
*Terimalah lagu ini dari orang biasa tapi cinta ku padamu luar biasa*
*Aku tak punya bunga aku tak punya... *
Alunan musik itu menjadi pengiring malam minggu untuk Syifa.
"Aduh laper juga" kata Syifa sendiri.
Dia pun segera menaruh headset nya dan mulai turun untuk mengambil makanan ke dapur.
Syifa membuka pintu kulkas, ada berbagai macam makanan disana, namun belum sempat Syifa mengambil makanannya tiba tiba saja....
Tok Tok Tok
"Siapa sih, malem malem gini" ucap Syifa.
Dia pun menutup kembali kulkas nya.
Syifa berjalan ke arah pintu dan membuka pintu.
"Malam" ucap cowo itu(Rivan)
"Ngapain lo dateng malem malem gini? " tanya Syifa ketus.
"Hari ini malam minggu, jalan yu" ajak Rivan.
"Males ahk" ucap Syifa sambil menutup pintu.
"Tunggu, hari ini hari kembang api, gue tau dari kecil hari ini hari yang paling lo nanti nanti" ucap Rivan lagi.
"Hari ini hari kembang api? ko gue bisa lupa sih? " batin Syifa.
"Yaudah lo tunggu dulu di dalem gue ganti baju dulu" ucap Syifa mempersilahkan Rivan masuk.
Syifa berjalan menaiki tangga menuju kamarnya.
Skip
"Ayo van " ucap Syifa yang turun dari kamarnya.
Syifa memakai kemeja putih dengan celana jeans, terlihat sederhana namun bak Bidadari karna wajahnya terlihat bercahaya menggunakan pakaian itu.
"Bi, Syifa mau lihat festival kembang api sama Rivan ya... " teriak Syifa.
"Iya neng hati hati" ucap Bi inah.
Syifa dan Rivan pun segera keluar menuju mobil milik Rivan.
Rivan dan Syifa segera naik. Syifa duduk di belakang.
"Heem lo kira gue supir lo apa? " ucap Rivan pada Syifa. "Lo duduk di depan dong" lanjutnya.
"Iya,,,, sorry" ucap Syifa.
Syifa pun segera berpindah dan duduk di depan.
Ckit
Mereka sampai di alun alun kota.
Syifa langsung turun dan melihat ribuan bahkan jutaan kembang api 🎇.
"Ayo" ucap Rivan tiba tiba.
"Kemana? " tanya Syifa terheran heran.
"Gue mau ketemu temen gue dulu " ucap Rivan.
"Oh,,, oke" ucap Syifa dia berjalan mengikuti Rivan yang telah jalan duluan.
Sambil berjalan dia sambil melihat keindahan kembang api yang ada disana.
"Van disini" ucap seorang teman.
"Hai.... " ucap Rivan pada teman temannya.
"Lo sama siapa van? " tanya salah seorang temannya.
"Oh gue sama Syifa" ucap Syifa.
Syifa tersenyum.
"Oh jadi Rivan kesini sama Syifa, jangan² mereka pacaran lagi, kalo gitu gk ada kesempatan lagi gue buat deketin Syifa" batin Aldi yang juga ada disana.
"Oh iya Fadly mana? " tanya Rivan.
"Heeiiii.... " teriak seseorang, Fadly.Dia berjalan dengan seorang cewe yang pasti Syifa kenal.
"Fitri? " ucap Syifa.
"Hai siff, lo kesini juga? " tanya Fitri.
"Iya, Rivan yang ajak gue" ucap Syifa.
"Yaelah, pada bawa pacar segala gini dong kaya gue sendirian coy" ucap Agif.
"Iya karna lo jomblo" ledek Rivan.
"Piuh, tuh Aldi juga jomblo" ucap Agif melontarkan semuanya pada Aldi.
"Udah udah, ke depan sana yu" ajak Fadly.
Mereka semua pun pergi ke depan sana dan duduk disana, mereka memainkan kembang api yang mereka beli.
"Sini siff gue mau ngomong" ucap Rivan menarik lengan Syifa.
"Apaan sih? " tanya Syifa.
"Gue mau ngomong kalo sebenernya dari kecil gue suka sama lo, apa lo mau jadi pacar gue? " tanya Rivan Spontan.