
Ruang guild petualang desa Droya Kirt berjalan memasuki tempat itu dengan tenang tapi terlihat banyak petualang tingkat atas yang mematapnya dengan curiga karena seharusnya Kirt Johan tidak boleh berada di sana setelah terakhir kali kepala guild mengusirnya.
"Sedang apa dia di sini bukankah Kirt Johan sudah di keluarkan dari guild desa ini." Ucap salah seorang petualang di guild dan rekannya kemudian berbicara.
"Benar seharusnya dia tidak di terima lagi di dalam guild ini."
"Kalau begitu ini adalah kesempatan kita karena ingatlah seribu koin yang di janjikan pihak kerajaan Arfen untuk menangkap dirinya." Kata seorang petualang yang terlihat akan maju sambil bersiap mencabut pedangnya tapi rekannya segera menghalanginnya.
"Sebaiknya kita menahan diri dulu karena ingatlah kita masih berada di dalam guild petualang, jangan sampai kita membuat keributan di sini."
"Tapi pihak guild tidak lagi menjaminya bukan, apa lagi yang harus kita kawatirkan?" Ucap petualang yang berniat untuk menyerang Kirt tapi rekanya kembali berbicara.
"Dasar bodoh sudah kubilang jangan bertindak gegabah karena ada banyak orang di sini dan lihatlah bahkan para pegawai guild juga masih diam tanpa memberikan sinyal untuk mengusirnya." Ucap petualang itu hingga rekannya akhirnya juga menyadari keanehan di sana.
Ada cukup banyak petualang hebat yang sedang bersantai di bar dalam aula utama guild petualang dan mereka juga hanya diam karena kemungkina menunggu aba-aba dari pegawai guild untuk menangkap Kirt Johan atau menunggu orang lain yang cukup bodoh untuk bertindak sendiri lebih dulu.
Kirt masih terlihat berdiri di depan papan quest sampai akhirnya Ia mengambil dua lembar permintaan pekerjaan yang di pajang di sana dan kemudian berjalan ke tempat pegawai guild yang bertugas mencatat pekerjaan yang di ambil oleh para petualang.
Tentu saja ada beberapa petualang tingkat atas yang langsung berdiri dengan siaga di dekat konter meja resesionis untuk berjaga-jaga jika Kirt berbuat sesuatu yang dapat membahayakan pegawai di sana.
"Tuan Kirt anda sudah akan mengambil permintaan lagi?" Tanya pegawai guild di sana yang terlihat menerima Kirt Johan dengan baik yang membuktikan kalau Kirt telah di terima kembali oleh serikat guild petualang desa Droya meskipun para petualang di sana tidak tahu apapun mengenai hal itu.
"Benar saya hampir kehabisan uang lagi saat ini jadi saya akan mengambil pekerjaan berburu monster sambil menunggu teman saya kembali." Ucap Kirt sambil meletakan kertas permintaan yang dia ambil dari papan quest.
"Oh ini permintaan berburu goblin lagi dan yang satunya ah.. tuan Kirt quest ini apakah anda yakin akan mengambilnya?" Tanya pegawai itu untuk memastikan kembali salah satu permintaan berburu monster yang di ambil oleh Kirt Johan.
"Kenapa, saya pernah berburu manticore bersama rekan saya di masa lalu, meskipun monster singa itu sangat tangguh tapi saya pikir saya dapat mengalahkannya." Ucap Kirt Johan.
"Tapi manticore adalah monster yang sangat berbahaya bahkan tim petualang tingkat emas akan berpikir dua kali untuk menghadapinya." Ucap pegawai guild itu memberikan peringatan kepada Kirt.
Manticore memang adalah monster singa tingkat atas yang terlahir untuk berburu selain memiliki sayap untuk terbang manticore juga memiliki ekor beracun yang belum ada penawarnya hingga banyak petualang tingkat atas yang mencoba memburunya berakhir dengan kematian.
"Justru karena itulah saya ingin segera menburunya agar korban penduduk di desa tempat monster itu muncul tidak bertambah lagi." Ucap Kirt yang terlihat serius mengatakannya hingga pegawai itu terlihat cukup kagum dengan jiwa kepahlawanan yang di miliki oleh Kirt Johan.
