Thief From Silmarin

Thief From Silmarin
BAB 44. KABAR DARI SILMARIN



Kirt telah menjelaskan banyak hal mengenai keadaan di sekitar tambang emas yang ada di bawah pegunungan Wiwardin kepada pedagang Lucas serta paman Supar dan mereka menjadi sedikit pesimis karena ternyata wilayah itu terlalu berbahaya dengan banyaknya monster serta orang-orang yang berseberangan dengan diri Kirt Johan.


Akan tetapi terlihat mereka tidak ingin menyerah karena paman Supar telah memperuhkan segala yang ia miliki untuk tambang itu apalagi sebuah tambang emas memang patut untuk di perjuangkan dengan segala resiko yang ada.


Paman Supar mengusulkan kepada Kirt dan keponakannya untuk membuat kerjasama dengan pihak lain seperti bangsawan lokal atau serikat guild petualang setempat karena mereka mempunyai tenaga dan sumber daya yang sangat mereka butuhkan saat ini.


Lucas tidak keberatan dan hanya mengikuti saran dari pamannya tapi Kirt terlihat tidak setuju karena bangsawan desa Droya bukanlah orang yang baik dan guild petualang juga sama liciknya, mereka kemungkinan malah akan mengambil tambang emas itu untuk mereka sendiri dan menyingkirkan Kirt serta Lucas dengan cara apapun membuat paman Supar terlihat bingung karena mereka tidak mungkin dapat mengelola tambang itu sendiri.


Kirt kemudian mengatakan kalau Ia punya cukup banyak orang yang dapat di percaya tapi Ia meminta agar paman Supar dan Lucas Durman bersabar menunggu orang-orang itu datang dari selatan.


Kirt memang memiliki pengaruh di organisasi pembebasan wilayah Silmarin dan mereka tidak mungkin akan menolak sebuah tambang emas yang dapat membiayai perjuangan mereka jadi Kirt menunggu sampai perwakilan dari pasukan milisi pembebasan datang menemuinya.


Beberapa hari berlalu dan toko yang di bangun Lucas di pusat desa Droya akhirnya selesai dan tempat itu juga akan menjadi gudang juga pusat perusahaan dagang Durman serta sebagai markas untuk misi mereka menambang emas di wilayah pegunungan Wiwardin.


Kirt Johan terlihat membantu memindahkan barang-barang milik pedagang Lucas juga pamannya ke dalam toko sementara itu terlihat sekelompok orang datang menghampiri Kirt di sana.


"Tuan Kirt apakah anda sebelumnya telah menitipkan surat kepada bangsawan Kurgan untuk kami dan apakah anda juga yang telah membayar semua potion penyembuh yang kami pesan?" Tanya seorang dari organisasi pasukan pembebasan kepada Kirt.


"Holan dan Maria ternyata kalian yang di tugaskan mencari potion penyembuh di desa ini, kalau begitu sebaiknya kita masuk ke dalam karena ada hal penting yang ingin saya bicarakan." Kata Kirt kepada kedua dua orang yang memimpin rombongan pasukan pembebasan.


Holan dan Maria kemudian masuk ke dalam bangunan toko sementara orang-orang yang bersama mereka menunggu di luar, tapi ketika mereka ingin melakukan pembicaraan Holan dan Maria merasa tidak nyaman karena ada dua orang dari luar organisasi yang juga berada di sana.


"Tuan Kirt jadi apa yang ingin anda bicarakan, tapi sebelum itu kami semua mengucapkan terimakasih karena anda telah membayar untuk persediaan potion penyembuh yang pasukan pembebasan butuhkan.?" Ucap Maria.


"Untuk potion penyembuh itu jangan terlalu di pikirkan karena saya memiliki kabar baik lain untuk kita semua tapi sebelum itu saya ingin menanyakan apakah pasukan kita sedang bersiap untuk melancarkan sebuah serangan?" Tanya Kirt Johan tapi Holan terlihat merasa tidak nyaman untuk membicarakan hal sepenting itu di depan dua orang asing yang juga ada di sana.


"Tuan Kirt kami tahu anda cukup dekat dengan bangsawan Douglas pemimpin kita tapi seharusnya anda juga tahu ini menyangkut informasi yang sangat sensitif dan tidak boleh sampai terdengar di telinga orang asing." Kata Holan.


Informasi pergerakan pasukan pembebasan memang seharusnya di rahasiakan karena kalau sampai di ketahui oleh pihak musuh itu akan menjadi bencana besar untuk mereka.


