The Secret Of Love

The Secret Of Love
#29



(Pulang ke Bandung)


"Baik jadi sekarang silahkan kemas barang barang kalian" ucap Pak Marino.


Semua siswa bergegas menuju kamarnya masing masing untuk membereskan barang bawaan mereka.


"Fit udah selesai? " tanya Syifa yang telah selesai mengemas barang barangnya.


"Bentar lagi" ucap Fitri yang masih sibuk dengan tasnya.


"Siff, tas lo ada yang kosong gak? "tanya Fitri.


" Emang napa gitu? "tanya balik Syifa.


" Gue mau nitip ini nih, tas gue penuh semua"ucap Fitri sambil menyerahkan sebuah kantung plastik.


"Oke" ucap Syifa yang segera mengambil keresek itu dan memasukkannya di tasnya.


"Kepada seluruh siswa harap segera ke aula**" suara speaker berbunyi.


"Ayo Fit" ucap Syifa.


Mereka berdua pun segera bergegas keluar dan menuju alua.


Sesampainya di aula Syifa dan Fitri pun mengikuti yang lain untuk berbaris.


"Bagi yang sudah datang harap segera ke dalam bis" ucap Pak Marino.


Syifa dan Fitri pun bergegas naik ke bus.


Fitri langsung duduk di kursinya. Syifa masih berjalan menuju kursinya.


"Tumben udah dateng" ucap Syifa yang melihat Aldi telah duduk disana.


"Iya, gue gk mau ketinggalan lagi" ucap Aldi.


Syifa pun segera menyimpan tas nya dan duduk di sebelah Aldi.


Tak lama kemudian bis pun betangkat dengan kecepatan stabil.


Di tengah perjalanan Syifa masih fokus memainkan handphone nya begitu pula Aldi.


Tiba tiba saja kantuk melanda Syifa, dia sudah tidak bisa menahannya.


Dia pun tertidur pulas.


Skip


"Hei bangun, dasar kebo" ucap Aldi mencoba membangunkan Syifa.


"Apa sih? " tanya Syifa.


"Udah nyampe" ucap Aldi.


"Udah nyampe? " tanya Syifa yang segera bagun dari tidurnya.


Syifa pun segera mengambil tas nya dan turun dari bis.


Terlihat mamahnya yang sudah menunggu disana.


"Hai mah" ucap Syifa sambil mencium tangan mamahnya.


"Hai sayang" ucap mamahnya.


"Yaudah mah ayo pulang" ucap Syifa yang sudah tak sabar ingin pulang.


"oke" ucap mamah setuju.


Brem


(Sesampainya di rumaah)


"Mah Syifa masuk dulu ya" ucap Syifa.


"Iya,, " ucap mamah.


Syifa segera naik menuju kamarnya.


Dilihatnya jam menujukan pukul 3 sore. Syifa pun segera berbaring di tempat tidur.


(Keesokan harinya)


"Sayang, kamu gak akan sekolah" ucap mamah.


"Sayang,,, " teriaknya.


"Iya mah" sahut Syifa.


"Cepetan, udah siang nih" ucap Mamah.


Mau tak mau Syifa pun banguun dan pergi menuju kamar mandi.


Skip


Syifa berjalan menuruni satu persatu anak tangga dengan menahan rasa kantuk.


"Sayang, sini sarapan bareng mamah" ucap mamah.


"Ayo mah, berangkat sekarang"ucap Syifa lemas.


" Gk sarapan dulu? "tanya mamah.


Syifa menggeleng.


Mamah dan Syifa pun segera berjalan menuju mobil.


Skip


" Yaudah mah, kalo gitu Syifa masuk dulu ya"ucap Syifa sambil mencium tangan mamahnya.


"Iya, belajar yang bener ya,,, " teriak mamah.


Syifa berjalan dengan langkah gontai menuju kelasnya.


"Hai siff"teriak Fitri.


" Ih lo ini gendang telinga gue hampir mau pecah gara gara denger suara lo"ucap Syifa.


"Sorry sorry " ucap Fitri. "Oh iya, mana? " kata Fitri.


"Mana apaan" ucap Syifa.


"Keresek yang kemarin gue titip ke lo"jelas Fitri.


" Aduhh, gue lupa, sorry ya"ucap Syifa memohon.


"Dasar ngebo, udah gue spam gk dibaca ya" ucap Fitri.


"Sorry, soalnya gue ngantuk banget makannya gk sempet liat handphone" ucap Syifa.


"Okeh buat kali ini gue maafin" ucap Fitri


Mereka pun tiba di depan kelas.


"Kenapa gk libur aja coba, kita kan perlu istirahat" ucap Syifa.