
"Selamat pagi anak anak" ucap seorang pria parubaya yang ternyata kepala sekolah.
"Pagi pak... " ucap semua siswa serempak.
"Karena hari ini guru mata pelajaran sejarah tidak dapat masuk, saya yang akan menggantikannya" ucap Kepala sekolah.Semua siswa terdiam, tak ada satupun yang menyahut"Kalo begitu langsung saja kita mulai pelajarannya, buka buku paket halaman 76"ucap Kepala sekolah.
"Oh iya gue lupa, gue kan belum sempet minjem buku paket sejarah"
Dag dig dug
"Pak" ucap Syifa mengangkat tangan.
Membuat kepala sekolah melihat kearahnya. "Saya belum minjem buku paket, boleh kan kalo saya ke perpustakaan sebentar" ucap Syifa.
"Kemana aja kamu selama ini, sampe² belum sempet minjem buku paket? " tanya Kepala sekolah.
"Dia siswa baru pak... " ucap seseorang yang ternyata Aldi.
"Oh, yasudah silahkan" ucap kepala sekolah mempersilahkan.
"Gue anter.. " ucap Fitri.
"Ngak ngak, kamu tetap di kelas" ucap kepala sekolah kepada Fitri"kamu udah tau kan, dimana perpustakaan? "tanya kepala sekolah.
Syifa mengangguk dan segera berjalan menuju keluar.
Syifa berlari menuruni satu persatu anak tangga. Dia berjalan sendirian di Koridor yang terlihat sepi karena semua siswa sedang belajar.
Dari kejauhan terlihat keadaan perpustakaan yang cukup sepi pula. Syifa mulai memasuki perpustakaan yang masih asing baginya.
Banyak sekali tumpukan buku disana.
" Pak, rak buku sejarah sebelah mana ya?" tanya Syifa pada guru penjaga perpustakaan.
"Rak 27" jawabnya.
Syifa pun segera pergi ke arah rak yang dimaksud.
"Hmm, buku sejarah kelas 9 mana ya" tanya Syifa pada dirinya sendiri. "Itu dia" Ucap Syifa.
Dia pun mencoba membawa buku yang berada paling atas.
"Ih anj*r bego banget sih gue, buat apa coba ada tangga? " ucap Syifa pada dirinya. Dia pun segera menaiki tangga itu dan mengambil buku sejarah, tapi tiba tiba saja Syifa kehilangan keseimbangan hingga...
Bruuuk dia terjatuh, tapi untung saja ada yang menahannya. Seketika itu Syifa bertatapan dengan cowo itu.
Deg deg deg jantung Syifa berdegup sangat kencang, entah apalah tapi sekian lama, baru kali ini dia merasakan ini lagi.
"Thanks di" ucap Syifa pada cowo itu yang ternyata adalah Aldi.
"Heem, gue kesini buat nyusulin elo soalnya lo lama banget" Ucap Aldi. Syifa masih bengong dan memikirkan kenapa jantungnya berdegup.
"Ada apa? " Ucap bapak perpustakaan yang tiba tiba saja datang.
"Gpp ko pak ini saya mau minjem buku ini" kata Syifa sembari memperlihatkan sebuah buku sejarah.
"Oh itu mari disini" ucap bapak perpustakaan (pak Herri)
"Assyifa Nur azahra kelas XII Ips 3" ucap Syifa pada pak Herri.
...
Setelah dicatat namanya, Syifa langsung keluar bersama Aldi. Aldi dan Syifa pun segera memakai sepatu. Tidak lama, Aldi pun selesai memakai sepatunya, tetapi dia masih berdiri disana.
"Ko masih disini? "tanya Syifa.
" Ya gue nunggu elo lah... "jawab Aldi membuat pipi Syifa memerah. Tidak lama setelah Aldi mengatakan itu, Syifa berdiri dan mulai berjalan beriringan bersama Aldi.
Tuuuk
tiba tiba saja ada sesuatu mengenai kepala Syifa.
" Awww"teriaknya Spontan.
"Sorry, gue gak sengaja" ucap Rivan yang tiba tiba saja muncul, entah dari mana.
"Lo gpp kan? " tanya Aldi sedikit tertawa mengejek.
"Eh kalian ternyata.. ngapain kalian disini? " tanya Rivan penasaran.
"Itu... " Omongannya terputus.