The Secret Of Love

The Secret Of Love
#54



Syifa pun segera mengambil mangkuk itu.


Mamh Aldi pun keluar dari ruangan itu.


Syifa mengambil 1 sendok bubur,dia menyuapi Aldi.


Tapi Aldi menggelengkan kepalanya.


"Makan dong di"ucap Syifa.


"Gue gk mau makan"ucap Aldi.


"Kalo kayak gitu Lo GK mau sembuh dong"ucap Syifa.


"Dan kalo Lo GK sembuh,itu artinya Lo GK mau jalan bareng gue,sekolah bareng gue"ucap Syifa.


"Iya gue makan"ucap Aldi,dia pun memakan sesuap bubur.


"Nah gitu dong"ucap Syifa.


Aldi tersenyum.


Krek


Ada seseorang yang membuka pintu.


"Hai Aldi,,,"ucap Amara dan Fitri saat mereka membuka pintu.


Aldi tersenyum.


"Nih kita bawain buah buahan sama minuman favorit Lo,buble drink rasa greentea"ucap Fitri.


"Thanks"ucap Aldi.


"Udah"ucap Aldi.


Syifa pun meletakkan bubur itu.


"Minum"ucap Syifa ,dia memberikan satu gelas air putih pada Aldi.


"Lo mau buah apa di?"tanya Amara.


"GK usah"ucap Aldi.


"Lo tuh harus banyak makan di biar Lo cepet sembuh"ucap Fitri.


Aldi hanya tersenyum.


3 Hari kemudian....


"Sini,,,gue mau ngomong sama Lo"ucap Rivan menarik lengan Amara,mereka pun berdiri di halaman depan perpustakaan.


"Gue mau minta maaf sebelumnya,kita GK bisa lanjutin hubungan ini"ucap Rivan.


"Maksud Lo apaan sih?"tanya Amara.


Syifa dan Fitri menatap dari kejauhan.Namun mereka masih bisa mendengar percakapan mereka.


"Kita Putus"ucap Rivan.


"Tapi Van,,,"ucap Syifa ,dia yang mendengar perkataan Rivan lansung mendekati mereka.


"Sorry siff tapi itu kenyataannya,gue gk bisa bohongin perasaan gue,gue juga gk bisa paksain perasaan ini, dari awal gue emang gak suka sama Amara,,,,gue minta maaf"ucap Rivan,dia pun segera pergi.


"Tapi,,,,"ucap Syifa ngotot.


"Tapi mar"omongannya terputus lagi.


"Gpp siff gue gpp ko"ucap Amara,tak terasa air matanya jatuh,membasahi pipinya.


Dia pun mengusapnya.


"Lo beneran gpp mar?"tanya Fitri yang dari tadi hanya terdiam.


Amara menggelengkan kepala.


"Gue minta maaf mar,gue gk berhasil bikin Aldi suka sama Lo"ucap Syifa ,dia merasa bersalah.


"Ngomong apaan sih Lo ini semua bukan salah Lo"ucap Amara.


"Heiii"tiba tiba saja seseorang berteriak.


"Aldi"ucap Syifa.


Aldi kesana bersama Galih dan yang lainnya,disana juga ada Fadly{oh iya guys aku takut kalian agak bingung,jadi Fadly pacarnya Fitri sama mantannya Syifa itu orang yang beda yah}


"Kalian lagi pada ngapain disini?"tanya Aldi.


Tidak ada yang menjawab.


"Oh iya kalian liat Rivan gk?"lanjutnya.


"Tadi Rivan habis dari sini,,,dia mutusin gue,,,sekarang kayanya dia ke arah lapang deh"ucap Amara.


"Jadi Rivan mutusin Lo mar?"tanya Galih.


Amara hanya mengangguk dan tersenyum.


"Sabar ya,,,"ucap Galih so manis.


"Oh yaudah kalo gitu kita mau susulin dulu Rivan ya,,,,"ucap Aldi.


"Iya,,,"ucap Syifa


Aldi dan yang lainnya pun segera berjalan menuju lapangan.


"Yaudah kita ke kelas aja yu,,,"ucap Fitri.


Syifa dan Amara mengangguk,mereka pun segera meninggalkan tempat itu dan berjalan menuju kelas.


Sementara itu Aldi melihat Rivan dan Agif yang tengah bermain basket.


"Van"teriak Aldi.


Rivan pun segera menghampiri Aldi dan yang lainnya.


"Van beneran Lo mutusin Amara?"tanya Fadly.


Rivan mengangguk.


"Kenapa Van?"tanya Galih.


"Gue gk bisa paksain perasaan gue,kalo sebenernya gue gk suka sama dia"ucap Rivan.


"Udah ah gue males"ucap Rivan.


Dia pun kembali bermain basket begitu pula Agif dan yang lainnya pun mengikuti,kecuali Aldi karena dia masih dalam fase pemulihan.


Oh iya sebelumya aku mau minta maaf aku Up agak telat,soalnya kemarin aku Represing dulu mhhe๐Ÿ˜…๐Ÿ˜