
Lucas Durman tampak sangat bahagia pagi ini karena temanya Kirt Johan tidak hanya kembali dengan tangan hampa setelah pergi ke dungeon yang pernah ia beritahu.
"Hehehe lihatlah kalung emas yang tampak sangat berharga ini, bahkan ini berhiaskan batu safir yang sangat indah." Ucap Lucas yang mengamati sebuah harta di tangannya.
"Woah benar Lucas itu pasti dapat di jual dengan harga yang sangat tinggi." Kata Safira yang juga terlihat memperhatikan tumpukan harta di depan Lucas.
Semua orang di sana juga tampak iri saat Lucas Durman memeriksa satu persatu harta dari kantong yang di serahkan Kirt karena pedagang Lucas di percaya oleh Kirt untuk menjualkannya yang artinya Lucas juga akan mendapatkan sedikit pembagian keuntungan dari sana.
"Tuan Kirt memang hebat karena bisa mendapatkan semua itu dari dalam dungeon dan kalau boleh tahu apakah tuan Kirt mau membagikan letak dungeon itu pada kami karena kami berpikir mungkin kami juga akan seberuntung tuan Kirt bila pergi ke sana." Ucap Darko anggota kelompok petualang tingkat perunggu yang di pimpin oleh Isac.
"Aku tidak keberatan membagikan informasi itu pada kalian karena aku sudah mengenal Isac dan Lalia tapi sebaiknya kalian jangan pergi kesana karena selain banyaknya monster kuat seperti troll, basilisk dan molepax juga ada ribuan undead di dalam reruntuhan kota Dwarf yang telah di tinggalkan itu." Jawab Kirt Johan.
"Basilisk dan molepax bahkan ribuan undead dan anda menghadapi semua monster itu sendirian?" Tanya Darko.
"Itu tidaklah mudah karena aku sempat terluka parah dan hampir mati saat puluhan monster mengepungku tapi untunglah ada seorang Dwarf yang menyelamatkan aku." Ucap Kirt.
Darko terlihat menatap Isac pemimpin kelompoknya dan Isac kemudian menggelengkan kepala karena ia tahu dungeon tempat Kirt menemukan semua harta itu terlalu berbahaya untuk mereka sekarang.
"Tidak bila tuan Kirt mengatakan tempat itu terlalu berbahaya berarti itu benar dan kita belum siap untuk menjelajahi dungeon yang di penuhi monster yang hanya dapat di hadapi petualang tingkat atas." Kata Isac.
"Huh baiklah kami mengerti meskipun itu sangat di sayangkan karena kita tidak dapat pergi ke reruntuhan kota Dwarf yang di penuhi harta itu." Jawab Isac.
"Iya benar tapi di masa depan saat kita sudah semakin kuat kita pasti akan pergi kesana." Tambah priest Lalia.
Kirt tampak senang melihat kelompok Isac yang mau mendengarkan nasihatnya jadi ia memberikan sebuah peta dungeon yang mengarah ke reruntuhan kota dwarfen.
"Tuan Kirt apa ini?" Tanya Isac.
"Itu adalah salinan peta dungeon bawah tanah gorgor yang aku buat, sebenarnya aku ingin menjualnya di guild petualang tapi karena kalian berniat untuk menjelajahinya di masa depan maka aku mengurungkannya agar tidak banyak petualang yang kesana sebelum kalian." Kata Kirt kepada empat petualang muda di depannya.
"Tuan Kirt terima kasih banyak karena dengan peta ini kita pasti akan semakin mudah menjelajahi dungeon itu di masa depan." Kata Darko.
"Benar tapi kita harus bertambah kuat terlebih dahulu sebelum kita benar-benar kesana?" Ucap Isac.
"Sekarang aku jadi tidak sabar lagi untuk kembali dan mendapatkan latihan berpedang dari tuan Delko meskipun pelatihan yang ia berikan sangatlah melelahkan dan menyiksa." Ucap Yolgi karena petualang tingkat perak Delko telah di rekrut oleh guild petualang untuk melatih para petualang muda sebelum ia benar-benar pengsiun dari guild.
Para petualang muda di sana tempak bersemangat dan Kirt kemudian berbicara pada Lucas Durman yang masih memeriksa setumpuk harta di sana.
"Lucas bagaimana dengan harta itu?" Tanya Kirt.
