
Rindou x Reader
Karakter milik Ken Wakui
......................
Beberapa minggu setelah kejadian itu tampaknya rasa penasaran Chifuyu dan Kazutora semakin memuncak. Dia ingin sekali bertemu dengan gadis yang ditolongnya perihal tentang Baji Keisuke. Tapi setelah tahu gadis itu adalah kekasih dari seorang eksekutif Bonten yaitu Haitani Rindou, mereka berdua agak sulit untuk mendekatinya.
Chifuyu dan Kazutora harus mencari tahu orang dari kuil itu. Sebab terakhir kali, gadis itu sangat dekat dengan anak pemilik kuil.
"Chifuyu apa kau sepemikiran denganku? "
Chifuyu yang sedang mengurusi kucing di pet shop nya sejenak berhenti. Mereka berdua seolah memiliki koneksi batin yang terhubung dan saling mengerti.
"Ya, Kazutora."
"Kita harus mencari waktu yang tepat untuk kesana. "
Chifuyu hanya mengangguk, dirinya menyisiri kucing ras yang sedang di pangkuanya.
.
[Name] sendiri saat ini menemani Ruki yang sedang melakukan fitting kostum di butik ternama milik Mitsuya Takashi. Dia memang mengenal Mitsuya sejak dulu, ketika masa-masa [name] dan Ruki masih suka tampil bersama di acara festival musik saat SMA. Itupun dia mengenal Mitsuya atas rekomendasi kawannya Ruki. Hingga sampai sekarang Ruki dan [name] akrab dengan Mitsuya, apalagi Ruki sudah menjadi langganan nya Mitsuya. Dia selalu mempercayakan setiap kostum yang akan dia kenakan ketika akan tampil.
"Sudah lama ya [name]-chan tidak kesini. " Ujar Mitsuya sang pemilik.
"Ah.. Iya Mitsuya-san. Maklum sibuk kuliah jadi gak sempat. "
"Dia bukan sibuk kuliah, tapi sibuk pacaran. "
[Name] menendang kaki Ruki. Sedangkan Mitsuya yang sedang mengukur bagian tubuh Ruki hanya bisa tersenyum dengan keakraban [name] dan Ruki yang menjadi pelanggan dibutik milik Mitsuya.
"Wah begitu ya. Selamat ya kalau begitu, [name]-chan."
"Ah.. Iya terima kasih, Mitsuya-san." Ucap [name] sambil menggaruk pipinya yang tak gatal.
"[Name]-chan tidak tampil di panggung lagi seperti dulu? "
[Name] menggeleng.
"Aku hanya ingin fokus dulu kuliah, Mitsuya-san. Ditambah aku masih trauma tampil lagi dihadapan orang. " Ucap [name] yang memainkan pakaiannya.
"Loh memang kenapa?" Tanya Mitsuya sempat terhenti.
"Ada insiden waktu kami akan tampil, tiba-tiba saja suara [name] hilang saat ditengah pertunjukan. " Celetuk Ruki.
"Ya Tuhan, kenapa bisa? " Tanya Mitsuya.
"Itu karena ada yang iri dengan [name], dengan jahatnya dia memasukkan obat keminuman [name] agar suaranya terganggu dan hilang ditengah pertunjukkan. " Jawab Ruki
"Itu jahat sekali. " Kata Mitsuya sambil memperbaiki jahitan nya.
"Ya memang. Lucunya orang yang melakukan itu pada [name] sekarang malah menjadi artis ternama. " Ucap Ruki yang melihat-lihat karya Mitsuya yang lain.
"Sudahlah Ruki, itu kan masa lalu. Aku sudah melupakan itu kok. Lagipula aku menikmati kehidupan yang sekarang. " Ucap [name].
"Aku kesal saja tiap kali melihat wajahnya di televisi dan internet. " Ucap Ruki dengan ketus.
.
