The Secret Of Love

The Secret Of Love
#41



(Sesampainya di rumah Syifa)


"Thanks,,,,"ucap Syifa yang segera turun dari motor.


Dia pun segera berjalan menuju rumahnya.


"Lo ini jadi cewe GK peka banget sih,,,"ucap Aldi.


"Maksud Lo?"tanya Syifa,langkahnya terhenti.


"Gue ini pacar Lo,harus nya Lo nanya,mau mampir dulu GK?bukan nyelonong aja"ucap Aldi.


"Oh,,,,sorry"ucap Syifa.


"Udahlah,,,jangan lupa besok ya,,,"ucap Aldi.


Syifa mengangguk.Dia pun memperhatikan Aldi yang pergi.


Syifa masuk ke dalam rumah.


Dia melihat keadaan rumah yang lumayan sepi.


Dia pun segera berjalan menuju kamarnya,diatas.


Sesampainya di kamar dia segera duduk di depan laptop sambil mendengarkan musik,seperti biasanya.


Tak lama kemudian.


 


Tringgg


 


Handphone Syifa berdering.



"Beneran dia mikirin gue?"tanya Syifa.


"Au ah"lanjutnya.



Setelah membalas pesan dari Aldi Syifa pun segera membaringkan tubuhnya.


"Oh iya gue lupa,gue harus beli kertas HVS"ucap Syifa.


Dia pun segera berjalan menuju keluar.


"Mau kemana neng?"tanya Bi Inah melihat Syifa yang sedang membuka pintu.


"Itu bi Syifa mau beli kertas HVS di toko komplek sebelah"ucap Syifa.


"Sekalian mampir ke minimarket ya neng,,,ini daftar belanjanya"ucap Bi Inah menyerahkan selembar kertas.


Syifa mengangguk ,dia pun segera berjalan menyusuri jalanan yang lumayan sepi.


Tiiit


Suara klakson sebuah motor.


Syifa menoleh.


Ternyata orang yang mengendarai motor itu adalah Rivan.


"Eh ternyata elo Van"ucap Syifa.


"Lo mau kemana siff?"tanya Rivan.


"Oh gue mau ke super market"ucap Syifa.


"Bareng gue aja sekalian gue mau beli pulpen,ke toko buku"ucap Rivan.


Rivan mengangguk.


Syifa pun segera menaiki motor Beat berwarna biru-putih itu.


...


Sesampainya di depan tukang buku Rivan pun segera turun.


"Lo mau nunggu disini?atau mau ikut ke dalam"tanya Rivan


"Gue ngikut aja,sekalian gue juga mau beli HVS"ucap Syifa.


Mereka berdua pun segera masuk ke dalam toko buku.


Mereka segera mengambil barang yang mereka butuhkan dan segera membayarnya ke kasir.


"Jadi berapa pak?"tanya Syifa pada penjualnya.


"Jadi 7000 aja neng"ucap penjual itu.


Syifa segera menyerahkan uang selembar bernilai 10.000.


"GK usah pak,nanti aja disatuin sama punya saya"ucap Rivan.


"Tumben,,,,thanks ya Van"ucap Syifa.


Syifa pun segera keluar.


Tak lama kemudian Rivan pun keluar.


"Supermarket lumayan deket,jalan kaki aja lah"ucap Syifa.


"Yaudah gue anter"ucap Rivan.


Mereka pun segera berjalan menuju supermarket yang terletak tidak jauh dari tempat Rivan memarkirkan motornya.


 


Tomat 1 kg


Mentimun 1 kg


Telur 1 kg


Mie instan 1 pack


Kentang ½ kg


Bawang putih ¼ kg


Bawang merah ¼ kg


 


Syifa pun segera berjalan untuk mengambil bahan yang ia butuhkan.


Skip


15 menit kemudian Rivan dan Syifa keluar dari Supermarket.


"Oh iya Van gue mau ngomong sama Lo"ucap Syifa saat mereka sedang berjalan menuju parkiran motor Rivan.


"Ngomong aja"ucap Rivan.


"Sebenernya Lo suka GK sih sama Amara?"tanya Syifa.


"Emangnya Napa gitu?"tanya Rivan.


"Iya , sebenernya Amara tuh cinta banget sama Lo dia pengen jadi cewe Lo tapi dia takut Lo tolak dia buat yang kesekian kalinya"ucap Syifa.


Mereka pun tiba di parkiran tempat mereka menyimpan motonya.