The Secret Of Love

The Secret Of Love
#31



Aldi terseyum melihat gelagat Syifa.


"Hei dari pada boring, main truth or dare yuk" teriak Galih.


"Ayo" teriak beberapa orang.


"Siff bangun yuk pada mau main truth or dare tuh" ucap Fitri mencoba membangunkan Syifa.


"Males ahk" ucap Syifa.


"Cepetan yang mau ikutan pada kesini" ucap Galih.


"Ahk bomat, gue aja yang main" ucap Fitri yang segera datang menghampiri Galih dan yang lainnya.


Semua siswa melingkar, dengan sebuah botol di tengah meja.


"Oke karena Amara ranking 1 berturut-turut di sini, lo yang puter duluan" ucap Galih.


Amara pun segera memutarkan botol itu.


Botol itu berputar kemudian berhenti dan mengarah ke Citra.


"Oke Truth or dare? " tanya Galih.


"Truth" ucap Citra.


"Oke, kalo gue nembak elo lo mau Terima gk?"


Tanya Galih.


"Najis mugholadoh" ucap Citra.


Sontak semua orang tertawa.


"Untung aja lo cantik, kalo gk cantik heeh udah gue habisin" ucap Galih sambil mengepalkan tangan.


"Habisin aja kalo berani" ucap Citra menantang.


"Udah udah, Citra cepetan puter botolnya" ucap Fitri.


Citra pun segera memutar botol.


Kali ini botol itu berhenti di Siska.


"Sis kalo lo dihianatin sama pacar lo, lo mau gimana? " tanya Candra.


"Ya biarin aja lah, bukan urusan gue" ucap Siska yang segera memalingkan wajah.


"oh iya satu lagi Santet" lanjut Siska.


Semua orang tertawa.


Siska pun segera memutar botol.


Kali ini mengarah ke Aldi.


"Truth or dare? " tanya Andika


"Truth" jawab Aldi lemas.


"Kalo lo bisa milih diantara cewe cewe yang ada disini, lo pilih siapa? "tanya Intan membuat semua mata tertuju padanya.


" Hmmm"Aldi berpikir, sesekali dia melihat ke arah Syifa.


"Oke udah,,, gue udah tau" ucap Candra tiba tiba.


"Siapa? jawab aja belom**? " tanya Fitri


"Yah siapa lagi Syifa lah " ucap Candra.


"Tau dari mana lo? " tanya Amara.


"Liat aja saat intan ngasih pertanyaan itu, mata Aldi tertuju pada Syifa mulu" ucap Candra.


Tak sengaja Syifa mendengar ucapan teman temannya itu.


"Udh, cepetan puter" ucap Galih pada Aldi.


Aldi memutar botol.


Kali ini mengarah pada Amara.


"Truth or dare? " tanya Siska.


"Truth" ucap Amara.


"Gk seru ahk, truth mulu" ucap Galih


"Mar, kalo kali ini lo gk peringkat 1 apa yang lo lakuin? " tanya Aldi.


"Gk ada pertanyaan lain apa? " tanya Amara kesal.


Aldi menggeleng.


"Udahan ahk" ucap Amara, dia pun segera pergi.


"Udah udah gk usah dipikirin" ucap Galih.


Aldi pun memutar kembali botolnya.


Sial! botol itu mengarah pada dirinya sendiri.


"Truth or dare? " tanya Fitri.


"Truth" jawab Aldi.


"Apaan ahk cowo truth, dare aja" ucap Andika.


Aldi pun mengangguk.


"Elho ganggu Syifa sampe dia marah, lalu lo jitak kepala dia" ucap Candra.


"Apaan sih lo, ngk ahk" ucap Aldi.


"Yaudah kalo gitu lo yang kena hukuman" ucap Candra.


"Yaudah yaudah" ucap Aldi yang segera berjalan menuju Syifa.


Aldi berdiri di depan Syifa, tiba tiba saja dia menjambak rambut Syifa.


Sontak Syifa berdiri dan marah.


"Apa apaan sih lo" tanya Syifa.


Sesuai dengan tantangannya Aldi menjitak kepala Syifa.


"Awww" ucap Syifa.


Syifa segera menarik rambut Aldi.


"Dasar ya lo" ucap Syifa sambil terus menarik rambut Aldi.


"Maaf maaf gue cuma ngikutin tantangannya doang" ucap Aldi yang terlihat kesakitan.


Syifa pun segera melepaskan rambut Aldi.


"Sana,,, " bentak Syifa.


Semuanya tertawa melihat Syifa dan Aldi.


"Lanjut" ucap Galih.


...


...


...