"Holan saya tahu hal itu tapi Lucas Durman dan paman Supar adalah rekan yang sangat dapat kita di percaya, lagi pula kalian juga telah melakukan kesalahan karena dengan mengungkapkan diri kalian kepada bangsawan desa Droya saat pembelian potion penyembuh dalam jumlah besar, seseora pasti akan curiga bila organisasi seperti kita melakukannya." Balas Kirt Johan membuat Holan dan Maria sedikit berpikir dan menyadari kesalahan mereka, kemudian di sana Maria berbicara.


"Saya sedikit tidak suka bila pasukan pembebasan melakukan penyerangan ke pihak militer kerajaan Arfen lagi karena jelas ini terlalu mendadak dan kurang persiapan." Kata Kirt Johan.


"Kami tahu hal ini memang sangat mendadak tapi ini merupakan kesempatan terbaik kita karena kami berhasil mendapatkan informasi kalau sebagian besar pasukan kerajaan Arfen di wilayah Silmarin sedang di pindahkan ke tempat lain dan kami telah memastikan hal itu." Jawab Maria dan kemudian Holan berbicara.


"Tuan Kirt tadi kami sempat berpikir kalau anda akan menuntut untuk ikut dalam pertempuran kita di Silmarin karena anda tadi terlihat benar- telah menyadari rencana kita, tapi ternyata saya salah besar justru anda memikirkan hal yang sebaiknya jadi saya sedikit kecewa." Kata Holan.


"Saya bukanya tidak setuju kita menyerang pasukan kerajaan Arfen yang menjajah rumah kita tapi saya hanya berpikir kalau sebuah perang harus di pikirkan dengan baik atau semua akan percuma dan hanya akan menyakiti diri kita sendiri seperti penyerangan kita yang sebelumnya." Kata Kirt Johan.


Holan dan Maria memang tahu kalau penyerangan pasukan pembebasan yang sebelumnya di pimpin oleh Kirt Johan dan Pito memang adalah misi bunuh diri yang hanya mengerahkan sedikit prajurit hingga banyak milisi yang terbantai termasuk Pito sahabat karib dari Kirt Johan.


"Kami semua mengerti dan juga merasakan kehilangan yang sama dengan anda atas gugurnya tuan Pito, tapi kami semua sudah bertekat kalau sekaranglah saat yang tepat untuk mengangkat senjata melakukan perlawanan terhadap penjajahan kerajaan Arfen." Kata Maria.


"Benar yang di katakan Maria meskipun kita semua masih kekurangan biaya untuk anggaran persediaan dan senjata tapi kami sudah mulai mengumpulkan sumbangan dari penduduk dan para bangsawan di wilayah tanah Tandora." Tambah Holan.


"Baiklah saya mengerti bila ini merupakan keputusan terakhir semua orang dan bangsawan Douglas pasti juga telah mempertimbangkannya." Jawab Kirt Johan dan Maria kemudian menatap Kirt dan bertanya.


"Jadi apakah tuan Kirt akan segera kembali ke wilayah Silmarin dan bertempur bersama kami?" Tanya Maria.


"Ya tapi tidak sekarang karena kita akan sibuk di sini untuk menambang emas yang akan kita gunakan untuk membiayai perang kita." Ucap Kirt Johan membuat Holan dan Maria saling melirik karena tidak tahu apa yang barusan Kirt Johan katakan.


"Tambang emas sebenarnya apa yang tuan Kirt katakan?" Tanya Holan.


"Sudah saya katakan tadi kalau saya memiliki kabar baik untuk kita semua dan itu adalah sebuah tambang emas terbengkalai yang belum lama ini saya temukan di bawah pegunungan Wiwardin, tapi kami bertiga kekurangan orang untuk kesana dan menambangnya jadi saya ingin kalian menyampaikan kepada bangsawan Douglas untuk mengirimkan orang-orang kita ke desa ini." Kata Kirt membuat Holan dan Maria hampir tidak dapat berkata-kata mendengar hal itu.


"Tuan Kirt menemukan sebuah tambang emas apakah kami tidak salah dengar, ini luar biasa dan merupakan kabar terbaik yang pernah saya dengar seumur hidup saya!" Sahut Holan yang dengan semangat mengatakannya.


"Tuan Kirt, Bangsawan Douglas dan semua orang di pasukan pembebasan pasti akan sangat bahagia mendengar hal ini, kita tidak akan kesulitan lagi membeli persediaan untuk berperang kalau kita berhasil menambangnya." Kata Maria.


Mereka semua terlihat senang dengan kabar itu termasuk Lucas Durman dan Paman Supar karena kedua pedagang itu tidak akan kesulitan lagi mencari tenaga untuk menambang emas.