
Sore mulai tiba di desa La Kroya dan para petualang di bantu pemuda desa mulai melakukan patroli untuk berjaga bila ada invasi monster lagi tapi terlihat hari ini kondisi cukup kondusif sampai akhirnya suara lonceng di menara pengawas berbunyi.
"Monster apakah mereka sudah muncul kembali?"
"Kurasa bukan karena itu bukanlah tanda kemunculan monster."
"Sebaiknya kita memeriksanya karena itu tanda untuk berkumpul."
Para penduduk dan petualang segera berkumpul di timur desa dekat dengan menara pengawas yang membunyikan lonceng itu.
"Natasha sebenarnya apa yang terjadi?" Tanya kepala guild petualang kepada Natasha yang ikut berpatroli menjaga desa.
"Entah coba kita tanyakan pada orang yang menjaga menara, sepertinya dia sudah turun." Ucap Natasha.
"Apakah ada sesuatu yang kamu lihat mengapa kamu membunyikan loncengnya?" Tanya kepala guild kepada pemuda yang menjaga menara.
"Saya melihat seseorang yang datang dari arah bukit sedang menyeret sesuatu dan sebentar lagi dia pasti akan segera tiba." Jawab pemuda itu.
"Dari arah bukit, apakah itu Kirt Johan yang kembali dari misi memburu manticore?" Tanya kepala guild tapi dia tidak menunggu jawaban dan langsung melihat ke arah kejauhan bersama semua orang di sana.
Seseorang memang terlihat mendekat dan jelas itu adalah Kirt Johan yang sedang menyeret makhluk yang cukub besar dengan tali tambangnya.
"Itu tuan Kirt Ia sudah kembali dan lihatlah mayat manticore besar yang Ia bawa!" Kata seorang penduduk yang terlihat sangat senang dengan kesuksesan Kirt Johan memburu Manticore yang meresahkan penduduk desa.
"Jadi Ia benar-benar berhasil membunuh manticore itu, kalian cepat bantu tuan Kirt untuk membawa monster singa itu." Suruh kepala Guild dan beberapa pemuda langsung segera mendekat ke tempat Kirt dan membantu membawa jasad monster itu ke dalam desa.
Para penduduk tampak berkerumun karena penasaran ingin melihat manticore yang telah membunuh beberapa penduduk, merekapun juga senang karena dengan terbunuhnya monster ganas itu jalur ke arah timur menuju pusat kerajaan menjadi lebih aman untuk di lewati para pendatang.
"Hahaha seperti yang di harapkan dari petualang hebat seperti tuan Kirt yang bahkan dapat menyelesaikan quest yang tidak dapat di selesaikan oleh petualang lain." Ucap kepala guild menyambut kedatangan Kirt Johan yang terlihat cukup lelah setelah menyeret monster itu sampai ke dekat desa.
Tapi di sana orang-orang tampak penasaran karena Kirt Johan datang seorang diri padahal seharusnya ada dua petualang lain dari desa Droya yang mendampinginya, jadi wakil dari guild petualang desa Droya bertanya pada Kirt.
"Tuan Kirt di mana Tuan Ferdinan dan tuan Sargus?"
Kirt terlihat menggelengkan kepala dan berbicara. "Mereka tidak selamat, Sargus terbunuh oleh manticore itu saat sedang melakukan pengintaian sedangkan Ferdinan yang terkena racun dari ekor manticore terpaksa saya bunuh untuk mengakhiri penderitaanya." Jawab Kirt Johan.
Terlihat orang-orang di sana menyayangkan hal itu tapi mereka tidak daoat berbuat apapun untuk mengubah apa yang sudah terjadi dan Natasha kemudian berbicara.
"Itu memang lebih baik karena bila racunya sudah menyebar menyerang syaraf tubuh itu akan sangat menyakitkan saya sendiri pernah melihatnya saat salah satu rekan saya juga terkena racun itu." Kata Natasha dan terlihat perwakilan dari guild desa Droya sudah dapat menerimanya.