Kostum Ruki sudah jadi, dia segera mencobanya di fitting room. Kostum yang terkesan elegan itu sangat cocok untuknya. Sesuai dengan bandnya yang dia anut beraliran visual kei*, dia sering mengambil tema dari tanbi kei*.
"Wah ini keren sekali Mitsuya-san" Ucap Ruki yang mengenakan kostum hasil jahitan dan design yang sesuai dia inginkan dari Mitsuya.
"Ini sangat cocok denganmu Ruki-kun. " Ucap Mitsuya yang merapikan sedikit bagian-bagian tertentu.
"Terima kasih, Mitsuya-san. " Ucap Ruki.
.
"Jadi kau mengenal Mitsuya?" Bisik baji tiba-tiba disamping [name]
"S..setan!! " [Name] terkejut dan langsung terjatuh dari kursi. Dia langsung menutup mulut karena takut terdengar Mitsuya dan melihat nya aneh.
Mitsuya terkejut dengan [name] yang terjatuh, dia segera menghampiri [name].
"[Name]-chan kau gak apa-apa? " Tanya Mitsuya.
"Iya gak apa-apa Mitsuya-san. " Jawab [name] agak malu.
Baji sendiri tertawa melihat [name] jatuh secara tidak elit. [Name] sendiri mendelikkan matanya kesal pada Baji. Ruki yang baru selesai fitting kostum merasa kebingungan dengan kejadian ini. Ruki melihat Baji, dia menghela nafas.
"Roh mana lagi yang si [name] rekrut kali ini. " Batin Ruki.
Mitsuya membantu [name] bangun.
"Lain kali hati-hati. " Ucap Mitsuya.
[Name] mengangguk dan terseyum malu karena peristiwa tidak elit tadi.
[Name] mendelik matanya pada Baji, dia membaca mantra untuk balas dendam atas aksinya tadi. Tiba-tiba saja Baji terjatuh dan susah bangkit, tubuhnya terasa berat.
"Waduh kok gak bisa bangun!! Oi.. [Name], apa yang kau lakukan? " Ucap Baji kaget.
[Name] menyeringai.
"B.A.L.A.S.D.E.N.D.A.M. " Eja [name] tanpa suara.
"Oi.. [Name] damai deh damai. Serius aku gak bisa bebas nih. Tubuhku berat ini! "
[Name] pura-pura tidak mendengar, dia sukses balas dendam pada Baji yang sudah jahil. Ruki yang menyaksikan nya hanya geleng-geleng kepala. Mitsuya sendiri merasa aneh dengan kedua kenalannya itu.
..........
Rindou ditugaskan bersama Sanzu dan Kakucho untuk mengawasi bisnis penyelundupan senjata dengan klien Bonten.
Rindou sendiri tak banyak bicara dengan Sanzu karena peristiwa beberapa hari yang lalu serta luka lebam yang masih menghiasi wajah keduanya. Kakucho hanya bisa menghela nafas melihat kedua orang rekannya yang hubungannya tak baik.
Flashback
"Sialan kau Sanzu! Berani sekali kau menyentuh milikku! Jika kau bukan dari Bonten, kau sudah ku habisi."
"Sialan! "
Mereka bedua saling beradu fisik, dan keduanya sama-sama kuat. Rindou sudah tak terkendali lagi, begitupun juga sanzu yang tak kenal ampun dan tak mau mengalah.
Mereka berdua saling menghancurkan satu sama lain dan saling ingin membunuh. Darah pun bercucuran dari keduanya, saat akan saling menembak mereka dihentikan oleh Takeomi dan Kakucho yang sigap memisahkan keduanya ketika mendengar kegaduhan diruang kerja Sanzu. Takeomi mengunci gerakan Sanzu, sedangkan Kakucho mengunci gerakan Rindou.
"Apa yang kalian berdua lakukan? Kalian adalah petinggi disini. Kenapa kalian saling membunuh? "
"Tanyakan saja pada si sialan itu! " Ujar Rindou yang menunjuk Sanzu. Dia terlihat sangat emosi dan memberontak ketika ditahan oleh Kakucho.
