
Tambang emas Gorgor, orang-orang dari Silmarin mulai bergerak memeriksa ke dalamnya, akan tetapi mereka masih belum menemukan di mana letak gua yang terdapat kandungan logam berharga itu.
Ada banyak lorong bercabang di dalam tambang dan mereka cukup kesulitan karena harus memeriksa setiap tempat untuk mencari tahu apakah tanah di sana terdapat kandungan biji emas atau tidak dan itu akan menyita sangat banyak waktu.
Tapi untungnya ada beberapa orang dari Silmarin yang memiliki keahlian menambang karena bangsawan Douglas di kota Silmarin tahu kalau Kirt Johan akan sangat membutuhkan bantuan orang-orang dengan keahlian itu.
Redore Regalo dan putranya Alan Regalo ikut dalam misi mencari emas ke pegunungan Wiwardin karena tambang di Silmarin tempat mereka dahulu mencari nahkah telah di ambil alih oleh militer kerajaan Arfen bahkan Redore sempat di perbudakan di tambang Silmarin sebelum pasukan pembebasan menyelamatkannya.
"Tuan Kirt saya menemukan petunjuk berupa beberapa beliung dan gerobak berisi tanah yang sama dengan yang anda tunjukan pada kami, tapi saya rasa wilayah tambang itu cukup berbahaya karena di sini sering terjadi gempa kecil yang dapat meruntuhkan tempat itu kapan saja." Ucap Redore kepada Kirt Johan.
Gempa kecil yang entah apa penyebabnya memang belakangan ini sering terjadi membuat gua-gua di sana semakin berisiko runtuh dan Kirt berpikir itu sedikit aneh karena saat pertama kali Ia berada di wilayah ini tidak pernah terjadi gempa seperti itu.
"Tuan Rodero apakah masalah itu bisa di atasi, karena kita tidak mungkin kembali setelah sampai di sini." Tanya Kirt Johan.
"Untuk gempa bumi kecilnya saya rasa kita tidak mungkin menghentikannya, tapi mungkin kita bisa memperkuat dinding gua dengan mengganti kayu penyangga dinding gua tambang yang sudah tua, itu dapat mengurangi resiko saat kita melakukan penambangan." Jawab Rodero.
"Memperbaiki penyangga dinding gua berarti itu membutuhkan cukup banyak kayu dan pintu keluar dari dungeon ini cukup jauh bila kita ingin menebang pohon di hutan Argamir." Ucap Kirt Johan yang berpikir kalau memang akan ada kesulitan untuk mendapatkan emas dari tambang Dwarf yang ada jauh di bawah tanah.
"Tuan Kirt kita tidak punya banyak pilihan karena kayu juga di butuhkan untuk bahan bakar dalam peleburan biji logam, belum lagi kita membutuhkan air dalam jumlah besar untuk memisahkan emas yang masih bercampur dengan tanah." Ucap Rodero membuat Kirt semakin berpikir keras mencari cara untuk mengatasi semua tantangan itu hingga ia menemukan sebuah solusi yaitu kota Dwarfen Gorgor.
Kota Gorgor memang masih di penuhi oleh undead akan tetapi di sana pasti ada semua bahan yang Kirt butuhkan termasuk sumber air karena Dwarf pasti membutuhkannya untuk memenuhi kebuhan sehari-hari.
"Tuan Rodero ada sebuah reruntuhan kota kuno tidak jauh dari tempat ini tapi kita hanya dapat mengirimkan orang-orang yang cukup kuat kesana karena ada sangat banyak undead yang mendiami tempat itu." Kata Kirt Johan yang berpikir untuk mengambil kayu dan bahan lainnya dari reruntuhan kota Gorgor.
Akan tetapi tak lama kemudian Holan bersama Priest Maria datang dari dalam tambang dan berbicara.
"Tuan Kirt ada gua yang sangat besar di bawah tambang ini dan kami menemukan sepertinya ada bekas sekelompok orang yang belum lama berada di sana." Ucap Holan yang baru kembali memeriksa sekitar tambang.
