
"Kenapa?" tanya Abila
"I..itu kak hosh hosh" ucap Siswi tersebut dengan masih mengontrol nafasnya
"Kenapa? Ngomong pelan pelan, nih minum dulu" ucap Angela memberikan minumnya pada Siswi tersebut, ia langsung meminumnya
"Sekarang bilang kenapa?" tanya Salsa
"Itu Kak, temenku dibully sama Kak Sasa dkk dilapangan" ucap Siswi tersebut
"Kok bisa" keget Salsa
"Iya Kak, tadi dia nggak sengaja jatuh terus nabrak Kak Sasa, dia udah minta maaf tapi Kak Sasa malah nyiram dia pakek air" jelasnya
Tanpa berakata apa apa Azka memanggil OB yang memang sedang membawa satu ember air bekas pel
"Pak airnya siniin" pinta Azka datar
"Eh... i.. iya" Jawab OB dengan memberikan airnya, tanpa menjawab Azka langsung berjalan meninggalkan kantin kelapangan
"Eh seru nih" ucap Angela senang
"Iya, ayo ikutin aja itung itung tontonan gratis" ucap Salsa lalu berlari kelapangan diikuti yang lain
Saat dilapangan Azka langsung menyiram Sasa dkk dari belakang
BYUR
Sontak semua murid yang berada disekitar lapangan tertawa terbahak bahak
"Woe siapa yang berani beraninya nyiram gw" marah Sasa yang langsung menoleh kebelakang
Dibelakangnya Azka berdiri menenteng ember dengan santai
"Gw" jawabya
"Lo, berani ya lo nyiram gw" marah Sasa hendak memukul Azka, namun dengan cepat Azka menendang perut Sasa hingga jatuh tersungkur, juga Annisa dan Agnes yeng hendak memukul Azka juga ditendang terlebih dahulu oleh Azka
Abila dkk yang melihat mereka ber 3 jatuh terungkur langsung memotret mereka
Cekrek cekrek cekrek Abila mengambil beberapa jepretan
"Weh bagus juga tuh gambar" puji Slsa melihat Hp Abila
"Iya dong gw" sombong Abila
"Lo bertiga ikut gw keruang BK" ucap Arion menyeret Sasa dkk
"Awas aja lo" ancam Sasa pada Azka dkk
"Gw tunggu" ucap Azka datar
Diruang BK Arion mengantarkan Sasa dkk
"Bu, mereka membully adek kelas" ucap Arion
"Yaudah, kamu bisa keluar" ucap Bu Sinta, lalu Arion pergi meninggalkan ruang BK dan kembali lagi kelapangan
Abila dkk menghampiri anak yang dibully tadi
"Lu nggak papa?" tanya Salsa
Tapi anak tadi hanya menunduk menangis dengan keadaan baju yang basah kuyub
Azka lalu pergi keparkiran mobilnya mengambil jaket hodie nya, setelah itu ia kembali lagi
"Udah nggak usah nangis, mereka nggak akan bully lu lagi" ucap Angela mengulurkan tangannya membantu anak tersebut berdiri
"Ma..makasih Kak" ucapnya sembari berdiri
"Lu makasih no sama Azka" ucap Angela
"Kak Azka makasih" ucapnya tulus
"Hmm" jawab Azka mengulurkan hodienya
Anak itu mengambilnya lalu pergi karna ia takut dengan tatapan Azka
"Lah napa tuh anak?" bingung Angela
"Noh lu kaga liat" ucap Salsa menunjuk Azka yang setia dengan wajah datarnya
"Lah pantes" ucap Angela memutar bola matanya malas
Azka tidak memperdulikan mereka ia hanya berjalan dengan santai melewati para krumunan siswa siswi yang sedari tadi menonton, ia pergi keroftotop
"Lu baik Ka, gw kira lu nggak bakal kayak gitu" batin Arion tersenyum memandang Azka
"Bubar semua, masuk kelas masing masing" ucap Arion ditengah lapangan, sontak siswa siswi langsung bubar dan masuk kedalam kelas masing masing
Abila dkk ingin mengikuti Azka namun mereka langsung ditarik oleh Gavin, Ferel juga Kenzo kekelas