"Cih! Kau saja yang tak becus. " Teriak Sanzu sambil meludahkan darahnya.
"Lepaskan! Kakucho! " Teriak Rindou emosi.
Kakucho mau tak mau menendang perut Rindou hingga tersungkur. Rindou menahan rasa sakit akibat tendangan kerasnya.
"Berfikirlah! Kita ini Bonten! Kita ini satu misi. Apa kalian akan menghancurkan nya? "
"Haruchiyo memang kau sudah melakukan apa sampai Rindou se-emosi itu? "
"Baiklah, baiklah. Aku akan katakan. Aku hanya Ingin [name]. Kau puas! "
Kakucho dan Takeomi merasa tak percaya dengan apa yang dikatakan sanzu. Kemudian Sanzu pergi dari ruangannya meninggalkan Rindou, Takeomi dan Kakucho. Dia sungguh kesal dan merasa tak adil. Selain dari Rajanya, dia hanya ingin [name] bersamanya.
Rindou hanya bisa duduk memegangi perutnya yang sakit, dia sendiri sungguh kesal dengan perbuatan Sanzu.
Takeomi hanya menghela nafas, jadi akar permasalahan nya ada pada gadis itu. Jika Mikey tahu ini, entah akan dia putuskan apa tentang masalah internal ini. Bagaimanapun gadis itu hanyalah orang biasa yang pernah membantu Bonten. Meskipun Mikey mengizinkan Rindou berhubungan dengan [name] tapi bukan berarti harus menjadi malapetaka seperti ini. Bisa-bisa [name] lah yang akan Mikey habisi. Takeomi meskipun seorang kriminal dia tak ingin gadis itu mati di tangan Mikey karena persoalan Rindou dan Sanzu.
"Apa yang akan kau lakukan sekarang Takeomi-san? "
"Mungkin aku akan menasehati Haruchiyo dan berbicara dengan [name] untuk masalah ini. Kita tak bisa mengatakan ini pada Mikey dulu, Kakucho. Yang ada masalahnya akan tambah rumit. "
"Untung saja Mikey saat ini sedang pergi keluar kota bersama Ran dan Koko. Jadi kita bisa membungkam yang lain." Ujar Kakucho.
"Ya, kau benar. "
Takeomi hanya bisa membungkam seluruh anak buah bonten di markas. Dia akan mencoba mencari jalan penyelesaian nya.
Flashback end
Mereka selesai melakukan transaksi, Kakucho yang menjadi penengah hanya bisa memerhatikan mereka berdua yang tak saling bicara bahkan saling berbalik arah.
..........
"Ternyata kau jauh lebih mengerikan dari cewek-cewek lain. "
"Suruh siapa datang - datang ngagetin orang. "
Ruki yang menyaksikan Baji dan [name] hanya bisa menghela nafas, sambil menikmati minumannya. Sedangkan Senju yang baru saja datang dan ikut bergabung malah tak mengerti apa yang terjadi antara Baji dan [name].
Saat ini mereka sedang berada di tempat karaoke karena Ruki mengajak [name]. Mereka berdua akan taruhan skor dalam menyanyikan lagu. Siapa skornya paling tinggi dia yang akan bayar semua tagihan nya.
"Bisakah kalian tidak ribut? Kita ini akan bersenang-senang bukan mau ajang tawuran. " Ucap Ruki dengan nada malas.
"Nih setan gondrong yang mulai. "
"Siapa yang kau panggil setan gondrong cewek absurd. "
"Huh! Kalau kalian tak diam. Maka aku akan menyegelmu dan [name] kau yang harus bayar semuanya. "
Keduanya berdecak tidak terima.
"Baik-baik. Kita damai saat ini. " Ucap [name] dan baji berbarengan.
Senju yang menyaksikan hanya tertawa dengan tingkah Baji dan [name] yang keduanya sama-sama absurd.
