
Setelah acara resepsi pernikahan Danu dan Ayyara langsung pergi menuju rumah yang sudah diberikan oleh Abraham untuk Danu dan Ayyara
Saat tiba didepan rumah, mereka langsung masuk dan melihat lihat isi rumah mereka
"Rumahnya bagus, rapi, cukup untuk kita berdua" ucap Ayyara pada Danu
"Yasudah ayok kita lihat kamar kita diaatas" ajak Danu menggandeng Ayyara
Saat tiba didalam kamar Ayyara langsung duduk dikasur karna merasa lelah setelah menyalami tamu undangan yang meruapkan rekan kerjanya
"Cape?" tanya Danu
"Banget" jawab Ayyara lesu
"Mandi dulu baru tidur" ucap Danu ikut duduk disamping Ayyara
"Bagaimana keadaan Azka ya? apa dia baik baik saja?" tanya Ayyara pada Danu
"Entahlah aku juga belum tahu, bagaimana jika besok pagi kita mengunjugi mereka" saran Danu
"Iya harus" jawab Ayyara merebahkan tubuhnya dikasur
"Hei, mandi dulu, lepaskan gaunmu yang berat itu" suruh Danu mencoba mendudukkan Ayyara
"Iya iya" kesal Ayyara lalu duduk meraih reslering gaunnya
"Danu bantu aku melepaskan resletingnya" pinta Ayyara membelakangi Danu, agar Danu dengan mudah membuka resleting gaunnya
Danu lalu membuka resleting gaun Ayyara dengan satu tangan
Ia menelan ludahnya kasar melihat punggung mulus Ayyara, tanpa ia sadari adik kecilnya menegang
Danu langsung membalikkan tubuh Ayyara dan mnindihnya
"Danu menyingkirlah" ronta Ayyara
Tapi Danu tidak bergeming sama sekali, ia malah me1umat bibir Ayyara dan mulai melepaskan gaun Ayyara dengan tangannya
Ayyara meronta minta untuk dilepaskan, namun Danu langsung mengunci pergerakan tangan Ayyara agar tidak meronta dan me1umat bibir Ayyara hinga turun keleher dan memberikan tanda kepemilikannya
Danu menelusuri tubuh mulus Ayyara hingga kearea sensitifnya dan langsung bermain ke inti
"Danu sa...sakit" ucap Ayyara meremas seprei karna merasakan sakit diarea bawahnya, Danu me1umat bibir Ayyara untuk meredakan rasa sakit Ayyara
Danu ambruk diatas tubuh Ayyara dengan keringat yang bercucuran bercampur dengan keringat Ayyara.
Ayyara menetralkan nafasnya kelelahan karna ulah Danu
"Makasih Sayang, punyamu nikmat" ucap Danu mengecup kening Ayyara lalu berpindah kesamping Ayyara dan memeluknya
"Tidurlah, kau pasti lelah" suruh Danu diangguki Ayyara, Ayyara langsung menutup matanya tertidur, juga Danu yang menutup matanya mulai tertidur dengan posisi masih memeluk Ayyara
Sedangkan diposisi Azka dan Arion
"Arion" panggil Azka
"Iya"
"Ingin nasi goreng" pinta Azka
"Aku pesenin ya" ucap Arion
"Aku maunya kamu yang buat" pinta Azka dengan pupy eyes nya yang membuat Arion tidak mampu menolak
"Baiklah, kamu tunggu disini jangan kemana mana" ucap Arion langsung pergi kedapur membuat nasi goreng untuk Azka
Arion bertarung dengan alat masaknya
Ia mulai mengambil udang dan mengupasnya lalu menumisnya dengan bumbu yang sudah ia buat, lalu ia memasukkan sayuran dan nasi lalu mengaduknya sampai rata. Setelah matang ia menyajikannya diatas piring dan membawanya kekamar
"Sayang ini udah siap" ucap Arion masuk membawa sepirimg nasi goreng dan segelas air putih, lalu duduk disamping Azka
"Suapin" pinta Azka
"Iya sini, aaaaa" Arion menyendokkan sesuap demi sesuap nasi kedalam mulut Azka
"Hmmm enak Sayang, aku suka" senang Azka setelah menghabiskan nasi goreng buatan Arion
"Iya makasih, bagus kalu kamu suka, cepat tumbuh ya sayang didalam rahim Mama" ucap Arion mengelus perut Azka lalu meletakkan piring dinakas
"Sekarang kamu tidur" suruh Arion lembut
"Iya, tapi peluk" jawab Azka langsung tidur memeluk Arion
"Manja sekali dia" gumam Arion megelus rambut Azka, lalu ikut tertidur