
"Hati hati"ucap Syifa pada yang pulang duluan.
"Yaudah Mar Lo biar gue yang anter,,,"ucap Rivan
"Heem kayaknya ada yang lagi pdkt nih"ucap Syifa.
"Ini juga karena kemauan Lo"batin Rivan.
"Yaudah di pulang yuk"ajak Syifa.
Aldi mengangguk ,Syifa dan Aldi pun pergi.
"Yaudah kita juga duluan ya,,,"ucap Fitri menarik lengan Fadly.
Kini tinggal Amara dan Rivan.
"Yaudah van sekarang aja,ini udah malem"ucap Amara.
Rivan mengangguk.
Mereka pun segera pergi meninggalkan Cafe tersebut.
(Dimobil)
Tidak ada percakapan di antara mereka,ke duanya canggung untuk mengatakan sesuatu.
"Mar gue mau ngomong sesuatu sama Lo"ucap Rivan.
"Yaudah ngomong aja"ucap Amara ragu.
"Kalo ini yang Lo mau,bakal gue lakuin asalkan Lo bahagia siff"batin Rivan.
Deg deg deg
Jantung Amara berdetak sangat kencang.
"Tenang mar tenang"batin Amara.
"Lo mau jadi pacar gue?"tanya Rivan.
"Rivan nembak gue??ini bukan mimpi kan?"tanya batin Amara.
"Bengong aja tinggal jawab iya apa enggak"ucap Rivan.
Amara kaget.Dia pun mengangguk ragu.
"Oke jadi mulai hari ini Lo cewe gue"ucap Rivan.
Amara tersenyum.
Tak lama kemudian mereka sampai di rumah Amara.
Amara pun segera turun dari mobil Rivan.
"Thanks Van"ucap Amara,dia segera berlari.
"Setelah sekian lama, akhirnya gue bisa jadi cewe nya Rivan"batin Amara senang.
"Tunggu"ucap Rivan ,Amara berhenti berlari.
Amara menoleh.
"See you"ucap Rivan
"See you"jawab Amara.
Tak lama kemudian mobil Rivan pun pergi.
...
"Sampe"ucap Aldi.
"Woy,,,,udah nyampe,,,"teriak Aldi tepat di telinga Syifa.
"Iya?apa?"tanya Syifa kaget.
Syifa melihat ke kaca mobil.
"Oh udah nyampe"ucap Syifa.
Dia pun segera turun dari mobil Aldi.
"Thanks ya di,,,,"ucap Syifa.
"Okeh,,,good night ,jangan lupa mimpiin gue ya"ucap Aldi.
"Gila,,,,kali gue mimpiin Lo"ucap Syifa sambil tertawa.
"Dahh"ucap Syifa Dia pun segera masuk ke rumah nya.
"Temen temen kamu kemana?"tanya mamah yang tiba tiba saja berdiri di depan Syifa.
"Mamah,,,ngagetin aja"ucap Syifa sambil menyalami mamahnya.
"Udah pada pulang mah"ucap Syifa.
"Oh yaudah sekarang kamu istirahat dulu ,besok kamu harus sekolah"ucap mamah mengusap lembut sambut Syifa.
Syifa mengangguk dia pun berjalan menuju kamarnya.
Syifa rebahan di kamarnya.
Sementara itu....
"Gue kasih tau Syifa GK yah,,,kasih tau gk yah,,"ucap Amara bingung
"Ahk besok aja kali ya,,lagian ini udah malem juga"ucap Amara sambil melihat ke arah jam dinding.
Di pun segera tidur.
(Keesokan harinya)
"Sayang cepetan bangun udah jam 6 lebih nih"ucap mamah dari luar kamar Syifa.
"Baru juga jam 6"ucap Syifa.
"Apa?jam 6?"tanya Syifa kaget.
Dia pun segera membuka mata,dan melihat jam dinding.
"Iya mah"ucap Syifa .Dia pun segera berjalan menuju kamar mandi.
Skip
"Mah Syifa berangkat dulu yah"ucap Syifa mencium tangan mamahnya.
"Kamu naik apa?"tanya mamah.
"Syifa naik taksi Grab aja mah,,,bye"ucap Syifa.
Dia sangat terburu buru,dia tidak mau terlambat dan kena hukuman dari OSIS.
Baru saja Syifa berjalan keluar halamannya,taksinya sudah datang .
Dia pun segera naik.
Skip
{Like ya,,,,,}