THE QUEEN OF MAFIA

THE QUEEN OF MAFIA
58



Tak lama Danu dan Ayyara datang bersama


Azka langsung mengerti apa yang diucapkan oleh Abraham


"Bagus ya, gw koma lu berdua malah pacaran" ucap Azka pura pura ngambek


"Eh, jangan ngambek gitu dong, kita kan udah ijin sama lu" ucap Danu


"Kapan?" tanyanya


"Pas lu koma" jawab Danu santai


"Lu bego nya emang mendarah daging ye Bang, mana ada orang koma dimintain ijin gila lu" kesal Azka


"Eits berantemnya entaran aja, sekarang kalian berdua mau nikahnya kapan?" tanya Siska pada Danu dan Ayyara


Ayyara yang mendengar langsung merah merona


"Cie~ bulshing cie~" goda Azka


"Sayang" ucap Arion melirik tajam Azka


"Iya iya"


"Em aku terserah Danu aja, Bun" jawab Ayyara


Taklama satanglah Abila dkk bersama Gavin dkk


"A.Y.O my prend" ucap heboh Gavin saat masuk dalam ruang rawat Azka


"Woe pasurti gimana kabar lu berdua" ucap Farel yang tak kalah heboh


"Lo berdua bisa diem kaga, heboh amat" kesal Azka


"Wou baru sadar singanya udah keluar" ejek Salsa


"APA LO BILANG!?" marah Azka


"Mampus lo" tawa Abila dkk juga Gavin dkk (-Salsa)


"Eh kaga kaga bercanda Ka, lu mah serius mulu orangnya" ucap Salsa bergurau


"Hmmm" dehem Azka


"Azka kita kangen banget sama lu" ucap Abila hendak memeluk Azka


"Eits pelan pelan" ucap Azka


"Iya"


"Eh gantian dong" ucap Angela yang juga ingin meluk Azka diikuti Salsa


"Eh kita juga mau dong" ucap Kenzo


"Berani lo! berani lo nyentuh milik gw, gw patahin tuh tangan" marah Arion


"Eh kaga kaga pissssss" ucap Kenzo bergidik ngeri sambil mengacungkan jari telunjuk dan tengahnya membentuk huruf V


"Biarin, bini gw" ucap Arion ngegas


"Serah" ucap Danu kesal


🌜🌛


3 hari sudah berlalu kini Azka sudah diperbolehkan pulang kerumahnya. Malam hari Arion langsung membawa Azka masuk kedalam rumah mereka


Azka langsung masuk kedalam kamarnya diikuti Arion


Arion langsung memeluk Azka


"Kenapa?" tanya Azka


"Kamu udah sembuh?" tanya Arion


"Udah, kan kamu udah lihat sendiri" ucap Azka


"Kalu gitu aku mau itu" ucap Arion


Azka yang sudah mengerti apa yang diinginkan Arion hanya bisa menurutinya tanpa bisa menolaknya 🌚🌚


🌝


Pagi harinya Azka terbangun terlebih dahulu ia merasa sangat lelah karna permainan Arion


Saat ia hendak pegi kekamar mandi ia ditahan oleh Arion


"Aku ingin kekamar mandi" ucap Azka


"Tetaplah seperti ini" ucap Arion memeluk Azka



"Ada apa?" tanya Azka


"Tidak, aku hanya ingin seperti ini saja" ucap Arion


"Kau ini manja sekali, aku seperti punya bayi" ucap Azka membalas pelukan Arion


"Bagaimana kalau kita punya banyak bayi" saran Arion dengan nada yang menggoda Azka.


"Berapa?" tanya Azka dengan perasaan yang sudah tidak enak, pasti Arion akan meminta banyak, pikirnya.


"11 atau 12 mungkin." Jawab Arion tanpa berpikir, dia pikir itu keluarga Halilintar.


"Kau gila, kau mau buat tim sepak bola atau bagaimana" kaget Azka mendorong bahu Arion


"Ide yang bagus" ucap Arion mengangkat Azka kekamar mandi


"Arion turunin ih, aku bisa jalan sendiri" ucap Azka meronta


"Tidak, mandi bareng saja" ajak Arion


"Kau ini dasar otak mesum" kesal Azka, karna ia tahu bahwa Arion akan melakukannya lagi jika mereka mandi bersama