
"Gue sama Citra"ucap Arif.
"Gue sama Lo aja ya sis"ucap Andika.
"Intan Lo sama gue"ucap Candra.
"Gue sama Carla"ucap Agif.
"Galih Lo sama gue aja"ucap Agung.
"Yah orang lain sama cewe,gue sama si agung"ucap Galih.
"Gue juga gak mau sama Lo,,najis mugholadhoh"ucap Agung.
"Mar, Lo sama gue aja"ucap Rivan.
Deg deg deg
"Rivan?sama gue?"tanya batin Amara senang.
Amara mengangguk.
"Udahlah pokonya menu paling spesial buat kita"ucap Galih.
"Baik akan saya siapkan"ucap manajernya.
"Selamat malam semuanya,malam yang indah kali ini kita akan menyanyikan lagu Virgoun Bukti"ucap salah seorang penyanyi Cafe.
Alunan musik pun mulai terdengar.
***Memenangkan hatiku bukanlah suatu hal yang mudah*
*Kau berhasil membuat ku tak bisa hidup tanpamu*
*Menjaga cinta itu bukanlah suatu hal yang mudah,namun sedikitpun tak pernah kau berpaling dariku***
Semua orang di cafe itu sangat menikmati lagu yang penyanyi itu bawakan.
Tak lama kemudian beberapa pelayan datang dan membawa pesanan mereka.
"Makasih"ucap Syifa.
Aldi tersenyum pada pelayan itu.
Syifa menginjak kakinya.
"Apaan sih Lo,ke ganjenan banget jadi cowo"ketus Syifa.
"Lo yang apaan ,senyum itu ibadah"ucap Aldi.
Agung segera menyantap pizza yang ada di hadapannya.
"Apaan sih Lo,,,itu kan ada bagian gue juga" ucap Galih marah.
"Yaudah makan aja kali gk usah nge bacot"ucap Agung.
Syifa meminum seteguk Greentea lemon.
"Njir enak banget"batin Syifa.
Aldi tersenyum.
Tiba tiba saja tangan mereka bersamaan mengambil pizza.
"Elo aja"ucap keduanya serempak.
"Udah Lo aja"ucap Aldi.
"Oke"ucap Syifa.Dia pun segera memakan Pizza tersebut.
Amara dan Rivan duduk kaku.
"Di makan dong,mar,Van,bukannya diliatin aja"ucap Galih
Sontak Rivan dan Amara menole bersamaan.
Amara mengambil cola dan meminumnya.
"Oh iya gue lupa , hp gue ada di mobil"ucap Aldi.
"Gue bawa hp dulu yah di mobil"ucap Aldi.
"Gue anter"ucap Syifa.
Aldi dan Syifa pun berjalan keluar Cafe menuju parkiran.
Sesampainya di mobil ,Aldi pun segera masuk dan mengambil handphone nya.
Syifa menunggu Aldi.
"Udah ayo"ajak Aldi.
Syifa menggosok gosok tangannya.
Tiba tiba saja Aldi memakaikan jaket nya kepada Syifa.
"Apa,,,"
"Pake aja Lo kedinginan kan?"tanya Aldi.
"Tapi elo?"tanya Syifa.
"Gue udah biasa"ucap Aldi.
Saat mereka hendak naik tangga,tiba tiba saja ada seorang cewe yang terpeleset ,dan tak sengaja pula jatuh di gendongan Aldi.
"Intan"ucap Syifa.
Syifa berjalan sendiri menuju halaman terbuka cafe.
Aldi yang memegangi Intan segera melepaskan genggamannya dan mengejar Syifa.
"Aldi emang cinta banget ya sama Syifa"ucap Intan,tak disangka air matanya menetes.Dia pun mengusapnya dan segera kembali.
Dia duduk kembali di samping Siska.
"Syifa"ucap Aldi.
Syifa sedang berdiri memandangi langit malam.
"Lo marah?"tanya Aldi.
Syifa masih terdiam memandangi langit.
"Tapi tadi,,,,"
"Liat deh di,langitnya indah benget yah"ucap Syifa.
"Iya,,,"ucap Aldi yang ikut ikutan memandangi langit.
"Lo liat gk bintang itu kaya bentuk love,yah"ucap Syifa.
Aldi mengangguk.
"Subhanallah,indah banget ciptaan mu ya Rab"ucap Syifa.
"Di jangan pernah kepikiran buat ninggalin gue yah"ucap Syifa sambil melirik Aldi.
"Lo liat,,,bulan sama bintang saksi nya,kalo gue cinta banget sama Lo,dan gue gk Mungkin tinggalin Lo,,,gue bakal seterusnya sama Lo,sampai maut yang memisahkan" ucap Aldi.
"Tapi gue masih kesel sama si Intan"ucap Syifa wajahnya yang tadinya ceria berubah menjadi kesal.
"Udah ahhk GK baik,marah marah terus"ucap Aldi dia mencubit hidung Syifa.
...
...
...