"Baik saya mengerti nanti saya akan menjelaskannya kepada kepala guild desa Droya setelah kami kembali nanti." Ucap perwakilan dari guild desa Droya itu.
Kirt Johan kemudian berjalan ke guild desa La Kroya bersama kepala guild karena Ia harus melaporkan rincian tentang misinya dan menerima imbalan dari guild petualang itu.
Para penduduk juga merayakan kemenangan mereka atas invasi monster yang belakangan terjadi dan berharap perekonomian desa akan kembali stabil.
Pagi hari Kirt Johan menerima kulit singa manticore juga beberapa bagian tubuhnya yang berharga setelah pihak guild membantu membedahnya, Kirt juga menjual taring, kuku dan tulang manticore kepada pihak guild untuk mendapatkan sedikit tambahan uang, sementara kulit berharganya akan Ia serahkan kepada Lucas untuk di jual, ekor beracunya juga akan ia bawa ke Alchemist Safira di desa Droya untuk di ambil racunya karena racun berbahaya itu dapat di tambahkan ke senjata tertentu.
"Tuan Kirt Johan dengan begini misi anda sudah selesai dan apakah anda berniat untuk pindah dan menjadi bagian dari guild desa La Kroya, kami akan sangat senang menerima seorang petualang hebat seperti anda?" Kata kepala guild desa La Kroya yang menawarkan Kirt Johan untuk bergabung di guildnya.
"Kalau begitu sayang sekali, tapi baiklah lagi pula saya tidak dapat memaksa anda untuk menetap di desa ini." Kata kepala guild yang sedikit kecewa tidak dapat merekrut Kirt Johan.
Sementara itu terlihat Natasha yang juga berada di sana berbicara kepada Kirt Johan. "Tuan Kirt sepertinya anda selalu sendiri, bagaimana kalau anda membuat sebuah kelompok dan saya bersedia bergabung dengan anda karena seperti yang anda lihat saya juga sedang sendiri saat ini setelah kelompok petualang saya bubar." Kata Natasha yang menawarkan diri untuk bergabung dengan Kirt Johan tapi terlihat kepala guild desa La Kroya sangat tidak setuju dengan ide itu meskipun itu adalah hak yang di miliki setiap petualang untuk pindah ke guild manapun.
"Tunggu dulu Nona Natasha bila anda meninggalkan guild ini bagaimana nasib saya nanti dan lagi pula serangan monster kemungkinan bisa terjadi lagi di desa ini?" Kata kepala guild kepada Natasha dengan sedikit panik.
"Kepala guild invasi monster sudah selesai bahkan semalam tidak ada lagi monster yang muncul meskipun mereka muncul kemungkinan itu hanya beberapa ekor goblin dan para petualang yang lain dapat mengatasinya tanpa diri saya." Balas Natasha yang mendesak agar kepala guild melepaskannya.
"Tapi-tapi tunggu dulu, saya masih membutuhkan anda karena tidak banyak petualang tingkat atas yang kita miliki bahkan yang sudah tingkat emas hanyalah anda seorang di guild ini." Kata kepala guild yang terlihat semakin panik.
"Saya tetap ingin pergi karena ini kesempatan langka untuk dapat satu tim dengan petualang sehebat tuan Kirt Johan." Balas Natasha karena sebenarnya sebagai magic caster Ia membutuhkan petualang lain sebagai pendukung, tapi petualang yang memiliki kemampuan yang setara dengan dirinya cukup sulit di temukan, untuk itulah Ia tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan ini.
"Nona Natasha ah tidak tuan Kirt saya mohon mengertilah dengan keadaan saya dan jangan membawa pergi satu-satunya petualang tingkat emas dari guild kami." Ucap kepala guild yang sedikit memohon kepada Kirt Johan.
Kirt sedikit memikirkan penawaran Natasha karena memang sangat bagus bila ada arc magic caster hebat mendampinginya bertualang tapi masih ada sedikit masalah yang cukup merepotkan hingga Kirt harus menolaknya.
