Thief From Silmarin

Thief From Silmarin
BAB 36. BISNIS



Lucas Durman bersama pamannya telah berada di desa Droya dan mereka sedang menemui bangsawan Kurgan untuk mengurus perijinan usaha perdagangan mereka di sana.


Lucas memang memiliki cukup banyak uang saat ini dan di tambah modal yang di berikan pamannya hingga mereka berdua dapat membeli sebuah lahan di desa itu untuk membuka sebuah toko, Bangsawan Kurgan tentu saja sangat senang karena ada pengusaha dari kota besar yang mau berinvestasi dan membangun usahanya di desa Droya karena belum banyak toko besar di desa itu.


Bangsawan Kurgan tersenyum setelah mendapatkan sejumlah uang yang di serahkan Lucas untuk mengurus perijinan usaha, apalagi setelah ini pendapatan desannya juga akan bertambah dari pajak usaha milik pedagang Lucas.


"Tuan Lucas dan Tuan Supar saya sudah memberikan stempel untuk berkas perijinan usaha anda dan anda dapat langsung membangun toko anda setelah ini." Kata bangsawan Kurgan.


"Terimakasih atas bantuan anda tuan Kurgan kami harap kita dapat terus bekerjasama dengan baik untuk ke depannya." Ucap Lucas di sana yang menerima berkas itu tapi kemudian bangsawan Kurgan kembali berbicara.


"Oh iya jika tuan Lucas ingin membangun sebuah toko pasti anda akan membutuhkan beberapa tukang kayu bukan, saya punya cukup banyak orang dengan keahlian itu yang dapat anda pekerjakan." Kata bangsawan Kurgan yang terlihat menawarkan kerjasama lain karena merasa dua pedagang yang ada di hadapannya cukup kaya hingga mampu membeli sebuah tanah di pusat desa.


"Itu sangat bagus karena kami memang sedang mencari pekerja bangunan seperti yang anda tawarkan." Jawab Lucas yang terlihat cukup tertarik dengan penawaran itu hingga bangsawan Kurgan terlihat tersenyum karena berpikir bahwa dugaannya sangat tepat kalau Lucas Durman adalah seorang pedagang muda yang sangat kaya tapi jelas dia belum memiliki banyak pengalaman dan mudah untuk di manfaatkan.


"Tentu saja dan tuan Lucas juga dapat membeli banyak kayu sebagai bahan bangunan dari saya karena salah satu putra saya memiliki usaha itu." Kata bangsawan Kurgan dan Lucas memang mengingat perkataan Kirt mengenai bangsawan muda Jirdan yang memiliku pondok penebangan di pinggir hutan Argamir.


"Saya pikir itu juga cukup bagus karena pohon dari hutan Argamir memang besar-besar hingga kayu yang di hasilkan juga berkualitas, tapi saya harap bangsawan muda Jirdan akan menjualnya dengan harga yang sedikit lebih murah pada kami nanti." Ucap Lucas Durman membuat bangsawan Kurgan langsung menatapnya karena pedagang Lucas sudah memiliki informasi mengenai putra keduanya itu.


Bangsawan Kurgan menjadi lebih waspada karena memang seperti yang di katakan Lucas kalau kayu-kayu yang ia tawarkan memang di tebang dari hutan Argamir yang merupakan wilayah bangsa Elf kerajaan Artamia yang sangat menjaga hutan itu, akan menjadi masalah untuk desa Droya bila apa yang telah di ketahui pedagang Lucas tersebar dan sampai ke telinga para Elf dari Artamia.


"Tuan Lucas dari mana anda mengetahui tentang pondok penebangan milik putra saya?" Tanya bangsawan Kurgan dengan curiga.


"Anda jangan khawatir tuan Kurgan karena memang hanya sedikit orang yang tahu letak pondok penebangan milik putra anda dan kami tidak akan memberitahukan hal ini pada orang lain." Jawab Lucas Durman dan bangsawan Kurgan saat ini merasa sedikit kalah karena Ia belum mengetahui apapun mengenai pedagang Lucas yang malah sebaliknya Lucas Durman sudah banyak tahu tentang keluarga dari bangsawan Kurgan.


"Ah baiklah sepertinya saya memang harus memberikan harga yang lebih murah kepada anda, tapi saya harap tuan Lucas juga dapat menjaga rahasia ini karena akan menjadi masalah besar bila pihak kerajaan Elf Artamia sampai tahu kalau kami mencuri kayu-kayu dari hutan mereka." Kata bangsawan Kurgan.


"Terima kasih banyak tuan Kurgan dengan begini kami hanya tinggal menunggu rekan kami yang masih menjalankan quest berburu di desa La Kroya." Kata Lucas yang mengatakan itu karena terlalu senang akan perkembangan bisnisnya di desa Droya tapi bangsawan Kurgan yang mendengar itu terlihat kembali curiga.


Bangsawan Kurgan berpikir 'rekan pedagang Lucas pasti seorang petualang karena ini menyangkut quest, 'tapi bukankah kepala guild petualang mengatakan kalau yang mengambil quest ke desa La Kroya adalah Kirt Johan dari Silmarin tapi mengapa pedagang dari kota Lopak dapat mengenalnya.'


"Tuan Lucas sebenarnya apa hubungan anda dengan tuan Kirt Johan dan bagaimana anda dapat mengenalnya?" Tanya bangsawan Kurgan dan Lucas langsung terlihat sedikit panik karena ternyata bangsawan Kurgan tahu siapa orang yang Ia katakan barusan mengingat Kirt adalah seorang buronan kerajaan Arfen.


"Ah tidak kami hanya melakukan beberapa bisnis kecil dan kami rasa anda tidak perlu mengetahuinya." Jawab Lucas yang berusaha untuk kembali bersikap biasa menanggapi hal itu.


