
"Bi,,,Syifa pulang"ucap Syifa.
Tak ada sahutan dari dari BI Inah mungkin,Bi Inah lagi ke warung.
"Ayo kita langsung ke kamar aja"ajak Syifa ,mereka pun naik ke menuju kamar Syifa.
"Sorry yah agak berantakan"ucap Syifa sambil sedikit mengibas ngibaaskan selimut.
"Gpp"ucap Fitri.
Fitri melihat lihat,Skin care milik Syifa.
"Nanti malem maskeran yuk"ajak Fitri.
"Boleh"ucap Amara.
(Malam nya)
Grup What's app;
Galih. :Hey udah pada tau gk?Aldi
kecelakaan😭
Intan. :Apa?terus sekarang gimana
keadaannya?😢
Galih. :Ini juga gue,Candra,Andika,Rivan
sama anak anak yang lain mau
ke rumah sakit
Intan. :Dirumah sakit mana?gue kesana
sekarang
Galih. :Di rumah sakit Al Ihsan
"Siapa?malem malem chatt?"tanya Fitri mendengar handphone Syifa berdering.
"Ngk ko itu pesan grup"ucap Syifa.
Mereka bertiga sedang memakai masker.
Chatt dari Galih~
Galih. :Siff Aldi kecelakaan sekarang ada
rumah sakit Al Ihsan Bandung
"Baca aja siff,siapa tau penting"ucap Amara.
Syifa mengangguk,dia pun mengambil handphone nya dan membaca pesan WhatsApp.
"Aldi"ucap Syifa membuat Fitri dan Amara kaget.
"Ada apa siff?"tanya Fitri.
Syifa sibuk berjalan menuju kamar mandi.
"Aldi kecelakaan sekarang dia di rumah sakit"ucap Syifa sambil membasuh wajahnya.
"Astaghfirullah,yaudah gue ikut ke rumah sakit"ucap Amara.
Mereka bertiga pun segera mencuci masker yang ada di wajahnya dan segera keluar dari kamar menuju keluar.
"Bi,,,Syifa mau ke rumah sakit dulu,Aldi kecelakaan"ucap Syifa sembari mencium tangan Bu Inah.
"Astaghfirullah hati hati neng"ucap Bu Inah
Syifa,Amara dan Fitri pun segera menaiki mobil milik Amara
"Lo jangan panik dulu siff,kita doain aja biar Aldi gk kenapa Napa"ucap Fitri mencoba menenangkan Syifa.
"Pantesan aja,gue khawatir banget sama dia😭"ucap Syifa,air mata membasahi pipinya.
"Udah udah"ucap Fitri.
(Sesampainya di rumah sakit)
Syifa segera turun dari mobil dan masuk ke dalam rumah sakit.
"Mba,pasien atas nama Aldi Saputra,yang baru aja kecelakaan no brp ya?"tanya Syifa.
"Kamar no 301 mba "ucap seorang kasir.
"Makasih mba"ucap Syifa
Mereka bertiga pun segera berjalan menuju kamar no 301.
Dari kejauhn Syifa sudah melihat Rivan dan yang lainnya Tengah duduk di depan sebuah kamar.
"Syifa"ucap Rivan.
"Van Aldi dimana Van?"tanya Syifa.
"Dia lagi kritis di dalem"ucap Rivan
"Kenapa bisa kaya gini sih"ucap Syifa dia pun melihat Aldi dari kaca.
"Katanya waktu itu rem mobil nya agak blong,terpaksa supir membanting setir,hingga mobil menabrak sebuah pohon,Aldi yang duduk di depan terpental,hingga dia jatuh pingsan dan mengeluarkan banyak darah,dia butuh darah"ucap Fadly.
"Apa golongannya?"tanya Amara.
"Itu dia,golongan darah Aldi tuh langka banget,dan rumah sakit lagi gk ada stok"ucap Galih.
"Terus orang tuanya?"tanya Fitri.
"Iyah,,,yang satu darah sama Aldi tuh cuma papanya,dan papanya juga masih belum pulih makannya gk bisa donorin darah"ucap Rivan.
"Langka?apa golongan darah nya?"tanya Syifa.
"O negatif"ucap Andika.
"Serius?darah gue juga O negatif"ucap Syifa
"Alhamdulillah,,"ucap Galih.
"Tapi Aldi butuh dua kantong darah,,,"ucap Rivan.
"Ngk papa gue bersedia ko"ucap Syifa
"Gue anter Lo temuin dokter"ucap Andika.
"Tapi gmn kalo nanti Lo yang sakit??"tanya Rivan.
Syifa tidak mendengarkan perkataan Rivan dia terus berjalan ke ruang dokter.