The Secret Of Love

The Secret Of Love
#17



"Oke" ucap Syifa yang mulai berdiri.


"Ayo tan" ucap Fitri.


"Gue lagi gk mood, kalian duluan aja" ucap Intan lesu.


"Yaudah mau nitip? " tanya Syifa menambahkan.


"Gue bilang gue lagi gak mood" ucap Intan marah.


"Oh, Oke" ucap Syifa.


Syifa dan Fitri pun segera berjalan menuju ke kantin.


"Intan kenapa ya? " tanya Syifa.


"Mungkin gara gara tadi" ucap Fitri.


...


(Dikantin)


Syifa dan Fitri duduk di meja paling depan.


"Lo mau pesen apa siff? " tanya Fitri.


"Hmm gue buble drink aja deh, rasa green tea ya" ucap Syifa pada Fitri.


"Oke" ucap Fitri.


Syifa memandangi keramaian di kantin sekolah.


Tidak lama kemudian Fitri pun datang dengan memegang 2 minuman.


"Nih... " ucap Fitri menyerahkan minuman rasa Green Tea.


Mereka pun duduk berdua sambil sedikit berbincang bincang.


"Hmm kita boleh numpang duduk disini gak? mejanya penuh" ucap seseorang.


Sontak Syifa dan Fitri menoleh.


"Oh boleh" ucap Syifa mempersilahkan.


Namun Fitri membeku, tidak berkata apapun, dia terlihat sangat gugup.


"Lo kenapa sih? ko jadi gugup gitu? apa cowo ini mengusik ketenangan lo? " tanya Syifa pada Fitri yang menunduk.


Sesekali Syifa menoleh ke arah cowo itu yang terlihat senyum senyum sendiri.


"Kenapa? " tanya Syifa lagi.


"Ngk ngk bukan kaya gitu" ucap Fitri kaget.


"Fadly..... " teriak seseorang yang ternyata adalah Aldi.


"Fadly? " batin Syifa.


"Oh pantesan aja, jadi cowo ini pacar lo? " tanya Syifa membuat pipi Fitri memerah.


"Apaan sih lo, bisa diem gak" ucap Fitri menginjak kaki Syifa.


"Hai fad, oh lo lagi sama pacar lo pantesan aja tadi gue sama Rivan cari cari lo, ternyata lo disini" ucap Aldi.


"Oh iya Siff, sini gue mau ngomong sesuatu sama lo.. " ucap Aldi menarik lengan Syifa.


Mereka pun meningalkan Fitri dan Fadly berduaan.


"Apa apaan sih lo? " tanya Syifa melepaskan genggaman Aldi.


"Lo gk ngerti banget sih" ucap Aldi mencoba agar Syifa paham.


"Oh itu yang dia maksud, dia pengertian banget" batin Syifa.


"Oh iya gue baru ngerti sekarang" ucap Syifa.


"Yaudah sekarang lo mau kemana? " tanya Aldi tiba tiba.


"Hmm ya ke kelas lah" ucap Syifa.


"Yaudah bareng gue aja" ucap Aldi.


Aldi pun mulai berjalan diikuti dengan Syifa.


Mereka berjalan beriringan. Entahlah tapi kali ini Syifa benar benar gugup dari sebelum sebelumya.


Mereka berdua berjalan di Koridor kelas, tiba tiba saja Syifa seperti melihat seseorang yang tengah memperhatikan mereka.


Orang itu sepertinya pernah Syifa lihat, tapi dia belum tau pasti siapa dia.


"Ternyata itu bener, semua nya gara gara Syifa" ucap Intan kesal saat dia dikelas.


Tak sengaja Amara yang tengah membaca novel mendengar kata kata itu.


Tak lama kemudian Syifa sampai di depan kelas Rivan.


"Siff lo duluan aja yah,,, gue mau temuin dulu Rivan" ucap Aldi.


Syifa mengangguk.


Syifa berjalan sendirian menuju kelasnya.


Sesampainya di depan kelas Syifa masuk dan melihat keadaan kelas yang lumayan sepi.


Syifa pun segera duduk dan menghadap ke Intan.


"Intan lo kenapa sih murung mulu? " tanya Syifa.


Intan tidak menjawab.


KRIIIIIING


jam tanda istirahat selesai berbunyi.


Para siswa berhamburan memasuki kelas.


Syifa melihat ada dua orang yang berjalan. Ternyata itu adalah Fitri dan Fadly.


"Bye"ucap Fadly.


"Bye"Ucap Fitri malu malu.


Skip