
"Yaudah lah cepetan cari narasumber nya... " ucap Fitri.
Mereka pun segera berlarian mencari narasumber untuk diminta wawancara.
Skip
"Udah dicatet kan semuanya? " tanya Amara.
"Udah" ucap Intan dingin.
Entah mengapa tapi Syifa merasa kalo hari ini Intan kayanya jadi beda.
"Yaudah, kesimpulannya nanti gue tanya ke bokap gue, sekarang kalian main aja sana" ucap Amara.
"Seriusan Mar? " tanya Andika.
Amara mengangguk.
"Hore..... " teriak mereka serempak.
"Siff, tan naik Rollocoaster yu" ajak Fitri.
"Ayo" ucap Syifa bersemangat.
Intan terdiam.
"Ayo tan... " ajak Syifa.
"Kalian duluan aja, gue lagi males" jawabanya, dia pun segera pergi.
"Dia kenapa ya? padahkan Rollocoaster itu wahana favorit nya loh" ucap Fitri. "Yaudah lah, ayo Siff" ajak Fitri.
Mereka pun segera mengantri dan menunggu giliran.
Saat giliran Syifa, bangkunya penuh.
"Sif, lo dibelakang gpp kan? " tanya Fitri memastikan.
"Gpp" ucap Syifa.
Syifa pun segera duduk di belakang.
"Siff, kita boleh duduk disini ya.. " ucap Galih yang ternyata dia juga naik wahana itu bersama Aldi.
Syifa mengangguk.
Syifa duduk di sebelah kanan, Aldi di tengah dan Galih di sisi kiri.
Rollocoaster pun mulai berjalan, pada awalnya berjalan dengan sangat lancar dan cukup pelan, namun lama kelamaan Rollocoaster semakin cepat dan semua orang berteriak.
Syifa yang baru pertama kali ini menaiki wahana itu pun sempat ketakutan, tanpa ia sadari ia memegang lengan Aldi sambil menutup mata.
"Udah, udah gue takut" teriak Syifa.
"Hey, lo takut ya" ucap Aldi sambil tertawa.
"Ngg ngk ko" ucap Syifa yang segera melepaskan lengan Aldi.
Aldi pun tersenyum seperti meremehkan.
Tiba tiba saja Syifa kembali memegang tangan Aldi.
"Gue takut banget, ini pertama kali gue naik wahana ini"teriak Syifa pada Aldi.
"Lebay banget Sihh... " ucap Aldi.
Entahlah tapi Galih tak berkutip sedikit pun mungkin dia tertidur saking takutnya.
Syifa memejamkan mata.
...
Tiba tiba saja wahana permainan selesai.
"Udah nih, ayo turun" ucap Aldi menyenggol nyenggol Syifa.
"Udah? " tanya Syifa.
"Iya" ucap Aldi.
Syifa pun segera membuka matanya, dia baru teringat bahwa dia sedang memegang tangan Aldi. Dia pun segera melepaskan genggaman nya.
Syifa pun segera turun.
"Seru banget ya sif.... " ucap Fitri saat Syifa baru saja turun dari wahana penguji nyali itu.
"Lain kali kalo takut jangan naik lagi ya" ucap Aldi sambil mengusap rambut Syifa.
"Apa apaan sih lo" ucap Syifa ketus.
"Jadi lo takut? ya udah lah ayo beli makanan, laper nih" ucap Fitri.
"Brengsek amat sih tu anak" batin Syifa.
"Lo mikirin apa sih? " tanya Galih pada Aldi, karena dari tadi Aldi bengong terus.
"Nggk ko" ucap Aldi.
"Jangan jangan lo suka ya sama Syifa? " goda Galih.
"Apa apaan sih lo" ucap Aldi ketus.
"Kalo lo emang suka, ungkapin aja biar lo tau pasti gimana perasaan Syifa sama lo" ucap Galih so menasihati, padahal dia juga Jomblo.
"Tau apa lo tentang cinta" ucap Aldi sambil tertawa.
"Tapi Galih ada benernya juga, apa gue ungkapin aja ya... " batin Aldi.
"Siff lo pulang naik apa? " tanya Fitri tiba tiba.
"Emang kenapa? " tanya Syifa.
"Gue mau lanjutin main sama Fadly, gpp kan kalo lo gue tinggal" ucap Fitri.
"Oh, gpp ko" jawab Syifa.