The Secret Of Love

The Secret Of Love
#57



Keesokan harinya


"Mah kemarin mamah ngobrol apa sih sama mamahnya Aldi?"tanya Syifa sembari mengolesi roti dengan selai.


"Kepo banget kamu,,"goda mamah.


Syifa cemberut.


"Yaudah mah ayo berangkat sekarang"ucap Syifa.


Mamah mengangguk.


Mereka pun segera berangkat ke sekolah.


 


Skip


 


"Yaudah hati hati,,,jangan lupa kabari mamah yah"ucap mamah sesaat sebelum Syifa turun dari mobil.


Syifa mengangguk dan segera berjalan memasuki sekolah.


"Syifaaaa"teriak Amara dan Fitri.


"Kalian,,,udah kaya satpam aja tiap hari udah berdiri disini"ucap Syifa melihat ke dua sahabatnya yang sudah berdiri di dekat lapangan.


"Iya dong"ucap Fitri.


"yaudah ke kelas yu"ucap Syifa.


"Ngapain?udah kita disini aja 15 menit lagi kita berangkat"ucap Fitri


"Oh gitu,,,oke"ucap Syifa.


Mereka pun duduk di sebuah kursi.


Tak lama kemudian datang Rivan,Aldi,Fadly, Agif dan yang lainnya.


"Tumben barengan"ucap Amara.


"Iya dong,,emangnya para cewe aja yang bisa barengan"ucap Galih.


"Brengsek Lo"ucap Amara.


"KEPADA SELURUH SISWA KELAS XII BERKUMPUL DI LAPANGAN UPACARA"suara speaker.


"Ayo"ajak Fitri,dia menarik lengan Syifa dan Amara.


"Jadi sekarang kita akan berangkat tapi kita akan jalan kaki sampai ke gunung Tangkuban perahu"ucap pak Gilang, kepsek


"Dimulai dari kelas IPA terlebih dahulu"lanjutnya


Anak anak kelas IPA pun segera berjalan mengikuti pembina.


Dan disusul lagi dengan anak anak IPS.


Mereka berjalan menyusuri jalan setapak,karena tidak mungkin jika mereka melalui jalan raya.


"Dar,,,"tiba tiba saja ada yang membuatnya terkejut hingga airnya tumpah.


"Anj*r Lo ini ngagetin aja,gimana kalo tadi gue mati"ucap Syifa memarahi Orang yang mengagetkannya yang bukan lain adalah Aldi.


"Ya dikubur lah"ucap Aldi bercanda.


"Ih dasar ya,,,"ucap Syifa ,dia menarik rambut Aldi.


"Cepat,cepat sebentar lagi kita sampai"ucap salah seorang pembina.


Syifa dan Aldi pun segera berdiri dan kembali berjalan.


Mereka berdua merasa sangat nyaman sekali,terlihat dari wajah mereka yang begitu ceria.


Sesampainya di tempat Camping


"Sekarang silahkan membuat tenda masing masing"ucap Pak Marino,salah seorang pembina.


Syifa,Amara,Fitri,dan Citra segera membuat tenda mereka.


Kebetulan sekali tenda mereka berdekatan dengan tenda Aldi,Rivan,Fadly dan Agif.


Mereka membuatnya susah payah hingga tendanya selesai.


"Huh udah beres"ucap Syifa ,dia mengelap keringatnya.


"Ayo kita beres beres dulu barang di dalem"ucap Citra.


Mereka pun masuk.


"Hei cepetan disuruh kumpul tuh,,,"ucap Fadly pada Amara,Syifa,Fitri dan Citra yang sedang di dalam tenda.


Mereka pun segera berjalan menuju tempat dimana seharusnya mereka kumpul.


"*Untuk yang pertama,tidak ada perayaan api unggun,jika Kalian ingin membuat api unggun sendiri ,silahkan tapi semua bahan bahan dari


sendiri sendiri"


"Kedua,kalian boleh berjalan jalan dan mencari kayu,,tetapi sebelum Maghrib kalian harus segera kembali ke tenda*"


"Baiklah,,,silahkan bersenang senang"ucap Pak Marino.


Semua siswa berhamburan,entah berjalan kemana.


"Siff,malem ini kita bikin api unggun sendiri aja yu,,,,terus kita bisa bakar apa gitu"ucap Fitri


"Ayo"ucap Syifa.


"Gimana kalo kita buat api unggun sama Aldi dan yang lain"ucap Amara.


"Pokonya teman teman dekat kita deh"ucap Amara.


"Ayo"ucap Citra.


Mereka pun segera memberitahu yang lain,terutama laki laki untuk mencari kayu dan perempuan menyiapakan semuanya.