"Sebagian harta ini mungkin bisa di jual di beberapa pedagang di desa Droya tapi aku sarankan untuk menjual sebagian di kota besar seperti kota Lopak agar mendapatkan harga yang jauh lebih tinggi." Jawab Lucas Durman.
"Aku akan berterima kasih karena kamu mempercayakan harta sebanyak itu padaku." Jawab Lucas.
"Oh iya sebelum kita berkemas untuk kembali ke desa Droya ada beberapa barang lagi yang ingin aku tanyakan padamu?" Ucap Kirt dan Lucas tampak kembali antuasias.
"Eh apakah masih ada harta yang lainnya?" Tanya Lucas.
Kirt kemudian mengeluarkan beberapa batu kristal berwarna-warni serta sekantung pecahan bebatuan bercampur tanah yang tampak sama sekali tidak berharga jadi Lucas kembali berbicara.
"Kirt apa ini?" Tanya Lucas dengan penasaran.
"Aku menemukan semua itu dalam jumlah besar di dalam dungeon bawah tanah karena kemungkinan beberapa memiliki nilai jadi aku membawanya." Ucap Kirt.
Lucas tampak mengerti apa yang di maksud oleh Kirt jadi Ia segera mengamati bebatuan kristal itu.
"Aku tahu beberapa darinya, yang berwarna merah dan hitam ini mungkin bisa jual dengan harga murah." Kata Lucas tapi ia hanya mengetahui tiga dari enam batu kristal tapi hanya dua yang dapat di jual dan Salfira di sana langsung terkejut melihat batu kristal itu.
"Eh bukankah itu Chalcanthite dan yang berwarna kuning adalah Orpiment mengapa kamu membawa benda seperti ini?" Tanya Salfira kepada Kirt dan Lucas kemudian berbicara padanya.
"Salfira apa kamu tahu batu kristal apa ini?"
"Sebagai seorang alchemist aku juga mempelajari beberapa jenis bebatuan kristal dan jelas kedua kristal itu adalah benda yang sangat berbahaya." Ucap Salfira tapi Lucas terlihat bingung mengapa batu kristal itu bisa berbahaya padahal itu terlihat cukup indah.
"Berbahaya katamu, mengapa bisa demikian?" Tanya kembali Lucas.
"Yang berwarna biru itu adalah Chalcanthite meskipun terlihat indah tapi batu itu berbahaya karena biasa di gunakan oleh orang jahat untuk meracuni sumber air, sedangkan Orpiment terbentuk dari sulfur dan arsenik yang cukup berbahaya bagi tubuh bahkan orang-orang dari utara menggunakannya di anak panah mereka untuk mengalahkan monster berbahaya?" Terang Salfira dan Kirt yang mendengarnya langsung berbicara untuk menanggapinya.
"Jadi beberapa dari batu kristal itu beracun pantas saja para Dwarf tidak mengambilnya dari dalam gua itu, ternyata semua itu sama sekali tidak berharga." Ucap Kirt.
"Tuan Kirt sebaiknya anda segera menyingkirkan kedua batu kristal itu karena bahkan itu berbahaya hanya dengan menyentuhnya saja." Kata Salfira.
Kirt mendengarkan ucapan Salfira dan membuang bebatuan kristal itu tapi masih ada satu benda lagi yang terlihat kurang berharga karena hanya terlihat seperti bebatuan bercampur tanah.
"Lucas untuk yang terakhir ini aku pikir itu memiliki kandungan logam tertentu karena aku menemukannya dalam gerobak yang di tinggalkan oleh para penambang Dwarf." Kata Kirt Johan kepada Lucas.
"Kirt mungkin ini sedikit sulit untuk mengetahui logam apa yang ada di dalam bebatuan ini tapi aku akan menanyakannya nanti pada pamanku dan aku harap itu memiliki kandungan tembaga atau mungkin perak karena akan sangat bagus bila kita memiliki tambang perak jadi pasti kita akan menjadi sangat raya nanti." Ucap Lucas tapi Kirt terlihat kurang yakin apalagi setelah mengetahui kalau semua kristal yang ia bawa sama sekali tidak berharga.
"Lucas aku harap juga begitu tapi jika tambang terbengkalai yang aku temukan di dengeon gorgor itu hanyalah tambang besi kurasa kita tidak perlu membuka tambang itu kembali karena pasti akan membutuhkan tenaga dan biaya yang sangat besar." Kata Kirt.
Kirt Johan bersama rombongan Lucas kemudian berkemas untuk segera kembali ke desa Droya.