"Ah.. baiklah lagi pula saya tidak berhak menghalangi anda untuk mengambil permintaan berbahaya ini." Jawab pegawai guild di sana yang kemudian memberikan stempel pengambilan quest untuk Kirt Johan.
_____________________________
Seekor Manticore yang sangat buas telah muncul dan mendiami sebuah bukit kecil di dekat desa La Kroya dan membahayakan para penduduk desa di sana. Seorang pengembala juga telah menjadi korban dan para petualang lokal belum dapat mengatasinya, para penduduk desa La Kroya berharap ada bantuan petualang dari guild desa Droya agar membantu membasmi monster itu sesegera mungkin.
Syarat :
-Minimal petualang tingkat Perak.
-Bunuh Monsticore itu dan bawa kembali kulit dan bagian tubuh berhargannya sebagai bukti penyelesaian quest.
Imbalan : 25 koin emas.
_____________________________
Itu yang tertulis di lembar quest berburu manticore dan dua petualang tingkat emas dan perak yang berdiri di dekat konter itu juga ikut membacanya, kemudian salah satu dari mereka berbicara.
"Dua puluh lima koin emas anda tidak berniat untuk mendapatkan uang sebanyak itu sendirian bukan?" Ucap petualang tingkat perak di sana kemudian rekanya yang sudah tingkat emas berbicara.
"Sargus benar lebih baik tuan Kirt mengajak kami berdua untuk bergabung di dalam misi berburu anda ini, karena saya Ferdinan juga sudah tingkat emas yang pasti dapat membantu anda." Ucap petualang tingkat emas itu yang mengajukan diri untuk membantu Kirt Johan dalam menjalankan questnya.
Kirt sedikit memikirkan permintaan kedua petualang itu tapi memang benar bila Kirt sendirian menghadapi seekor manticore pasti iya akan sangat kesulitan.
"Jadi kalian berdua ingin bergabung dengan misi ini, sebenarnya saya memamg tidak terlalu yakin dapat mengalahkan manticore itu sendirian, jadi baiklah kalian boleh ikut dengan saya dan saya akan membagi rata imbalannya bila kita berhasil kembali dengan selamat." Ucap Kirt yang dengan mudahnya menerima mereka berdua untu ikut dalam misinya.
Sargus dan Ferdinan tersenyum dengan jawaban Kirt Johan yang terlihat tidak masalah dengan mereka berdua bergabung dalam misi berburu monster ke desa La Kroya.
"Begitukah tapi satu hal lagi yang ingin saya tanyakan kepada tuan Kirt, mengapa anda menerima kami padahal anda belum tahu dengan pasti kemampuan kami berdua?" Tanya Ferdinan yang ternyata juga merasa curiga dengan keputusan Kirt Johan untuk tidak pergi sendiri menyelesaikan misinya padahal sebelumnya Kirt tampak cukup yakin dapat mengalahkan manticore di desa La Kroya sendirian.
"Saya melihat tuan Ferndinan yang sudah peringkat emas membawa tombak yang memiliki jangkauan serangan yang lebih baik dari pada saya yang menggunakan pedang dan pisau, itu sangat penting karena akan sangat berbahaya bila terlalu dekat dengan singa manticore yang dapat menyergap dengan cakar dan taring serta ekor beracunya yang harus selalu di waspadai, sementara Sargus adalah kelas ranger yang menggunakan panah, selain kemampuan melacaknya yang sangat berguna untuk menemukan monster, panahnya pasti juga lebih efektif untuk menyerang saat manticore itu sedang terbang di udara." Jawab Kirt yang menjelaskan alasan mengapa ia menerima kedua petualang itu bergabung di misinya.
Ferdinan terlihat tersenyum karena kemampuan dirinya dan juga rekannya Sargus cukup di akui oleh Kirt Johan jadi merekapun tidak ragu lagi untuk ikut.
Beberapa petualang di sana juga akhirnya ingin mengajukan diri untuk ikut tapi Kirt dan kedua rekan barunya merasa mereka hanya akan menganggu nanti saat mereka menghadapi manticore.
Kirt pun juga tidak ingin membuang waktu lagi, setelah Ia menyiapkan beberapa perbekalan iyapun langsung mengajak Ferdinam dan Argus untuk segera berangkat dan untungnya pihak guild juga memberikan tumpangan dengan kereta kuda agar mereka dapat segera sampai ke desa La Kroya.
.