasegawa Kaori, dia sangat mirip dengan dengan temannya [name] yang pernah melayat ke pemakaman ayah dan ibunya [name].


"Apa aku gak salah lihat ya,  gadis itu mirip dengan Hasegawa Kaori. " Batin Sanzu yang meneliti.


.


"Benar-benar merepotkan! Jadi intinya kita harus mencari tahu juga kemana hilang nya anak itu? "


"Ya, karena yang kita takutkan anak itu adalah balas dendam Koko. Kau tahu kan seorang anak konglomerat seperti mereka bisa saja melakukan aliansi dengan pihak yang bisa merugikan kita. "


"Huh! benar-benar merepotkan. Mana dokumen nya sudah dihancurkan semua lagi oleh mereka sendiri. "


Kokonoi hanya mengacak rambutnya, dia merasa pusing mengurusi keluarga yang mereka serang di misi kemarin.


"Apa kau dapat info dari Hanma?"


" Cih!  Si brengsek itu tak mengatakan apapun ketika diinterogasi bahkan ketika aku menyiksanya dia tidak membuka mulut. "


"Sungguh keras kepala. Pasti dia tahu sesuatu tentang keluarga itu."


"Kau benar. Koko aku bahkan menemukan kejanggalan kematian Yuika. Dia mati bukan terjatuh melainkan dibunuh. "


"Hm benar,  aku sudah melihat foto yang kau tunjukkan waktu itu. Bahkan anehnya [name] tidak mati dari ketinggian. Orang biasa pasti sudah mati dari diketinggian seperti itu. "


"Ya kau benar. "


"Kau masih belum move on juga, Sanzu. "


"Entahlah!  Tapi kalau si Rindou macam-macam lagi ya mungkin aku maju lagi. "


"Huh!  Kau benar-benar gila. "


"Aku tak peduli. "


"Huh!  Kau tak menjenguknya? "


"Tidak,  disana ada si Rindou. Aku masih kesal padanya. "


"Ternyata kau cemburu ya. "


"Cih! berisik! "


"Ya sudah nanti kita laporkan semua ini pada Mikey. "


"Ya,  baiklah."


....


Subuh menjelang pagi, Kaho berjalan di sekitar dimana dulu rumah nya  yang kini hanya menjadi reruntuhan saja. Garis polisi terbentang disekitar rumahnya yang hangus terbakar. Namun [yn] dapat dengan mudah masuk kesana dengan kemampuan yang dimilikinya.


Dia tak bisa menyalahkan siapapun disini. Semua ini murni salah Yuika yang menghancurkan keluarga nya. Sedangkan Kaho sendiri memang sudah memutus semua itu dari awal. Dia tak akan menuntut apapun atas peristiwa ini. Yang akan dia lakukan adalah membuka lembaran baru, sama seperti dirinya dulu keluar dari rumahnya sendiri. Dia akan berbaur dengan banyak orang seperti biasa,  membuka toko kuenya dan menjadi bagian dari band milik temannya.


"Lady, ayo kita pergi dari sini sebelum ada orang lain yang melihat kita. "


"Ya baiklah,  ayo. Lagipula nanti Keiko mengomel lagi kalau aku lama disini. "


Kaho pun pergi meninggalkan kan bekas reruntuhan rumahnya dengan menggunakan sepeda motornya. Sedangkan Rihito sendiri menaiki mobil sportnya.


Penyamaran Rihito sebagai anak konglomerat memang patut di acungi jempol, dia pandai memberi informasi bahkan memanipulasi tentang tuannya yang tak banyak orang tahu. Hanma sendiri ketika bertemu dengan Rihito tak berani membuka mulutnya menyangkut masalah tuannya apalagi sampai membocorkannya. Rihito memang sangat loyal pada Kaho dan itu sudah menjadi sumpah nya.


.


.


Hari menjelang siang, [Name] begitu senang ketika mendapat kabar dari ayah Ruki bahwa Ruki sudah sadar. Saat ini beliau menjenguk dirinya.