Ruki dan [name] memulai battle, mereka mengumpulkan skor tiap masing-masing dari lagu yang mereka bawakan. Ruangan karaoke serasa ruang konser dadakan karena mereka berdua. Baji dan Senju yang menyaksikan cuma bisa menikmati nya saja, toh dia kan cuma penonton saja. Lagipula mereka berdua, Ruki dan [name] memang memiliki hobi yang sama sejak dulu, hanya saja [name] tak melanjutkan nya karena trauma dipermalukan didepan umum akibat suaranya menghilang saat itu.
"Skor kalian seimbang loh. " Ucap Senju.
"Ternyata lawanku seimbang. Ya sudahlah kita patungan saja bayarnya. " Putus Ruki diakhir setelah jam sewa nya berakhir.
"Oh ya sudah. " Ucap [name] yang hanya menyetujuinya.
Mereka berdua pun membayar tagihannya, setelah itu [name] dengan Ruki berjalan bersama ke taman tentu saja Baji dan Senju mengikuti mereka berdua. Ruki menemani [name] untuk menunggu jemputan atas suruhan Rindou. Sambil menunggu mereka berbincang-bincang secara random sampai tertawa bersama. Untung saja tidak ada yang melihat, mereka berdua takut dianggap gila.
"Kalian tidak ingin kembali menghadap Tuhan dan terlahir kembali? " Tanya Ruki
"Aku bukannya tidak ingin, cuma masih ada urusan dengan seseorang yang belum selesai. " Jawab Baji yang melipat tangan nya ke belakang kepalanya.
"Ya, aku juga. Apalagi setelah melihat saudaraku. Rasanya aku jadi merasa bersalah. " Ujar Senju.
"Tapi tidak baik jika kalian berlama-lama didunia ini. Jiwa murni kalian berdua bisa-bisa dimakan roh jahat. Sebab urusan kalian didunia ini sudah dianggap selesai. " Ujar Ruki menjelaskan.
"Ruki benar. kau tahu, manusia itu memiliki yang namanya rasa dendam. Rasa dendam itu akan terbawa sampai mati, dan itu akan memikat roh jahat disekitarnya. Jadi ku harap pikirkanlah, itu akan menyusahkan diri kalian sendiri jika kalian tak kuat menahan godaanya. " Ucap [name] menambahkan.
Baji dan Senju hanya bisa terdiam. Dia tak tahu harus berkata apa.
"Kami akan pikirkan. " Ungkap Baji.
Seseorang sedang memperhatikan Ruki dan [name]. Orang itu adalah Akashi Takeomi. Dia datang untuk berdiskusi dengan [name]. Namun sebelum bertemu dengannya, malah dikejutkan dengan apa yang dia dengar tentang adik perempuannya yang sudah lama meninggal yaitu Akashi Senju dan sahabat baiknya Mikey, Baji Keisuke.
..........
*Visual kei merupakan penggabungan dari kata Visual (bahasa Inggris), dan Kei (bahasa Jepang) yang mempunyai arti ‘gaya’. Jika komunitas punk berasal dari London, maka Visual Kei berasal dari Jepang. Visual kei (ヴィジュアル系 bijuaru kei) mengacu pada sebuah gerakan dalam J-Rock yang populer pada sekitar tahun 1990-an. Gerakan ini ditandai dengan band yang mengenakan kostum dramatis dan imej visual untuk memperoleh perhatian.
*Tanbi Kei Jenis subkultur yang terlihat paling berbeda dari yang lain, hal itu dikarenakan ciri khas mereka yang terlihat lebih elegan, formal dan neo-klasik. Sering kali dikatakan terpengaruh oleh trendfashion Gothic Lolita Jepang.
Tanbi kei terkenal di kalangan masyarakat dikarenakan memiliki banyak personil yang melakukan 'crossdressing' laki-perempuan, serta pengaturan panggungnya yang mewah.
(Salah satu band visual kei, Fantome Iris yang mengenakan tema *tanbi kei. diambil dari game Argonavis AASide)
Untuk lebih lengkap bisa cek Google 👍
[14-04-2022]