
Azka pulang kemansion sudah larut malam, saat masuk ia ditunggu oleh Danu
"Dek lu dari mana pulang malem banget?" tanya Danu
"Bukan urusan lu" ucap Azka datar berlalu pergi meninggalkan Danu
"Dek..." ucap Danu terpotong karna Azka sudah masuk kedalam kamarnya dan menutup pintunya dengan keras
🌝
Pagi hari Azka berangkat kesekolah seperti biasanya yaitu telat
Dan seperti biasa juga ia dibawa oleh Arion kedalam ruang BK untuk menghukumnya
"Kamu ini Azka sudah berapa kali kamu telat, apa kamu tidak malu dihukum terus terusan, ibu sudah cape hampir setiap hari kamu keluar masuk BK" omel bu Sinta sang guru BK
"Kalau cape istirahat" ucap Azka santai melipat tangannya didada
"Kamu ini, sekarang saya hubungi orang tua kamu" ucap Bu Sinta "Mana nomornya?" tanya Bu Sinta
Azka menatap datar Bu Sinta dan mengucapkan nomor acak, Bu Sinta langsung menghubungi nomor yang Azka ucapkan
"Selamat Anda adalah pelanggan ke 100 kami, kami akan memberikan potongan harga yang fantastis untuk Anda, segera kirimkan alamat lengkap dalam 5 menit kami akan segera datang" ucap seorang disebrang sana
Bu Sinta langsung mematikan panggilannya dan menatap Azka dengan amarah yang sudah memuncak
"Azka kamu ini mau mengerjai ibu?" tanya Bu Sinta marah
"Nggak tuh" jawan Azka datar
"Lalu kenapa kamu memberi ibu nomor sedot WC?" tanya Bu Sinta masih dengan amarah yang memuncak
"Itu nomor yang saya ingat tadi disamping toilet" jawab Azka santai namun datar
"Gila nih cewe Bu Sinta yang terkenal galak aja dikerjain" batin Arion menatap takjub Azka
"Sekarang kamu ibu hukum lari lapangan 20 kali" ucap Bu Sinta
"Oh" jawab Azka lalu pergi diikuti Arion
Teman teman Azka melihat Azka sedang berlari dari jendela kelas
Arion terus saja menatap Azka yang tengah menikmati minumannya dengan santai
"Meskipun bar bar lu cantik dan apa adanya, nggak kayak cewek cewek lain, apa gw udah suka sama lu" batin Arion menatap dalam Azka
"Apa lo" ucap Azka yang sadar ditatap oleh Arion sedari tadi
"Eh eng...enggak" jawab Arion mengalihkan pandangannya kearah lain
Tak lama datanglah Abila dkk juga Danu dkk menghampiri mereka berdua
"Weh Ka, gimana enak dihukum" tanya Abila dengan nada mengejek
"Enak" jawab Azka datar
"Hahah sa ae lu, dihukum lari kek gitu enak" ucap Angela terkekeh
"Ini juga si Arion, suka banget lu ngehukum Azka" ucap Salsa menunjuk Arion
"Eh bego dia kan ketua osis ya wajar lah" ucap Gavin membela Arion
"Iya deh iya, apa jangan jangan lu suka yah ama Azka" ucap Salsa menggoda Arion
Arion yang mendengar menjadi gugup dan salah tingkah, salah tingkah? kenapa? apa Arion memang benar suka Azka?
"Eh eng... engak kali" ucap Arion gugup
"Lah kalo nggak napa lu gugup, apa jangan jangan lu suka beneran ama Azka ya" goda Abila
Azka yang sedari tadi diam kini mulai berbicara
"Diem" ucap Azka dingin
Sontak semua langsung diam tanpa ada yang mengeluarkan suara
Tiba tiba ada seorang siswi yang merupakan adek kelas Azka dkk menghampiri Azka
"Kak, Kak Azka hosh hosh" ucap sang siswi ngos ngosan karna berlari