Beliau sengaja datang kekediaman keluarga Haitani untuk menjenguk [Name], tentu saja beliau disambut hangat oleh [name] beserta Rindou disana. Rindou pun keluar dan membiarkan mereka berdua untuk mengobrol santai.


"Paman,  aku ingin mengatakan sesuatu. Sebenarnya ada hal yang aneh ketika saat aku terjatuh dirumah Hasegawa. Seharusnya aku mati saat itu tetapi ada seseorang yang menangkap tubuhku. Aku tak ingat wajahnya seperti apa."


"Begitu ya, yang paman tahu keluarga itu sejak dulu memang menyimpan rahasia besar. Namun paman tak bisa menceritakan itu semua karena paman sudah berjanji untuk merahasiakan itu semua. "


[Name] hanya terdiam sejenak,  ternyata ayah Ruki banyak tahu tentang keluarga itu. Namun, beliau terkesan merahasiakan itu semua karena janjinya itu. Tapi [name] tak bisa memaksa itu, rasanya sungguh tak sopan jika dia melakukan itu pada orang yang selalu membantu nya.


"Aku mengerti. "


"Syukurlah,  kamu bisa selamat. Ruki sempat khawatir ketika tahu kamu terluka seperti ini."


"Maaf aku tak bisa menjenguk nya. "


"Tidak apa-apa. Yang penting kamu sehat kembali. Ruki memaklumi itu. "


"Cepatlah sehat,  paman selalu menunggumu untuk bermain kerumah."


"Terima kasih paman. "


.


.


Diruang penyiksaan Sanzu terus memaksa Hanma untuk bicara. Hanma Shuuji sama sekali tak membuka mulut, dia tak mengatakan sepatah kata pun. Sanzu ingin secepatnya membunuhnya kalau saja Mikey tidak memerintah untuk tidak membunuh Hanma.


Mikey menghampiri Hanma melewati Sanzu yang tadi menyiksanya.


"Ayo bernegosiasi denganku. Aku akan membebaskanmu dari sini asal kau membuka mulut. "


"Semudah itukah Mikey? "


"Memangnya kenapa?  Akulah disini yang memiliki kekuasaan. "


Hanma tertawa,  dia sungguh tak menyangka jika Mikey mau saja bernegoisasi dengan dirinya. Tapi siapa yang peduli asalkan dia bisa bebas.


"Baiklah, aku akan mengatakan apa yang aku tahu. Tapi tepati janjimu itu. "


"Ya."


"Pasti kalian sudah tahu kan keluarga itu tapi yang aku tahu Yuika memang memiliki adik tiri, aku pernah melihat nya tapi sayang foto itu dibakar oleh Yuika sendiri. Kalian tahu gadis itu masih ada dikota ini. Tapi entahlah yang mana orangnya aku sendiri tidak ingat karena aku tak terlalu memperhatikan. Tapi kau bisa mencarinya disebuah instansi sekolah dasar xxx dia pernah bersekolah disana. Aku tahu itu dari Yuika."


Hanma memang mengatakan keberadaannya tapi dia sendiri menyembunyikan wajah asli nya yang sebenarnya dia ingat. Cuma Hanma sendiri memang penasaran pada adik tiri  Yuika itu, kenapa Yuika sebenci itu pada wanita yang menjadi adiknya itu.


"Begitu rupanya. "


Mikey pun memerintahkan Mochi yang berada diruangan ini untuk membebaskan Hanma sesuai janjinya.


Mochi hanya menurut saja, begitupun dengan Sanzu yang sempat protes pada sang bos. Namun, tatapan Mikey membuat  Sanzu tak dapat berkutik dan membantah. dia hanya bisa menurut saja.


Hanma pun dibebaskan,  Bonten memulai mencari keberadaan anak sah Hasegawa itu.


......................


[14-05-2022]