
"Akh....Ku mohon lepaskan aku" rintih Andito kesakitan
"Hmmm lepaskan? Biaklah," ucap Azka "Akan ku lepaskan kau dineraka" lanjut Azka mengambil pisau lipatnya dan muali menguliti tubuh Andito tak lupa mengukirnya dengan indah
"AKH PERIH KUMOHON LEPASKAN AKU AKU SUDAH MENJAWAB SEMUA PERTANYAANMU" teriak Andito kesakitan dengan darah yang terus mengalir diseluruh tubuhnya
"Kubilang akan melepaskanmu keneraka" ucap Azka mulai mencabuti kuku kuku Andito dengan tangnya
"Akh langsung bunuh aku saja" pinta Andito yang sudah tak tahan
"Yah nggak asik dong" ucap Azka berpura pura sedih lalu membelah dada Andito sampai ke perut hingga usus Andito terlihat
"Akh" rintih Andito yang sudah sekarat
Azka mencabut paksa ginjal Andito yang sudah sekarat, lalu ia mencari jantung Andito dan mencabutnya dengan kasar
Justin dan Carlet yang sedari tadi menonton mulai bergidik ngeri
"Gila ngeri gw" ucap Justin bergidik ngeri
"Iyah, gw yakin gw ga bakal nafsu makan" ucap Carlet sedikit berbisik
"Kasih dia ke Rokie" ucap Azka pada Justin dan Carlet (Rokie adalah singa jantan peliharaan Azka)
"Baik Queen" jawab Carlet
"Mana videonya" pinta Azka
"Nih" Justin memberikan kamera yang ia gunakan untuk merekam
Azka langsung masuk dalam kamarnya dan menyalin video kedalam laptoop dan flashdisk nya
Waktu telah menunjukkan pukul 03.00 Azka memutuskan untuk tidur
🌝
Pagi hari Azka bangun pukul 07.00, ia langsung bergegas bersiap kesekolah
Sampai disekolah seperti biasa gerbang sudah ditutup rapat dengan Arion yang masih setia menjaganya
Tin....Tinnn Tin...
Arion langsung menghampiri mobil Azka
"Woi turun lu" suruh Arion
Azka yang malas menanggapi hanya membuka kaca jendelanya setengah
"Buka gerbang" suruh Azka datar
"Nggak, lo harus dihukum" tolak Arion
"Gw tabrak lagi?" tanya Azka menatap Arion dengan tatapan yang tidak bisa diaartikan
Arion yang mendengar dan melihat tatapan Azka hanya bisa pasrah dan membukakan pintu gerbangnya
Tanpa mengucapkan sepatah katapun Azka langsung melajukan mobilnya memasuki sekolahnya
Arion langsung mengejar Azka
"Lu tuh ya kalo telat mikir kek, jangan seenak jidat lu, nyokap lu nggak ngajarin lu disiplin ya, makannya lu telat mulu" oceh Arion
Azka yang mendengar Arion menyangkut pautkan Momynya menjadi marah dan mencekram erat kerah Arion dan berkata
"Jangan pernah lo ngejelek jelekin nyokap gw" ucap Azka lalu pergi keroftop
Arion yang masih kaget hanya diam mematung memandang Azka yang perlahan menghilang
"Apa gw udah keterlaluan" gumam Arion lalu pergi kekelasnya
Saat jam istirahat Azka sudah ada dikantin yang disusul oleh Abila dkk
"Woy Ka, napa lu kaga masuk kelas?" tanya Abila
"Iyah lu, udah dikantin aja lu" imbuh Salsa
"Males" jawab Azka datar nan singkat menyeruput es tehnya
"Elah lu kalo ditanya jawab yang niat kek, singkat singkat mulu lu" kesal Angela
"Udah lu diem, Lu semalem habis nyerang ya?" suruh Salsa pada Angel yang langsung bertanya pada Azka
"Hmmm" dehem Azka
"Lu kok nggak ngajak kita sih" kesal Salsa
"Iya lu nggak asik banget" kesal Angela yang tidak diajak war oleh Azka.
Danu dkk datang menghampiri meja Azka dkk
"Dek, kita boleh gabung?" tanya Danu
Tanpa menatap Danu dkk Azka hanya berdehem pertanda iya