Bangsawan Kurgan terlihat terdiam karena Ia memang tidak punya hak untuk ikut campur dalam bisnis orang lain meskipun Ia masih sedikit penasaran ternyata tidak hanya orang-orang dari pasukan pembebasan saja yang memiliki hubungan dengan Kirt Johan tapi bahkan petualang dari Silmarin itu juga mengenal seorang pedagang kaya seperti Lucas Durman.


Beberapa hari berlalu dan kayu-kayu yang di pesan Lucas mulai di kirim ke tempat kontriksi pembangunan sementara Lucas Durman masih tetap menjajakan dagangannya di alun-alun desa seperti dulu karena pamannya yang mengurusi pembangunan tokonya.


Kirt juga tidak dapat di salahkan bila melawan bahkan membunuh kedua petualang dari desa Droya untuk membela diri. Tapi di lain sisi pihak guild desa Droya juga di untungkan karena Kirt Johan yang sudah menjadi bagian dari guild desa Droya berhasil menyelesaikan quest tingkat A yang sangat sulit bahkan untuk petuang tingkat emas sekalipun membuat guild desa Droya semakin terkenal dan itu cukup penting karena bisa menarik lebih banyak orang untuk mengajukan misi ke guild desa Droya dan menambah pemasukan guild petualang itu.


Kirt kemudian melangkah keluar meninggalkan guild setelah memberikan laporan dan kemudian langsung pergi ke alun-alun untuk menemui Lucas Durman.


Kirt melihat ada sebuah proyek pembangunan yang cukup besar di sudut alun-alun yang kemungkinan itu adalah sebuah toko hingga Kirt berpikir mungkin usaha besar baru itu akan sedikit mengganggu usaha milik Lucas yang membuka lapak tidak jauh dari sana.


Kirt mengabaikan pembangunan gedung baru itu dan mendekat ke Lapak kecil milik Lucas yang terlihat semakin ramai karena ia pasti membawa banyak barang baru dari kota Lopak.


"Oh.. Kirt temanku kemarilah aku sudah cukup lama menunggumu." Panggil Lucas saat melihat temannya datang.


"Lucas sepertinnya kamu cukup sibuk di sini." Kata Kirt Johan.


"Hahaha benar beberapa pelangganku memang cukup mengeluh karena aku menutup lapakku beberapa hari terakhir, Oh Iya setelah inipun aku juga akan menutup lapak ini untuk seterusnya." Kata Lucas Durman dan terlihat seorang pelanggan Lucas yang mendengar obrolan itu berbicara.


"Ehh pedagang Lucas akan menutup lapak ini, padahal saya cukup senang saat kemarin anda mulai berjualan lagi, sekarang anda malah akan menutupnya untuk selamannya." Ucap seorang pelanggan yang sedikit kecewa dengan hal itu.


"Anda tidak perlu cemas karena anda dapat terus berbelanja di lapak saya karena saya hanya akan memindahkan lapakku tidak jauh dari sini." Ucap Lucas kepada pelanggannya dan Kirt juga orang-orang di sana berpikir pedagang Lucas pasti memindahkan lapaknya karena ada toko besar baru yang akan di bangun di pinggir alun-alun desa itu hingga akan mengganggu bisnis Lucas.


"Pedagang Lucas jika anda tidak berjualan di sini lalu di mana anda akan memindahkan lapaknya, saya harap itu tidak terlalu jauh karena saya tinggal di dekat sini?" Tanya seorang pelanggan dan Lucas terlihat tersenyum kemudian berbicara.


"Ah benar saya akan memindahkan lapak saya ke sebelah sana?" Kata Lucas sambil menunjuk ke arah sebuah gedung yang masih dalam proses pembangunan.


"Eh di toko baru yang sedang di bangun, apakah pemiliknya akan menyewakan sebuah tempat untuk lapak anda nanti?" Tanya seorang pelanggan.


"Ah tidak bukan begitu, saya telah mendapatkan cukup uang dari Kirt dan pamanku juga menutup tokonya yang ada di kota Lopak dan memberikan semua uang tabungannya untuk modal membangun toko di desa ini." Kata Lucas Durman membuat beberapa pelanggannya di sana terlihat cukup terkejut dan senang mendengarnya.


"Eh jadi toko besar yang akan di bangun itu adalah milik pedagang Lucas, itu hebat saya tidak pernah menyangkannya dan saya pasti akan sering berbelanja di sana nanti." Ucap salah seorang pelanggannya.


"Iya benar tapi sebaiknya kalian cepat memilih barangnya karena lapak ini mau saya tutup karena saya ada sedikit urusan penting dengan temanku Kirt." Kata pedagang Lucas.


"Ah dasar pedagang Lucas mentang-mentang anda sudah punya toko baru sekarang anda jadi sedikit sombong, tapi baiklah nanti saya akan datang ke toko baru anda bila sudah selesai di bangun." Kata seorang pelanggan di sana.


Kirt juga terlihat senang usaha yang di bangun Lucas dapat berkembang dengan baik dan setelah Lucas menutup lapak kecilnya Ia segera mengajak Kirt untuk bertemu dengan pamannya dan Lucas juga menyerahkan lebih dari lima ratus koin emas hasil penjualan harta yang Kirt titipkan kepada pedagang Lucas, tapi yang membuat Kirt terkejut adalah saat Lucas mengatakan kalau tambang terbengkalai yang Kirt temukan di dungeon gorgor adalah tambang emas, hingga paman dari Lucas rela menyerahkan semua yang Ia miliki kepada keponakannya agar bisa mendapatkan bagian dari hasil tembang itu nanti.