Kirt berpikir siapa orang cukup gila dengan masuk ke dalam gua yang mengarah lebih jauh ke dasar bumi, tapi kemungkinan itu adalah kelompok assassin yang sebelumnya Ia temui, Tapi Kirt masih cukup ragu karena mengapa para assassin itu kesana padahal masih ada jalan lain menuju reruntuhan kota Gorgor bila ingin menghindari bandit Scorpion.
"Tuan Kirt anda tidak perlu pergi ke bawah sana karena tempat itu terlalu berbahaya untuk orang sepenting anda, biar saya sendiri bersama beberapa petualang yang pergi memeriksa tempat itu." Kata Holan kepada Kirt.
"Tidak karena ada sesuatu yang membuatku cukup resah dan kemungkinan orang-orang di dasar dungeon ini dapat memberikan aku sedikit petunjuk." Jawab Kirt yang kemudian berbicara pada Maria yang juga berada di sana. "Maria kamu berhati-hatilah saat berada di reruntuhan kota Gorgor dan jauhi pusat kota, segera kembali ke benteng yang sebelumnya aku beritahu ketika ada bahaya yang sulit untuk kamu atasi."
"Saya mengerti tuan Kirt dengan kemampuan sihir suci yang saya kuasai, saya pasti akan dapat mengatasi semua undead yang muncul di sana." Jawab Priest Maria.
Kirt memang sengaja menyuruh Maria yang pergi ke reruntuhan kota Gorgor karena kemampuan sihir sucinya sangat efektif untuk menghadapi undead.
Holan kemudian membawa Kirt Johan ke tempat di mana Ia menemukan petunjuk keberadaan seseorang di salah satu lorong tambang dan memang gua itu cukup luas akan tetapi gua itu menuju ke arah berbeda dari lokasi biji emas yang Redore temukan.
"Holan sepertinya mereka menuju lebih dalam ke dasar gua, aku akan kesana untuk memeriksanya dan kamu kembalilah bersama yang lainya." Suruh Kirt kepada Holan yang menemani Kirt bersama beberapa petualang.
"Tuan Kirt kami tidak akan mungkin membiarkan anda ke tempat berbahaya itu sendirian." Tolak Holan.
"Holan tidak banyak orang yang berjaga di depan tambang, akan sangat berbahaya bila bandit yang di pimpin Rogret Wrimas muncul di sana saat ini." Kata Kirt Johan.
"Tapi meskipun begitu bagaimana dengan anda sendiri, meskipun jejak yang kami temukan tidaklah banyak kemungkinan anda akan kesulitan menghadapi mereka sekaligus." Kata Holan.
"Holan selama ini aku sudah menghadapi situasi seperti itu sendirian dan aku masihkah dapat bertahan sampai saat ini, jadi pergilah karena ini adalah yang terbaik untuk situasi kita saat ini." Kata Kirt Johan yang bersikeras untuk pergi sendiri.
Holan dan beberapa petualang di sana memang cukup sulit menerima perintah itu tapi mereka akhirnya pergi karena ucapan Kirt Johan memang benar, terlalu beresiko meninggalkan rombongan inti tanpa pengawalan di mana bandit yang di pimpin Rogret Wrimas dapat muncul kapan saja.
Kirt Johan kembali sendirian dan masuk ke dalam gua yang berbahaya tapi Ia sudah terbiasa dengan situasi seperti itu dan dapat menebak kalau pastilah rombongan assassin yang di pimpin Estella Hardin yang masuk ke sana karena sebelumnya Ia sudah mendengar dari mereka tentang reruntuhan kota Gorgor dan juga bandit Scorpion yang menghalangi pintu keluar lainya saat terakhir kali bertemu.
Sementara itu Estella Hardin dan kelompoknya memang berada di gua yang di tuju oleh Kirt tapi mereka memutuskan untuk pergi lebih jauh ke dasar gua karena mereka merasakan adanya sekelompok besar orang yang mengejar meskipun mereka tidak tahu apakah itu kelompok yang di pimpin oleh Kirt Johan atau kelompok bandit Scorpion.