
Tidak lama kemudian, makanan mereka pun tiba, mereka segera menyantapnya dengan lahap.
Tak terkecuali Syifa, dia pun segera melahap makanan itu.
Karena ayam nya dilumuri saus, dan Syifa yang tida hati hati, akhirnya saus tersebut belepotan ke mulutnya.
"Apa apaan sih lo, makan kaya anak tk aja.... " ucap Aldi sambil tertawa.
"Mksd lo? " tanya Syifa.
"Itu belepotan" ucap Aldi.
Syifa pun segera mengelap ngelap bibirnya, yang tidak belepotan.
"Dasar anak tol*l disini" ucap Aldi sambil mengelap bibir Syifa dengan tangannya.
Seketika tatapan Rivan pun menuju pada mereka berdua, tak terkecuali teman teman Rivan yang lain. Entahlah, tapi sepertinya ada perasaan tak suka terpancar dari raut wajah Rivan.
Deg deg deg
Sesaat mereka bertatapan, namun tak lama kemudian mereka pun segera tersadar.
"Udah hampir magrib ni, ke hotel yuk,,, " ajak Rivan yang sudah selesai makannya.
"Ayo" ucap Aldi yang segera berdiri.
"Ayo siff" ucap Aldi dan Rivan serempak.
Syifa mengangguk, dia pun segera berjalan menuju ke arah hotel.
(Sesampainya di hotel)
Syifa pun segera mengambil kunci dan segera membuka pintu.
Syifa lansung saja naik ke kasur dan menyalakan televisi.
Siaran kali ini sungguh membosankan karena semuanya ber gendre Romantis.
Syifa pun segera menyergap handphone nya dan tidak memperdulikan televisi.
...
Krek
Tiba tiba saja ada seseorang yang membuka pintu.
Syifa yang tengah membaca Komik horor pun seketika kaget dan hampir saja menjatuhkan Handphone nya.
"Elo ternyata" ucap Syifa lega.
"Apa apaan sih lo kaya didatengin setan aja" ucap Fitri bercanda.
"Bukan setan, tapi lebih tepatnya Iblis tanah Jahanam" ucap Syifa tertawa.
"Udah udah, gue bercanda ko" ucap Syifa.
"Iya,,, btw tadi lo kemana sih, ngilang gitu aja" ucap Fitri sambil mengeluarkan pakaian dari tasnya.
"Tadi nya gue lagi liat liat liontin, cuma tadi gue ketemu Rivan, dan akhirnya gue bareng dia aja" ucap Syifa.
"Oh iya lo tadi makan bareng Fadly? " tanya Syifa.
"Iya,,, " jawab Fitri.
"Siff, gue mandi duluan ya gerah banget" ucap Fitri sambil mengibas ngibaskan kerah bajunya.
"Oke" ucap Syifa.
Fitri pun segera berjalan menuju kamar mandi.
Tak lama kemudian Fitri keluar lengkap dengan baju tidurnya.
Syifa pun segera berjalan menuju kamar mandi untuk membersihkan diri.
...
"Siff, ke Mall yu.... " ajak Fitri kepada Syifa yang tengah memainkan Handphone nya.
"Apa apaan sih lo, lo pikir ini sekolahan punya kita apa? bisa keluar malem malem gini" ucap Syifa. Sesekali dia memandangi Fitri, sesekali dia kembali menatap Handphone nya.
"Ih, lo gk denger kali ya,,, semua siswa boleh keluar malem buat jalan jalan tapi gk lewat jam 12 pm tau" ucap Fitri panjang lebar.
"Oh, gitu, kalo gue terserah lo aja sih" ucap Syifa yang masih fokus pada handphone nya.
"Yaudah, ayo,,,, " ucap Fitri.
"Sekarang? " tanya Syifa.
"Bulan depan, ya sekarang lah... " ucap Fitri, dia pun segera mengambil tas dan memasukkan handphone nya.
Mereka pun segera menutup pintu, dan menguncinya.
Mereka berjalan menuju lift.
(Sesampainya di Mall")
"Gimana siff? yang ini bagus gaj? " tanya Fitri yang tengah melihat lihat baju sambil mencobanya.
Syifa mengangguk.
"Kalo ini? " tanya Fitri.
"Iya,,, terserah elo lah" ucap Syifa.
"Hei,,,,, disini" ucap Fitri sambil melambaikan lambai kan tangan.