"Nona Natasha saya sangat senang petualang sehebat anda mau bergabung dengan saya." Kata Kirt Johan dan Natasha langsung terlihat tersenyum tapi sebelum Ia berbicara Kirt langsung memotongnya. "Namun maaf saya tidak dapat menerima anda bergabung dalam perjalanan saya."
Raut wajah Natasha langsung berubah kecewa karena Ia baru saja di tolak padahal sebelumnya ada banyak kelompok petualang hebat yang sampai memohon dan rela membayar mahal agar Natasha bergabung dengan mereka tapi petualang yang ada di depannya malah langsung menolaknya begitu saja.
"Hehehe terimakasih tuan Kirt saya sangat senang karena anda tidak membawa pergi nona Natasha dari guild ini." Ucap kepala guild yang tampak bahagia mendengar penolakan Kirt sementara Natasha terlihat cemberut di sana.
"Tuan Kirt bagaimana mungkin anda menolak saya seperti ini, saya tidak terima lagi pula apa alasan anda menolak saya!" Ucap Natasha dengan kesal meminta Kirt memberikan alasan kepada Natasha tapi Kirt masih terlihat tenang kemudian berbicara.
"Natasha anda sudah tahu siapa saya yang sebenarnya dan mengenai orang-orang yang memburu saya, mereka semua tidak akan berhenti bahkan mungkin mereka akan melakukan sesuatu kepada orang-orang di sekitar saya untuk menekan saya dan saya tidak mungkin membiarkan hal buruk terjadi kepada anda jadi anda sebaiknya menjauhi saya." Jawab Kirt Johan karena memang itulah yang menjadi alasan mengapa Kirt Johan enggan untuk membuat kelompok petualang, meskipun di masa lalu Ia pernah memiliki kelompok yang sangat hebat.
Kepala guild dan Natasha terlihat merenungkan ucapan Kirt karena seribu koin emas untuk status buronan yang di sandang Kirt dapat membuat seseorang melakukan apa saja agar mendapatkan uang sebanyak itu.
Natasha memang memikirkan hal itu tapi Ia terlihat tidak keberatan menghadapi bahaya bersama Kirt Johan, apalagi setelah mendengar alasan penolakan Kirt yang ternyata hanya mengkhawatirkan Natasha.
"Tuan Kirt saya tidak keberatan dengan semua itu, karena seperti yang anda tahu saya cukup kuat untuk menjaga diri saya sendiri, jadi ijinkan saya bergabung bersama anda." Desak Natasha kembali kepada Kirt Johan.
"Tapi saya keberatan lebih baik anda tetap di sini membantu penduduk desa La Kroya dari invasi monster, mereka lebih membutuhkan anda." Ucap Kirt Johan yang masih tetap menolak Natasha.
Natasha terlihat ingin mengatakan sesuatu tapi Kirt lagi-lagi memotong ucapannya. "Kepala guild kalau begitu saya pamit sekarang karena perwakilan dari guild desa Droya pasti sudah menunggu saya."
"Oh baiklah kalau begitu saya kepala guild juga mewakili semua orang di desa La Kroya mengucapkan banyak terimakasih atas bantuan anda." Jawab kepala guild desa La Kroya.
Kirt Johan kemudian langsung berdiri dan pergi dari ruangan itu setelah berpamitan, sementara Natasha terlihat masih kesal jadi kepala guild berbicara padanya.
"Sudahlah Nona Natasha memang seperti itulah sifat Kirt Johan yang selalu serius dan punya pendirian yang kuat." Ucap kepala guild.
"Saya tidak akan menyerah lihat saja setelah invasi monster di desa La Kroya berakhir saya akan pergi mencari tuan Kirt." Ucap Natasha membuat Kepala guild desa La Kroya kembali terlihat khawatir.
Kirt Johan bersama perwakilan dari guild desa Droya kemudian meninggalkan desa La Kroya menggunakan kereta kuda untuk kembali ke desa Droya.